Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemurnian Aqidah. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Februari 2018

Kang Said Terima Titipan Kurban 9 Sapi

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. KH Said Aqil Siroj menerima titipan kurban sebanyak 9 ekor sapi dari masyarakat yang dikirimkan ke rumahnya di jl Sadar Raya Ciganjur Jakarta Selatan. Empat ekor sapi telah didistribusikan ke masjid disekitar kediamannya, salah satunya Masjid Al Munawwarah yang berada di kompleks kediaman Gus Dur.

Kang Dayat, staff rumah tangga keluarga Kang Said mengaku tidak tahu siapa saja masyarakat yang menyerahkan hewan kurban tersebut karena langsung berkomunikasi dengan keluarga. Ia juga tidak tahu apa lima sapi yang tersisa akan dipotong di rumah atau dikirimkan ke masjid yang lain.

Kang Said Terima Titipan Kurban 9 Sapi (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said Terima Titipan Kurban 9 Sapi (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said Terima Titipan Kurban 9 Sapi

“Pagi ini belum ada yang dipotong karena masih menunggu kedatangan pak Kiai yang menyampaikan khotbah Idul Adha di Kalbar. Mungkin bisa dipotong malam nanti atau besok pagi,” katanya. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Meskipun demikian, sudah terdapat 800 kupon yang disebarkan, sebagian diberikan kepada PP Muslimat NU. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tahun lalu, Kang Said malah menerima 11 sapi kurban, tetapi hanya satu ekor yang dipotong di rumahnya dan dibagikan kepada masyarakat dan jamaah pengajian. 

Dalam lingkungan NU, sudah menjadi tradisi masyarakat menyerahkan hewan kurbannya kepada kiai yang dipercayainya untuk menyembelih dan membagi daging kurban tersebut. Ketika jumlahnya banyak, kemudian kurban tersebut didistribusikan kembali ke masyarakat untuk dipotong sendiri.

Untuk kurban Kang Said secara pribadi, salah satunya berupa seekor sapi diserahkan kepada PP Lazis NU, tetapi tidak dipotong di PBNU. Di gedung PBNU, hanya dipotong dua ekor sapi untuk masyarakat sekitar gedung NU berdiri.

Penulis: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Meme Islam, Ahlussunnah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 19 Januari 2018

Pemberdayaan Ekonomi, Ruh Perjuangan NU

Bondowoso, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Nahdlatul Ulama sejatinya sejak awal sudah memikirkan ? pemberdayaan dan ? peningkatan taraf ekomomi umat. Bahkan salah satu pilar yang menjadi embrio pendirian NU adalah Nahdlatut Tujjar, sebuah organisasi yang bergerak di bidang pemberdyaan ekonomi.

Pemberdayaan Ekonomi, Ruh Perjuangan NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Pemberdayaan Ekonomi, Ruh Perjuangan NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Pemberdayaan Ekonomi, Ruh Perjuangan NU

Demikian disampaikan Wakil Bendahara Umum PBNU, KH Abdul Hamid Wahid saat memberikan sambtuan dalam acara pembukaan pasar rakyat Indoneia di alun-alun Tamanan, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (15/12).

Menurutnya, pemberdyaan ekonmi umat merupakan salah satu agenda utama NU yang terus dipacu dan dikembangkan ? agar NU memberikan nilai lebih kepada warganya. “Contohnaya, ya ini (pasar rakyat). Jadi sesungguhnya, keberadaan pasar rakyat ini kita mengenang kembali substansi dan ruh perjuagan NU, yaitu pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” tukasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Putra tokoh NU, KH Wahid Zaini itu menambahkan bahwa NU tidak sekedar hadir untuk melayani pendidikan dan dakwah, tapi juga menjangkau sektor yang bersifat prkatis sehari-hari, yaitu ekonomi. ? Lebih jauh lagi, katanya, pergelaran pasar rakyat ini diharapkan bisa merangsang warga NU untuk ambil bagian sebagai pelaku agar mereka tidak hanya menjadi obyek, tapi subyek yang ikut mewarnai perekonomian bangsa. “Dan saya kira kita warga NU mampu, sangat mampu untuk itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso, Amin Said Husni mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan PBNU menggelar pasar rakyat di Bondowoso. Menurutnya, ini pertanda bahwa NU mempunyai keinginan yang kuat untuk menumbuh kembangkan ekonomi kerakyatan.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Diakuinya, sejauh ini secara umum ekonomi warga NU memang masih membutuhkan dorongan dan stimulan ? agar mereka bisa menjadi pelaku pasar yang handal. “Secara umum warga NU adalah pelaku pasar tradisional, dan itu butuh sentuhan agar bisa berdaya guna,” ungkapnya.

Amin menambahan, pihaknya akan terus mengakomodasi pasar tradisional untuk memberikan peluang berkembang menjadi pelaku pasar yang tangguh. Kendai demikian, ia tidak menutup mata terhadap keberadaan pasar modern untuk mengakselerasi perkembangan pasar global. “Jadi kami tampung dan berdayakan pasar tradisional, tapi juga kami akomodasi pasar modern tanpa harus mematikan pasar tradisional, tentu dengan peraturan yang bebitu rupa,” jelasnya.

Selain bupati, acara pembukaan pasar rakyat Indonesia juga dihadiri oleh Rais Syuriyah PCNU Bondowoso, KH. Ali Salam, Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhofir, Mustasyar PCNU, KH. Salwa Arifin, ? sejumlah ketua partai politik dan sekitar 500 undangan. Acara pembukaan pasar rakyat ditandai dengan pelepasan burung merpati bersama-sama oleh Bupati Amin, Ketua PCNU sekaligus Ketua MUI Bondowoso, KH. Abdul Qadir Syam dan Gus Hamid. Setelah pembukaan , Bupati berkeliling meninjau stand.?

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Aryudi A. Razak

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Ahlussunnah, Pemurnian Aqidah, Lomba Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 18 Januari 2018

PBNU Harus Perhatikan Pengembangan NU di Luar Jawa

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2015-2020 mendatang harus memperhatikan lebih serius pengembangan NU di luar pulau Jawa. Pengembangan NU di luar Jawa ini sangat penting karena masih banyak kelemahan dari NU di luar Jawa dibanding di pulau Jawa. Siapa pun yang memimpin PBNU ke depan dari hasil Muktmar ke-33 NU, ini harus menjadi perhatian.

PBNU Harus Perhatikan Pengembangan NU di Luar Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Harus Perhatikan Pengembangan NU di Luar Jawa (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Harus Perhatikan Pengembangan NU di Luar Jawa

Demikian diungkapkan Rais Syuriah PWNU Sumatera Barat KH Zainal MS menjawab pertanyaan Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Sabtu (1/8). Menurut Zainal, kondisi NU di luar Jawa hanya pada wilayah tertentu saja yang lumayan baik. Tetapi masih banyak yang kondisi struktural dan pengkaderannya yang memprihatinkan.

"Perhatian khusus PBNU untuk pengembangan NU di luar pulau Jawa sangat dibutuhkan untuk memperkuat jaringan dan akses NU dalam mempertahankan NKRI yang sudah final bagi NU. Dengan makin gencarnya gerakan yang merongrong keutuhan NKRI belakangan ini, maka kehadiran NU semakin dibutuhkan," kata Zainal.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dikatakan Kiai Zainal, perhatian khusus PBNU tersebut harus lebih konkrit, tersistem dan support yang jelas. Kesulitan yang utama dialami pengurus NU di luar Jawa tersebut adalah tidak adanya bidang usaha yang dapat mendukung aktivitas ke-NU-an. Beberapa bidang usaha yang bisa dikembangkan NU di daerah adalah pengembangan unit usaha pelayanan masyarakat, pengembangan bidang energi dan pertanian. Pengembangan usaha ini sesuai dengan potensi wilayah masing-masing.

"NU harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat maupun pemerintahan (daerah). Dengan adanya fokus pengembangan dan penguatan NU di luar Jawa, maka NU akan lebih banyak dirasakan manfaatnya bagi bangsa Indonesia ini," tambah Zainal.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Untuk itu, PBNU ? harus memperkuat pengkaderan berbasis pondok pesantren. Pesantren di luar Jawa harus dilibatkan dalam pengembangan NU. Selain itu, memperdalam penguatan nilai-nilai Ahlussunnah Waljamaah di tengah masyarakat. “Kalau di pulau Jawa mayoritas pondok pesantrennya sudah NU. Berbeda dengan di luar Jawa, yang masih "asing" dengan NU,” tutur Zainal menambahkan. ? (Armaidi ? Tanjung/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 14 Januari 2018

Ceriakan Anak Yatin, Faskho Surakarta Gelar Ragam Kegiatan di Bulan Ramadhan

Solo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Lembaga Dakwah, Sosial, Ekonomi Fastabiqul Khoirot (Faskho) Surakarta menggelar berbagai acara buka bersama dan santunan kepada puluhan anak yatim dan juga kado lebaran bagi kaum Dhuafa. Program yang bergulir sejak Ramadhan tahun lalu ini telah memberikan suka cita bagi anak anak yatim di Kota Solo terutama di daerah Gilingan.

Direktur Faskho Surakarta Budi Iriono mengatakan, berbagai program tersebut sudah berjalan hingga saat ini, bahkan belum lama ini Faskho kerjasama dengan Omah Genthong Resto mengadakan santunan dan mancing bareng dengan anak-anak yatim dhuafa. "Alhamdulillah kerjasama tersebut sudah terjalan sejak lama, sudah menjadi rutinitas setiap bulan," kata Budi.

Ceriakan Anak Yatin, Faskho Surakarta Gelar Ragam Kegiatan di Bulan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ceriakan Anak Yatin, Faskho Surakarta Gelar Ragam Kegiatan di Bulan Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ceriakan Anak Yatin, Faskho Surakarta Gelar Ragam Kegiatan di Bulan Ramadhan

Selain itu, kegiatan untuk menyemarakan datangnya bulan Ramadhan kemarin, pihaknya menyelenggarakan studi wisata rohani di tiga mesjid yakni Masjid Agung Kudus, Masjid Agung Demak dan Masjid Raya Jawa Tengah Semarang. Dengan tujuan mengenalkan para anak-anak tetang sejarah masjid yang telah berdiri ratusan tahun silam.

Tak hanya anak anak yatim ? yang bersuka cita, orang tua dan ibu ibu yang ikut wisata pun mengalami hal yang sama. Karena impian mereka untuk bisa datang ke masjid itu sudah terwujud."Tidak mudah untuk bisa datang ke tempat bersejarah, mereka harus mengumpulkan uang recehan 1000 selama beberapa bulan agar bisa terkumpul lalu berangkat," jelasnya.

Selama Ramadhan ini pihaknya setiap hari mengadakan pengajian dan buka bersama dengan anak anak yatim serta warga Gilingan. Warga terlihat cukup antusias dengan diadakannya acara ini setiap hari terlebih bisa berada di tengah-tengah anak-anak yatim. "Setiap anak merupakan aset masa depan bangsa. Semakin baik kualitas setiap anak, maka akan semakin baik, maju dan bermartabat. Anak Yatim sudah semestinya menjadi kepedulian semua umat, agar mereka kelak dapat hidup sukses membangun bangsa, Negara dan Keluarganya," pungkas Ketua RT ini kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw.? (Mashri/Zunus)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tahun Ini, Haul Mbah Wahab Akan Lebih Meriah

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Peringatan haul KH Abdul Wahab Chasbullah yang ke-43 tahun ini diperkirakan akan lebih semarak dibandingkan tahun sebelumnya. Sejumlah kegiatan disiapkan dalam rangkaian acara tersebut.

Tahun Ini, Haul Mbah Wahab Akan Lebih Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Tahun Ini, Haul Mbah Wahab Akan Lebih Meriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Tahun Ini, Haul Mbah Wahab Akan Lebih Meriah

Hal ini terlihat dari keseriusan panitia yang melangsungkan rapat persiapan haul di dalem kasepuhan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang Jawa Timur beberapa waktu lalu. Koordinasi ini melibatkan seluruh panitia yang ditunjuk sebagai koordinator, baik sebelum, saat dan usai kegiatan haul.

Kegiatan yang akan mengiringi peringatan haul antara lain pameran foto dan sejumlah dokumen seputar kiprah KH Abdul Wahab Chasbullah atau Mbah Wahab. “Kegiatan ini akan berlangsung sejak tanggal 1 hingga 6 September,” kata juru bicara panitia, H Mujtahidur Ridho kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, Kamis (7/8).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mantan Ketua Umum IPNU ini menandaskan, untuk keperluan pameran, pihaknya sudah menghubungi Perpustakaan PBNU di Jakarta dan Museum NU di Surabaya. “Alhamdulillah, sejumlah dokumen yang selama ini belum diketahui khalayak akan diperlihatkan kala pameran,” katanya. Ribuan foto dan hasil liputan beberapa media maupun manuskrip yang memperbincangkan kiprah Mbah Wahab akan dipamerkan.

Kegiatan haul juga akan diisi dengan penampilan hadrah dari kelompok Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia atau Ishari. “Karena seperti diketahui, antara Mbah Wahab dan Ishari ibarat dua sisi mata uang yang tidak dipisahkan,” ungkap Ridho.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Penampilan seni hadrah tradisional ini akan berlangsung pada hari Jum’at malam dan melibatkan perwakilan Ishari se Jawa Timur. Sebelumnya yakni tanggal 4 September akan diberikan santunan kepada sejumlah anak yatim dan kaum dhuafa.

Yang cukup istimewa dan berbeda dengan haul Mbah Wahab sebelumnya adalah akan dilangsungkannya wisuda dari Universitas KH Abdul Wahab Hasbullah atau Unwaha. Sebelumnya kampus ini bernama Sekolah Tinggi Agama Islam Bahrul Ulum atau STAIBU. Sehingga, wisuda kali ini merupakan yang pertama semenjak perubahan status tersebut.

“Bahkan bila tidak ada halangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh berkenan hadir dan memberikan orasi ilmiah,” kata Gus Edo, sapaan akrabnya.

Puncak dari kegiatan haul adalah pengajian umum yang akan dihadiri Pejabat Rais Aam PBNU KH Musthofa Bisri. Secara khusus, pihak keluarga datang langsung ke kediaman beliau di Rembang untuk menemui dan mengundang Gus Mus. “Dan insyaallah beliau berkenan hadir,” tandas Gus Edo.

KH Abdul Wahab Chasbullah Award

Pada saat acara puncak ini juga akan diserahkan KH Abdul Wahab Chasbullah Award, sebuah apresiasi dari dzurriyah (keluarga) Mbah Wahab terhadap sejumlah orang yang memiliki kepedulian terhadap tiga hal.

“Pertama adalah mereka yang memiliki kepedulian dan berperan besar dalam bidang pendidikan,” katanya. Selanjutnya adalah mereka yang memiliki semangat dalam menggerakkan ekonomi warga, serta kalangan yang mempunyai perhatian dan menjadi ujung tombak bagi jam’iyah Nahdlatul Ulama di komunitasnya.

“Untuk tahun ini, KH Abdul Wahab Hasbullah Award baru akan memberikan penghargaan kepada tiga kategori tersebut, sebagai bagian dari apresiasi keluarga atas kiprah orang-orang hebat di lingkungan masing-masing,” terangnya. Diharapkan, tradisi memberikan penghargaan akan selalu dilakukan setiap tahun.

Untuk bisa mencari orang terbaik dengan kiprah yang membanggakan ini, panitia telah melakukan komunikasi kepada sejumlah kalangan. “Akhirnya diputuskan ada tiga unsur yang akan menjadi juri bagi penghargaan ini yakni dari unsur keluarga atau dzurriyyah Mbah Wahab, PWNU Jawa Timur serta kalangan media massa,” ungkapnya.

Pada saat yang sama, Gus Edo sangat berharap peran serta masyarakat untuk bisa mengusulkan para pegiat pendidikan, ekonomi dan jam’iyah NU kepada panitia. Selanjutnya usulan dari masyarakat ini akan kami verifikasi dengan tim juri yang juga dilanjutkan dengan melakukan pengecekan langsung atas kiprah tersebut. “Karena itu peran atau usulan dari warga sangat ditunggu demi terpilih para nominator yang diharapkan,” pungkas Gus Edo. (Syaifullah/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 13 Januari 2018

Anwar Zahid Sebut Negara Kiai Republik Indonesia

Purworejo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Doa dan ikhtiar kiai menjadi wasilah kedaulatan NKRI menjadi tema ceramah Pengasuh Pondok Pesantren Attarbiyah Islamiyah Assyafiiyah Bojonegoro Jawa Timur KH Anwar Zahid saat mengisi pengajian Majlis Roudlotul Jannah di Senepo, Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah.

NKRI merupakan kepanjangan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun pada pengajian tersebut, Kiai Anwar menyebutnya sebagai kepanjangan dari Negara Kiai Republik Indonesia.

Anwar Zahid Sebut Negara Kiai Republik Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)
Anwar Zahid Sebut Negara Kiai Republik Indonesia (Sumber Gambar : Nu Online)

Anwar Zahid Sebut Negara Kiai Republik Indonesia

“Maka jangan sembarangan dengan para kiai. Tanpa kiai, Indonesia sulit merdeka. Doa dan ikhtiar mereka hingga hari ini terbukti menjadi wasilah kedaulatan NKRI," kata Kiai Anwar disambut tepuk tangan dan tawa jamaah.

Majlis Roudlotul Jannah pimpinan Ita Megasavitri setiap malam Rabu Legi menggelar pengajian rutin dengan menghadirkan mubaligh dari berbagai daerah, termasuk dari luar wilayah Kabupaten Purworejo.

Untuk diketahui, Ita Meigavitri merupakan perempuan berdarah Tionghoa, asal Kutoarjo. Sulung dari enam bersaudara ini adalah orang pertama dari keluarga besarnya yang masuk Katolik sebelum akhirnya masuk Islam. Orang tuanya semula menganut Konghucu. (Muhammad Ghufron/Abdullah Alawi)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Olahraga Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 05 Januari 2018

Kopdar, AIS Jawa Barat Susun Kepengurusan Baru

Bandung Barat, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Sebuah komunitas penggerak media sosial Arus Informasi Santri (AIS) Jawa Barat menggelar pertemuan atau “kopdar” di Pondok Pesantren Darul Falah Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, Ahad (21/8). Forum ini dihadiri 47 peserta perwakilan dari berbagai pesantren di Jawa Barat.

Acara dikemas dalam perbincangan ringan dan tukar pikiran antarpeserta lalu disambung dengan diskusi betema "Eksistensi Pesantren di Era Digital". Diksusi dipandu pembina AIS Jawa Barat, Jaja Jaliluddin.

Kopdar, AIS Jawa Barat Susun Kepengurusan Baru (Sumber Gambar : Nu Online)
Kopdar, AIS Jawa Barat Susun Kepengurusan Baru (Sumber Gambar : Nu Online)

Kopdar, AIS Jawa Barat Susun Kepengurusan Baru

Jaja mengajak para peserta yang terdiri dari para santri itu untuk melek dunia digital. Ia mendorong santri sebagai estafet kepemimpinan Islam mengerti sasaran dan medan dakwah terkini. “Termasuk da’wah wal jihad bil internet dengan sasarannya adalah kaum pengguna sosial media,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Acara dimulai pada pukul 11.00 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan mars karya KH Wahab Chasbullah “Ya Lal Wathan” dan kata sambutan dari penggagas acara, Tubagus Saiful Rizal dari Kabupaten Bogor.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Forum pertemuan yang berlangsung hingga maghrib ini berhasil membentuk kepengurusan baru AIS Jawa Barat, dengan Jaja Jaliluddin dari Tasikmalaya sebagai pembina, Muhammad Vidi dari Bandung sebagai ketua, dan Saiful Rizal sebagai waki ketuanya.

Selain membentuk kepengurusan baru, AIS Jawa Barat juga membentuk tiga divisi, yakni divisi desain grafis, divisi pengolah konten, dan divisi teknis pengelolaan akun. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Amalan, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 03 Januari 2018

Masjid Agung Jadi Pusat Pembacaan Shalawat Nariyah di Boyolali

Boyolali, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2017, Nahdliyin di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, ikut melaksanakan instruksi dari PBNU untuk menggelar pembacaan 1 miliar shalawat nariyah dan upacara bendera.

Menurut Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali H Masruri, pembacaan shalawat nariyah ini rencananya bakal dipusatkan di Masjid Agung Boyolali, Sabtu (21/10) malam.

Masjid Agung Jadi Pusat Pembacaan Shalawat Nariyah di Boyolali (Sumber Gambar : Nu Online)
Masjid Agung Jadi Pusat Pembacaan Shalawat Nariyah di Boyolali (Sumber Gambar : Nu Online)

Masjid Agung Jadi Pusat Pembacaan Shalawat Nariyah di Boyolali

“Insyaallah dihadiri ribuan warga Nahdliyin se-Boyolali. Selain itu, di tiap MWC juga kita instruksikan untuk melaksanakannya di masjid maupun pondok pesantren,” terang Masruri.

Lebh lanjut dipaparkan Masruri apel akbar Hari Santri Nasional 2017 pada, Ahad (22/10) pagi, digelar di Lapangan Sunggingan Boyolali.

“Juga ada kirab ta’aruf yang bertemakan wajah pesantren wajah Indonesia. Dimulai dari Lapangan Sunggingan, menyusuri sepanjang Jalan Pandanaran Boyolali, dan berakhir di depan Kantor Pos,” imbuhnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Khoirudin Ahmad menambahkan pada pelaksanaan kegiatan pembacaan shalawat nariyah di Masjid Agung nanti, juga akan dilakukan pengukuhan kepengurusan Pimpinan Cabang Rijalul Ansor dan BAANAR (Badan Ansor Anti-Narkoba) Boyolali. (Ajie Najmuddin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Hadits, Cerita Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 02 Januari 2018

Kisah Keluasan Hati KH Arwani Kudus ketika Dihina

Grobogan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Dalam pengajian Tafsir Jalalain belum lama ini, Pengasuh Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Brabo, Tanggungharjo, Grobogan, Jawa Tengah, KH Muhammad Shofi Al-Mubarok menceritakan salah satu kisah kehidupan KH Arwani Amin Kudus.

Kisah Keluasan Hati KH Arwani Kudus ketika Dihina (Sumber Gambar : Nu Online)
Kisah Keluasan Hati KH Arwani Kudus ketika Dihina (Sumber Gambar : Nu Online)

Kisah Keluasan Hati KH Arwani Kudus ketika Dihina

Ia menerangkan, seusai menghadiri pembukaan thoriqoh yang baru saja didirikan oleh KH Arwani Amin Kudus, KH Manshur Maskan, murid kesayangan Kiai Arwani melihat tulisan yang mengusik hatinya.?

"Arwani Edan". Ya, begitulah tulisan yang tertera melekat diatas tembok di pinggiran jalan.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Melihat tulisan yang masih basah itu, Kiai Mansur lantas bergegas matur kepada Kiai Arwani untuk meminta izin menghapus tulisan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Namun, apa yang justru dikatakan Kiai Arwani?

"Ojo dibusak disik, ben aku weruh disik. ben wong sing nulis iku puas. Onone wong kui nulis, mergo nduwe tujuan ben tak woco. wes jarke disik. ngko nak aku wes weruh, hapusen."?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

(Jangan dihapus dulu, agar orang yang menulis puas. Adanya orang itu nulis karena memiliki tujuan agar saya baca. Sudah biarkan saja dulu. Nanti kalau saya sudah melihat, hapuslah).

Diriwayatkan, Kiai Manshur Maskan sendiri wafat pada 31 Maret 2004 M / 10 shofar 1426 H dalam usia 59 tahun.

(Muh. Ulinuha Karim/Fathoni)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Aswaja, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 24 Desember 2017

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Musim hujan dan tingginya pasang air laut yang diperkirakan akibat pemanasan global telah membuat banyak warga yang tinggal di pantai. Para penduduk yang tinggal di Kamal Muara selama dua minggu ini terpaksa hidup ditengah-tengah banjir.

Untuk membantu meringankan penderitaan warga Kamal Muara, khususnya di RW 01 dan RW 04 Kamal Pelelangan, Lazis NU mengirimkan bantuan sembako yang terdiri dari 56 dus indomie, 105 dus aqua, 90 potong sarung dan 4 kardus susu bayi.

Bantuan tersebut diterima oleh Takmir Masjid Al Huda Sahlani pada Sabtu siang (8/12). “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh NU,” katanya.

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara (Sumber Gambar : Nu Online)
Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara (Sumber Gambar : Nu Online)

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara

Sumbangan sebanyak satu truk tersebut ditempatkan di Masjid Al Huda yang selanjutnya akan dibagi-bagikan kepada warga yang masing kebanjiran. Warga juga sudah mendapatkan pengobatan gratis dari sebuah partai, namun belum ada respon yang memadai dari pemerintah.

Dikatakan oleh Rais Ranting NU Kamal Muara ini bahwa  banjir sebenarnya merupakan hal yang sering terjadi saat air laut pasang, namun kali ini merupakan banjir tertinggi yang dialaminya sejak tahun 1975 ketika ia mulai menetap disana.

“Kami harap pemerintah segera membuat tanggul-tanggul agar air laut tidak masuk karena tanggul yang ada sudah banyak yang rusak,” harapnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saat banjir, biasanya warga mengungsi ke Masjid, namun kali ini masjid pun ikut banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa sehingga warga terpaksa kembali mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. SMP terpaksa diliburkan untuk digunakan sebagai tempat pengungsian sementara gedung SD dan Madrasah libur tiga hari karena kebanjiran.

Di daerah-daerah yang lebih rendah, banjir masih setinggi lutut, namun untuk lokasi yang lebih tinggi banjir hanya tinggal di jalanan dan tidak masuk dalam rumah. Warga juga sudah pulang ke rumahnya masing-masing dan beraktifitas seperti biasanya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Pemurnian Aqidah, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 23 Desember 2017

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sejak kabar wafatnya Rais Aam PBNU, KH. A. Sahal Mahfudh keluar di Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, sekitar pukul dua dini hari, media sosial pun berduka cita. Hingga berita ini diturunkan, laman Facebook, Twitter dipenuhi ucapan bela sungkawa dari pelbagai kalangan.

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka

Wakil Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri di akun Twitternya ?@gusmusgusmu mengungkapkan duka cita, "Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. Telah wafat Rais Am PBNU, DR. KHM. Ahmad Sahal Mahfudz, Jumat 24/01/2014 jam 01.10. Mohon doa & Fatihah."

Ungkapan duka juga diungkapkan ribuan akun. Mereka menyatakan kehilangan. Akun Hendri liuu di ?@0505Tino misalnya mengatakan, "Semoga bapak KH. SAHAL MAHFUDZ pemersatu, n guru bangsa kita, di tempatkan tempat yg mulia, d sisI ALLAH SWT." Akun JUST EL ?@ElUla095 berkicau "Apakah kelak akan ada penerus seperti beliau".

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di Facebook, akun Faisal Kamandobat II mengungkapkan, "Innalillahi wainna ilaihi rajiun... Allah, saya tidak khawatir akan keberadaan Kiai Sahal Mahfoudz di sisi-Mu, tetapi lebih mengkhawatirkan keadaan generasi yang ditinggalkannya. Ya, akan sulit mencari penggantinya, baik sebagai pemikir yang ketat dengan kajian fiqh sosialnya yang kini telah mendunia, sebagai pelopor ekonomi kecil masyarakat dengan pesantren sebagai motornya, dan seorang pemimpin yang bersahaja dan sederhana."

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Akun Kunanfadinaka update status: Mbah Sahal Telah wafat. .. meninggalkan kita.

Siapakah yang mampu menggantikan kezuhudan beliau di zaman hedonism ini. ...

Siapakah yang mampu menggantikan kealiman beliau yang tradisional-modern...

Siapakah yang mampu mewujudkan SIYASAH TINGKAT TINGGI ? ? seperti yang beliau semangatkan pada bangsa ini. ..

Duka cita diungkapkan beberapa akun Facebook dengan mengganti foto profil mereka dengan potret KH Sahal Mahfudh atau memosting gambar dia ketika bersama Kia Sahal yang juga Ketua Umum MUI tersebut.

Akun Aula Rendra mengungkapkan "Selamat Jalan Kyai, terimakasih atas jasa dan pengabdian kyai kepada umat dan kepada bangsa ini.

Aku Cinta Padamu.

Alfatihah."

Aula Rendra tersebut mencantumkan puisi Rendra berjudul "Gumamku, Ya Allah"

Angin dan langit dalam diriku

gelap dan terang di alam raya,

arah dan kiblat di ruang dan waktu,

memesona rasa duga dan kira,

Serambut atau berlaksa hasta.

entah apa bedanya dalam penasaran dalam pengertian.

Musafir-musafir yang senantiasa mengembara.

Umat manusia tak ada yang juara.

Api rindu pada-Mu menyala di puncak yang sepi.

Semua manusia sama tidak tahu dan sama rindu.

Agama adalah kemah para pengembara.

Menggema beragam doa dan puja

Arti yang sama dalam bahasa-bahasa berbeda.

Akun lain berduka dengan mencatat kebersamaannya dengan Kiai Sahal dalam satu peristiwa. Akun Abdullah Khoirzad yang merupakan santri Kiai Sahal menuliskan kenangannya ketika sorogan.

“Jam 1.30 dini hari HP ku berdering. Apa yang menjadi kehawatiranku benar terjadi:" Mbah Sahal Mahfudz wafat", Maka aku segera bergegas berangkat menuju Kajen Pati. Dalam perjalanan, bayangan ketika dulu sebagai santri beliau hadlir, masih lekat dalam ingatan ketika aku ngaji sorogan kitab ghoyatul ushul, beliau yang memang tidak banyak kata maka ketika kami salah dalam bacaan beliau hanya berdecak: "heml" maka aku ulang lagi bacaan kalimat tersebut, dan jika masih salah, beliau pun berdecak lagi: "hem", begitu seterusnya.” (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Olahraga, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 18 Desember 2017

STAINU Temanggung Konsisten Tanamkan Karakter Pesantren

Temanggung, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Sifat genetik pohon secara alamiah akan diturunkan kepada buahnya. Hal itulah yang terlihat khas dan unik di STAINU Temanggung, Jawa Tengah. Satu-satunya sekolah tinggi di Temanggung ini tumbuh dan berkembang dengan membawa corak pesantren dalam sistem perkuliahan dan kegiatan sehari-hari di luar kuliah. Hal ini tentu tidak mengherankan, mengingatTemanggung amat lekat dengan tradisi pesantren. 

Salah satu tradisi unik di STAINU Temanggung yang amat jarang ditemui di kampus-kampus lain adalah literasi dengan menggunakan kitab kuning, kitab wajib para santri di pesantren.

Kitab kuning tidak hanya unik dari tulisan arabnya yang gundul tanpa harakat, namun juga karena tradisi membacanya yang khas menggunakan bahasa Jawa utawi iki iku. Menjadi pemandangan biasa dalam perkuliahan dan diskusi, dosen maupun mahasiswa mendasarkan pendapat mereka dengan menggunakan kitab kuning lengkap dengan terjemah Jawanya.

STAINU Temanggung Konsisten Tanamkan Karakter Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
STAINU Temanggung Konsisten Tanamkan Karakter Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

STAINU Temanggung Konsisten Tanamkan Karakter Pesantren

Dosen Ekonomi Syariah STAINU Temanggung, Najib, mengatakan, referensi kitab gundul dalam perkuliahan di STAINU Temanggung itu sudah menjadi kebiasaan, tentu tanpa mengesampingkan referensi-referensi utama lain dari buku-buku kontemporer. 

"Hal ini tidak terlepas dari para pengajar dan mahasiswanya yang berlatar belakang pesantren, ada yang nyambi ngajar, atau masih nyantri di pesantren di sekitar kampus STAINU Temanggung," ujar dia, Sabtu (14/10)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Makna tersembunyi unik dibalik cara membaca kitab kuning. "Membaca kitab kuning dengan menggunakan utawi iki iku itu unik. Selain dapat mengetahui langsung kedudukan gramatikal masing-masing kata, penggunaan bahasa Jawa krama memberikan kesan kesantunan dalam menerjemahkan kitab kuning," beber dia. 

Tidak hanya tradisi literasi pesantren, adat kebiasaan pesantren pun menjadi pemandangan lumrah di kampus, memakai peci, doa-doa ala pesantren dalam berbagai acara kampus, serta tak ketinggalan kebiasaan mencium tangan oleh mahasiswa kepada dosennya. Menjadi peraturan tak tertulis, tradisi mencium tangan ini akan selalu dijumpai sebelum dan sesudah perkuliahan. 

Bahkan, bukan menjadi hal yang aneh saat seorang satpam atau tukang kebun dicium tangannya oleh dosen muda dengan alasan menghormati yang lebih tua. Hal ini merupakan wujud nyata aplikasi penghormatan nilai-nilai moral. Bukan soal siapa yang lebih terhormat, melainkan soal sikap saling rendah hati, berlomba untuk menjadi yang lebih dulu memberi penghormatan.

Menurut dia, tidak dapat dipungkiri wacana pendidikan karakter menemui kebuntuan realisasi, kebuntuan target dan pelaksanaan terukur. Tidak dapat dipungkiri pula keluhuran ilmu pengetahuan yang tercermin dalam kedewasaan bersikap telah luntur keluhurannya. Ilmu pengetahuan ditampakkan dalam makna sempit sebagai kekayaan wacana semata. 

"Membudayakan tradisi pesantren di kampus merupakan wujud nyata realisasi pendidikan karakter. Membudayakan tradisi pesantren di kampus STAINU Temanggung selaras dengan visi STAINU Temanggung dalam membentuk sumber daya manusia yang memiliki keselarasan antara cita, rasa, karsa, dan keimanan, generasi dengan kepribadian lengkap baik dari segi keilmuan dan moralitas," paparnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Generasi-generasi dengan kelengkapan keilmuan dan kesantunan laku, kata Najib, tentu amat dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini yang sedang dalam ujian besar darurat moral. Oleh karena itu, STAINU Temanggung meski statusnya berkembang tetap konsisten menerapkan pola dan corak kampus berbasis pondok pesantren. (Ibda/Kendi Setiawan).

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw News, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 09 Desember 2017

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur

Bogor, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw



Dalam rangka mengoptimalkan program pendidikan dan ekonomi, yang merupakan dua dari 4 (empat) pilar program, NU CARE-LAZISNU menyalurkan bantuan berupa 1,5 ton beras serta uang santunan kepada santri di Pondok Pesantren An-Nur Litahfidzil Qur’an, Tamansari, Bogor, Senin (14/8).

Direktur Eksekutif NU CARE-LAZISNU Syamsul Huda menuturkan, pihaknya merasa senang sekali bisa menyalurkan bantuan ke pesantren An-Nur, sebagai pesantren yang menerima santri yatim dan dhuafa dari berbagai daerah di Indonesia.

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur (Sumber Gambar : Nu Online)
NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur (Sumber Gambar : Nu Online)

NU CARE-LAZISNU Salurkan 1,5 Ton Beras untuk Pesantren An-Nur

“Saya, Direktur NU CARE-LAZISNU, senang bisa membantu santri-santri yatim dan dhuafa di Pesantren An-Nur. Semoga kami bisa terus membantu,” ungkap Syamsul.

Sementara itu, Ustadz Fathur Rohman Pimpinan Ponpes An-Nur Bogor, mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan yang disalurkan.

“Ini merupakan bantuan yang kedua kalinya dari LAZISNU. Pesantren Litahfidzil Quran, An-Nur Bogor, mengucapkan terima kasih banyak kepada LAZISNU atas penyaluran bantuannya, berupa 1,5 ton beras dan uang santunan untuk para santri,” ucapnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia pun berharap dengan adanya kerja sama ini, silaturahim tetap terjalin antara NU CARE-LAZISNU dan Pondok Pesantren An-Nur.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Harapan ke depan, semoga kerja sama ini menjadi ukhuwah antara LAZISNU dan Pesantren An-Nur, demi mencapai ridla dan rahmat Allah SWT,” pungkas Ustadz Fathur.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Ustadz Fathur beserta kelima santri yang hadir di Matahari Departement Store Keboen Raya Bogor, berbarengan dengan penyerahan Penghimpunan Infak Matahari Depertement Store yang disalurkan ke lembaga NU CARE-LAZISNU, senilai 900 juta. (Wahyu Noerhadi/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 06 Desember 2017

Mbah Bolong Jelaskan Dakwah yang Baik dan Benar

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw?

KH Nur Hadi atau kiai biasa dipanggil Mbah Bolong menjelaskan terkait pola dakwah yang baik dan benar. Dalam berdakwah menurutnya, dai (pendakwah) harus bisa menyesuaikan aspek-aspek sosial masyarakat sebagai penerima (objek) dakwah, termasuk kultur atau budaya yang ada di masyarakat.

Hal ini disampaikan dia saat mengisi materi pada kegiatan Pesantren Ramadhan Bahagia 1438 oleh Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU Kabupaten Jombang di Islamic Center Masjid Baitul Muminin Jombang, Ahad (18/6).

Mbah Bolong Jelaskan Dakwah yang Baik dan Benar (Sumber Gambar : Nu Online)
Mbah Bolong Jelaskan Dakwah yang Baik dan Benar (Sumber Gambar : Nu Online)

Mbah Bolong Jelaskan Dakwah yang Baik dan Benar

"Cara berdakwah denga baik yaitu pertama memahami sosiologi seseorang yang akan didakwahi, kedua tidak boleh mengejek/menyalahkan orang yang didakwahi dan melihat situasi dan kondisi orang yang di dakwahi," katanya.

Pola berdakwah di atas, tambah kiai asal Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Jombang ini selaras dengan cara dakwah yang diterapkan Nabi Muhammad SAW padai masa hidupnya. "Konsep dakwah Rasulullah yaitu dengan memahami sosiologi masyarakat itu. Kemudian tiga modal dalam berdakwah yang perlu diperhatikan yaitu niat, kemauan dan keinginan," imbuhnya.

Disamping itu, ia menambahkan, prinsip dalam berdakwah tidak harus memaksa penerima dakwahnya, tugas uatama dai tidak lain adalah menyampaikan materi dakwahnya dan berusaha menuntun masyarakat pada jalan yang benar yang diridhai Allah SWT, tanpa harus memaksa mereka. Persoalan masyarakat menerima atau tidak menerima dakwah yang disampaikan dai, hendaknya dikembalikan pada Allah SWT.

"Untuk rekan dan rekanita IPNU-IPPNU jikalau ada temanmu yang diajak kemudian mau, kamu jangan bangga. Jangan bilang "ini terjadi karena saya". Karena semua itu atas kehendak Allah," jelasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih jauh dia menegaskan, selain pola dakwah di atas penting terus dilakukan, seorang dai juga harus memiliki sifat berani, yakni berani mengungkap hal-hal yang memang benar sesuai ajaran syariat Islam, juga mengungkap hal yang memang bathil menurut syari.

"Tetap kobarkan semangat dalam dakwah. Karena Rasulullah sebelum diangkat menjadi Rasul, tidak mempunyai musuh. Tetapi setelah menjadi Rasul, banyak kaum yang tidak sependapat dengan beliau, seperti Abu Lahab, Abu Jahal dan kaum Kafir Quraisy," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Sejarah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 18 Oktober 2017

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir

Teheran, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Presiden Mahmoud Ahmadinejad hari Minggu menjanjikan kabar terbaru mengenai program nuklir Iran dimana negara itu bersikeras nuklirnya adalah untuk tujuan damai sedangkan negara Barat curiga hal itu adalah kedok untuk membuat senjata atom.

"Rakyat Iran akan segera mendengar kabar perkembangan nuklir," kata kantor berita resmi IRNA, yang mengutip Ahmadinejad saat memberi sambutan pada peringatan lahirnya hari republik Islam itu.

Dewan Keamanan PBB bulan lalu memberlakukan sanksi baru kepada Iran karena menolak menghentikan pengayaan uranium yang merupakan proses untuk membuat bahan bakar nuklir.

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir

Teheran telah mengemukakan kepada Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) tentang rencana memasang 3 ribu alat sentrifugal untuk pengayaan uranium di fasilitas bawah tanah di Natanz.

Sebanyak 3 ribu alat sentrifugal dalam waktu satu tahun dapat menghasilkan uranium yang sudah dikayakan untuk satu bom atom.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pada April 2006, Iran mengumumkan berhasil memperkaya uranium menjadi 3,5 persen. Senjata nuklir membutuhkan pengayaan lebih dari 90 persen. (ant/rif)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Pemurnian Aqidah, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 30 September 2017

PBNU Instruksikan Gelar Aksi Penolakan Lima Hari Sekolah

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menegaskan bahwa Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 sama sekali tidak menyinggung secara serius implementasi Penguatan Pendidikan Karakter sebagaimana yang dikampanyekan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.?

Menurut PBNU, konsentrasi kebijakan tersebut malah cenderung terfokus mengatur kebijakan soal jam sekolah. Penguatan karakter tidak bisa secara serta merta disamakan dengan penambahan jam belajar.?

PBNU Instruksikan Gelar Aksi Penolakan Lima Hari Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Instruksikan Gelar Aksi Penolakan Lima Hari Sekolah (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Instruksikan Gelar Aksi Penolakan Lima Hari Sekolah

“Baik dan buruknya karakter peserta didik tidak linier dan tidak ditentukan oleh dengan lama durasinya di lingkungan sekolah,” ujar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dalam surat instruksi nomor 1460/C.I.34/08/2017 di Jakarta.?

Kebijakan sekolah lima hari/delapan jam belajar, menurut Kiai Said, akan menggerus eksitensi Madrasah Diniyah. Padahal selain Pondok Pesantren, Madrasah Diniyah merupakan tulang punggung yang membentengi persemaian paham dan gerakan radikalisme.?

“Ironis jika lembaga yang menjadi harapan untuk membangun karakter tunas-tunas bangsa justru malah diusik dan diancam eksistensinya,” tegas Pengasuh Pondok Pesantren Al-Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

?

Atas dasar pertimbangan di atas, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah, Pengurus Cabang, beserta seluruh struktur NU di semua tingkat kepengurusan, Pengurus Lembaga, Pengurus Badan Otonom, beserta seluruh struktur Lembaga dan Badan Otonom di semua tingkat kepengurusan, untuk:

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

1. Melakukan aksi dan menyatakan sikap menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dan kebijakan-kebiajakan lain yang merugikan pendidikan di Madrasah Diniyah.

2. Mendesak pemerintah di masing-masing tingkatan (Gubernur/Bupati/Walikota) untuk menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah, pendidikan Madrasah Diniyah.

3. Melakukan upaya-upaya lain di masing-masing wilayah untuk menolak Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah dan kebijakan yang merugikan pendidikan Madrasah Diniyah, demi menjaga harga diri dan martabat Nahdlatul Ulama.

(Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Sunnah, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 30 Juni 2017

IPNU-IPPNU Pringsewu Gelar Diklatama

Pringsewu, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Dewan Komando Cabang Corp Brigade Pembangunan (DKC CBP) IPNU dan Dewan Komando Cabang  Korp Pelajar Putri (DKC KPP) IPPNU Kabupaten Pringsewu Lampung mengadakan Pendidikan dan Latihan Pertama (Diklatama) di gedung NU Pringsewu, 15 -17 Februari 2013.

IPNU-IPPNU Pringsewu Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU-IPPNU Pringsewu Gelar Diklatama (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU-IPPNU Pringsewu Gelar Diklatama

CBP-KPP merupakan Lembaga Semi Otonom IPNU-IPPNU, Keberadaan CBP dan KPP selain bertujuan sebagai wadah mengasah diri, memantapkan motivasi dan mengembangkan serta meningkatkan kreatifitas dan pergaulan.

CBP-KPP juga berfungsi sebagai gerbang kaderisasi atau perekrutan kader-kader yang memiliki potensi dibidangnya untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia. CBP-KPP  juga merupakan jembatan antara IPNU-IPPNU dengan masyarakat dan pemerintah serta menjadi pelopor penggerak program-program IPNU-IPPNU dalam mengabdikan diri kepada masyarakat, bangsa, dan Negara.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tugas CBP-KPP adalah melaksanakan kebijakan IPNU-IPPNU, berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasarakatan, pengembangan sumber daya alam dan lingkungan, serta berpartisipasi dalam terlaksananya pendampingan, penguatan masyarakat demi tercapainya kesejahteraan.

CBP-KPP mempunyai tanggung jawab memantapkan dan memelihara keutuhan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama di semua tingkatan, dan turut serta memelihara keutuhan bangsa serta memelihara lingkungan agar terhindar dari kerusakan dan pengrusakan serta menjalankan peran sosial kemanusiaan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

CBP-KPP memiliki visi untuk mengoptimalkan potensi dan meningkatkan kualitas kader IPNU-IPPNU yang berakhlakul karimah. Dan misi CBP-KPP adalah berpartisipasi aktif ikut membangun negara Republik Indonesia dengan mengibarkan panji-panji IPNU-IPPNU di setiap pengabdiannya dalam bidang kedisiplinan dan sosial kemanusiaan.

Keanggotaan CBP-KPP meliputi pelajar, santri, mahasiswa yang sesuai dengan PD/PRT IPNU-IPPNU dan ketentuan-ketentuan yang telah di tetapkan tentang perekrutan anggota CBP-KPP.

Diklatama ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari beberapa sekolah yang ada di kabupaten pringsewu, diantaranya MAN Pringsewu, MA Nurul Huda, MA Ma’arif, SMA Al-Munir, MA SMK Yasmida, SMA N 1 Banyumas. Dengan sasaran kegiatannya meliputi bidang Kepanduan, kepalang merahan, Pengabdian alam dan masyarakat.

Materi CBP-KPP meliputi antara lain Peraturan Baris Berbaris (PBB), Orientasi Alam Bebas, Pengelolaan Lingkungan, Sosiologi pedesaan/perkotaan, Komunikasi Masa, Pembangunan daerah, Ke-Pecinta Alam-an, Search and Rescue (SAR), Manajemen Penanggulangan bencana, dan Keprotokolan.

Acara tersebut di buka oleh Bapak Marzuki yang mewakili Bupati Pringsewu, dan dihadiri juga oleh Danramil Pringsewu, Ketua PCNU Kab. Pringsewu KH. Mahfudz Aly, Bpk. H. Taufik Qurrahim, S.Pd.I, Dewan Komando Wilayah CBP Prov. Lampung, DKC Kota Metro, DKC Kab. Tanggamus.

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor : Muhammad Faizin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaSantri, Internasional, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 07 Desember 2016

Khofifah Hadiri Pelantikan Muslimat NU Probolinggo

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Menteri Sosial Republik Indonesia yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU Hj. Khofifah Indar Parawansa, Sabtu (17/10) menghadiri pelantikan Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Probolinggo di aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Probolinggo.

Pelantikan pengurus PC Muslimat NU Kota Probolinggo periode 2015-2020 ini dipimpin oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Provinsi Jawa Timur Hj. Masruroh Wahid.

Khofifah Hadiri Pelantikan Muslimat NU Probolinggo (Sumber Gambar : Nu Online)
Khofifah Hadiri Pelantikan Muslimat NU Probolinggo (Sumber Gambar : Nu Online)

Khofifah Hadiri Pelantikan Muslimat NU Probolinggo

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah sejumlah pengurus NU seperti Rais Syuriyah PCNU Kota Probolinggo KH Azis Fadhol, Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Probolinggo H Ahmad Hudri, Ketua PC Muslimat NU Kota Probolinggo Hj. Siti Aminah beserta sejumlah pengurus lembaga, lajnah dan badan otonom (banom).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam sambutannya, Menteri Sosial Republik Indonesia Hj. Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa tokoh agama sangat berperan penting dalam menjaga kerukunan umat beragama.

“Kedekatan tokoh agama dengan masyarakat itu dapat terlihat dengan banyaknya organisasi masyarakat keagamaan di Indonesia. Ini merupakan bukti bentuk kerukunan umat beragama,” ungkapnya.

Menurut Khofifah, selama ini kerukunan organisasi keagamaan di Indonesia selalu terjaga dengan baik. Kerukunan itu dapat dilihat dari keaktifannya dalam beberapa kegiatan di berbagai daerah. “Dengan kedekatan itulah, pemerintah dapat dengan mudah meredam gesekan konflik yang sempat terjadi di masyarakat selama ini,” tegasnya.

Untuk penanggulangan sejumlah konflik di Indonesia selama ini jelas Khofifah, pemerintah selalu melibatkan peran sejumlah tokoh agama. “Sebab mereka memiliki kedekatan tersendiri dengan masyarakat. Semoga pengurus yang baru saja dilantik ini benar-benar dapat menjalankan amanah dengan baik,” harapnya.

Sementara Ketua PC Muslimat NU Kota Probolinggo Siti Aminah mengaku siap menjalankan amanah dari konfercab dengan mempertanggungjawabkan kinerja Muslimat NU lima tahun kedepan dan membuat program kerja.?

“Mohon doa dan dukungannya, supaya kepengurusan ini mampu bekerja secara maksimal sesuai harapan masyarakat Kabupaten Probolinggo. Sebab sebagus apapun program yang dibuat kalau tidak ada kerja sama dan dukungan yang baik maka hasilnya tidak akan maksimal,” katanya. (Syamsul Akbar/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaNu, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 07 Oktober 2016

Di Muktamar, Nama PMII Diusulkan Jadi PMII NU

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Wacana untuk memasukkan kembali Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke dalam struktur internal NU terus bergulir. Setelah mencuat dalam rapat pleno PBNU di Yogyakrta 2011 dan Munas-Konbes NU 2014, isu tersebut juga akan menjadi materi pembahasan pada forum Muktamar ke-33 NU.

Di Muktamar, Nama PMII Diusulkan Jadi PMII NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Muktamar, Nama PMII Diusulkan Jadi PMII NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Muktamar, Nama PMII Diusulkan Jadi PMII NU

Melanjutkan hasil keputusan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar NU 2014, PMII diusulkan masuk sebagai badan otonom NU pada Muktamar NU di Jombang awal Agustus mendatang.

Pembahasan PMII kembali ke pangkuan NU akan menjadi bidang kajian Komisi Organisasi yang mendiskusikan seputar perubahan atau penghapusan pasal dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NU.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam draf final materi Muktamar ke-33 NU, PMII tertulis dengan nama yang sudah berubah, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Nahdlatul Ulama (PMII NU), dan dimasukkan ke dalam jenis badan otonom berbasis usia dan kelompok masyarakat tertentu, serumpun dengan Gerakan Pemuda Ansor, Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain PMII NU, ada pula nama badan otonom lain yang baru, yakni Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Nahdlatul Ulama dan disingkat Kopri NU. Organisasi ini merupakan peralihan nama dari organisasi semi otonom PMII yang beranggotakan mahasiswi, yaitu Kopri.

Baik PMII NU maupun Kopri NU, masing-masing menjadi wadah bagi para mahasiswa NU dengan ketentuan usia maksimal 30 tahun.

Seperti diketahui, dalam situasi tekanan politik Orde Baru, pada tahun 1972 PMII mendeklarasikan diri independen dari NU. Wacana kembalinya PMII ke NU secara struktural menuai pro dan kontra dari kalangan kader hingga kini. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Doa, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 11 September 2016

PCINU Korea Diminta Perjuangkan Masjid TKI

Seole, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Terbentuknya Pengurus Cabang istimewa NahdlatulUlama (PCINU) Korea mendapat respon positif dari kalangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di negara tersebut. Mereka mengharapkan PCINU mampu memperjuangkan keberadaan musholla dan masjid yang didirikan TKI memiliki badan hukum tetap.

Demikian yang disampaikan salah seorang TKI sekaligus anggota PCINU Korea Ahmad Fahmi Asmawi kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw melalui jajaring sosial Facebook, Jum’at (28/6).

PCINU Korea Diminta Perjuangkan Masjid TKI (Sumber Gambar : Nu Online)
PCINU Korea Diminta Perjuangkan Masjid TKI (Sumber Gambar : Nu Online)

PCINU Korea Diminta Perjuangkan Masjid TKI

Fahmi mengutarakan para TKI Korea telah banyak mendirikan musholla dan masjid di sejumlah wilayah negara yang dikenal dengan gingsengnya tersebut. Sampai saat ini bangunan masjid-musholla yang sudah berdiri sekitar 26 jumlahnya namun belum berbadan hukum. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

”Kami sangat senang dan berharap PCINU ini nanti bisa memperjuangkan masjid-musholla berbadan hukum tetap. Terutama masjid daerah Chanwon yang tanah dan bangunannya sudah dibeli TKI tetapi ijinnya tak bisa keluar,” ujarnya.

Pria asal kota Kudus Jawa Tengah ini menuturkan sebagian besar musholla yang didirikan ini berawal dari jamiyah tahlil dan yasinan para Tenaga Kerja Indonesia. Mereka menyadari pentingnya sarana prasana itu untuk kepentingan sebagai tempat ibadah secara khusyu dan tempat pengajian bagi TKI Muslim di Korea.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Kawan-kawan TKI juga berharap PCINU mendatangkan ustadz dai/kiai secara kesinambungan untuk penguatan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Sebab disini juga sudah terjangkit virus Wahabi,” pinta Fahmi lagi.

Fahmi juga menginformasikaan kepengurusan PCINU Korea sudah dilantik oleh wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali pada 25 Mei 2013 di Masjid Sayyidina Bilal, Changwon Kyongnamdo. 

“Kita ingin bisa segera kerjasama secara resmi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Korea,”imbuhnya.

Mengenai kegiatan para TKI Korea, Fahmi menuturkan disamping bekerja juga mengadakan pengajian keagamaan yang diadakan rutin secara online setiap malam Senin.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor : Qomarul Adib

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Kyai Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw