Tampilkan postingan dengan label PonPes. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PonPes. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Februari 2018

Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir

Pasuruan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pasuruan membuat aktivitas warga lumpuh. Beberapa daerah seperti di kawasan Rejoso terendam banjir selama 8 hari berturut-turut. Kondisi ini menggerakkan aktivis PMII Merdeka untuk menggelar aksi sosial.

Sejak Kamis (19/1) aktivis PMII Merdeka mendirikan Posko Pergerakan Peduli Bencana Banjir. Posko yang terletak di jalan utama Rejoso ini tampak mencolok karena letaknya yang strategis di jalur utama Pantura-Bali.

Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

Pasuruan Tergenang, PMII Merdeka Bangun Posko Peduli Banjir

Terlihat beberapa CSR perusahaan menyalurkan donasi sosialnya melalui posko pergerakan PMII Merdeka.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketua Komisariat PMII Merdeka M Solichin Ichromullah mengatakan, posko pergerakan ini adalah bentuk tanggung jawab sosial warga pergerakan melihat situasi bencana banjir yang datang bertubi-tubi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Segala upaya kami optimalkan termasuk menghubungi relasi startegis dan ideologis kami untuk bersama-sama membantu saudara kita yang tertimba musibah," kata Solichin.

Terlihat para aktivis PMII Merdeka sedang sibuk melakukan pengemasan paket sembako yang akan disalurkan ke warga terdampak banjir. Hasanudin, salah satu kader PMII, mengatakan, semangat melakukan aksi ini digerakkan oleh situasi memprihatinkan masyarakat terdampak banjir.

"Rasa sosial dan kemanusiaan kita tergugah melihat situasi ini. Sahabat-sahabat semuanya turun ke jalan walau mereka sedang menjalani Ujian Akhir Semester (UAS),” kata Hasan, mahasiswa semester tujuh ini. (Nain/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw IMNU, Warta, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 13 Februari 2018

Akademisi NU: Semi Ahlul Halli Bisa Jadi Solusi

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Akademisi NU Prof Dr M Mas’ud Said berpendapat, terdapat tiga alternatif model pemilihan pemimpin, yaitu ahlul halli, semi ahlul halli dan pemilihan langsung. Sistem semi ahlul halli ini bisa menjadi alternatif solusi.

Dengan sistem ini, maka cabang dan wilayah yang akan mengusulkan orang terbaik dan kemudian merekalah yang nantinya akan memilih pemimpin.

Akademisi NU: Semi Ahlul Halli Bisa Jadi Solusi (Sumber Gambar : Nu Online)
Akademisi NU: Semi Ahlul Halli Bisa Jadi Solusi (Sumber Gambar : Nu Online)

Akademisi NU: Semi Ahlul Halli Bisa Jadi Solusi

“Artinya cabang dan wilayah ngak kehilangan hak suara,” katanya.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dosen Universitas Indonesia ini menjelaskan, keinginan untuk menggunakan sistem ahlul halli di lingkungan NU selalu muncul menjelang muktamar sebagai bagian dari upaya untuk menempatkan ulama sebagai kelompok strategis dan pengendali dalam NU. Kehendak itu juga sesuai dengan kaidah awal NU, bahwa organisasi ini jamiyyah diniyah yang menempatkan ulama sebagai bagian yang strategis. Ini merupakan sesuatu yang sangat elementer.

Namun demikian, wakil ketua PP Lakpesdam NU ini mengingatkan sejumlah masalah yang berpotensi muncul. Pertama, secara sosiologis siapa ulama-ulama yang memenuhi kriteria ahlul halli seperti penggunaan ahlul halli pada muktamar ke-27 NU. Dulu ada KH Mahrus Ali, KH Ahmad Siddiq Jember ? dan beberapa kiai luhur yang sangat tinggi dan dihormati.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Sekarang kiai-kiai senior yang utama, yang tidak punya ambisi itu sebagian kan sudah wafat. Apa sekarang masih cukup orang-orang yang utama tadi.”

Kedua, ahlul halli ini risikonya, cabang tidak punya hak pilih, “apakah mau, cabang yang 550-an ini datang tanpa hak pilih. Jangan-jangan setelah pembukaan pulang, karena ngak memilih, lalu ngak ikut bertanggung jawab atas siapa yang terpilih sehingga ada jarak antara rais aam dengan muktamirin, dengan wilayah.”?

Tetapi ada sisi positifnya dengan sistem ahlul halli, yaitu tidak ada kandidat yang saling bersaing. “Kan itu secara akhlak NU kan ngak perlu terjadi. Kiai yang dihormati banyak orang bersaing dengan kiai B yang juga punya banyak pengikut. Ini ngak akan tabrakan. Itu bagusnya, kiai tidak berhadap-hadapan,” paparnya.

Kedua, karena kiai yang memilih itu nomor wahid, yang top-top, maka akan terpilih orang yang terbaik, tidak pakai uang, tidak pakai apa-apa. Ini keunggulannya. Ketiga, mungkin NU menjadi damai muktamarnya.

Sistem semi ahlul halli ini mengkombinasikan kebaikan dari kedua sistem ini. Cabang diberi hak, tapi yang menentukan nanti kelompok terpercaya, disitu salah satu jalan keluar. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 07 Februari 2018

Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin

Pontianak, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Pengurus harian PCNU Pontianak menggelar kajian Aswaja di Masjid Mujahidin, Pontianak, Ahad (4/9). Mereka menghadirkan KH Marzuki Mustamar dari PWNU Jatim dan Pengasuh Pesantren Asy-Sirojiah Sampang KH Itqan. Tampak hadir Kakanwil Kemenag Kalbar Syahrul Yadi.

“Diadakannya acara ini, karena beberapa hal. Antara lain takmir Mujahidin mendorong supaya para ulama NU juga aktif dalam khotbah Jumat dalam mengembangkan da’wah Islam di Kalbar,” ujar Ketua PCNU Pontianak H Ahmad Faruki.

Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Pontianak Perdalam Kajian Aswaja di Masjid Mujahidin

Sementara Syahrul Yadi berpesan bahwa tugas dan fungsi NU itu sama dengan Kementerian Agama. NU adalah kepanjangan tangan dari Kanwil dalam berdakwah. Banyak aliran Islam di Indonesia. Paham Aswaja berfungsi menetralisasi semua aliran. Paham Aswaja NU sudah menjadi kultural sejak dulu, dan mulai dikenal secara struktural beberapa tahun ini di Kalbar.

“Kita hadir di pengajian ini ntuk mengejar berkah ulama. Karena pesan Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, ‘Siapa yang mengamalkan Aswaja dan mengurus NU, saya anggap santriku dan kudoakan husnul khotimah’,” kata Kiai Itqan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara KH Marzuki Mustamarmenerangkan secara umum paham Aswaja NU. Menurutnya, sekarang ini ada beberapa paham yang suka menyesatkan kelompok lain dan membid’bahkan amalan sunah orang lain. “Aswaja punya patokan dalam amaliyah, yakni mengikuti mazhab. Itulah argumentasi paham Aswaja.? Setiap tindakan ibadahnya Aswaja NU selalu ada dalilnya.” (Red Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Hadits, PonPes, Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 02 Februari 2018

Mencari Keberkahan Hidup

Khotbah I

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Mencari Keberkahan Hidup (Sumber Gambar : Nu Online)
Mencari Keberkahan Hidup (Sumber Gambar : Nu Online)

Mencari Keberkahan Hidup

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Berkah ini sering kita jadikan tujuan hidup di samping mencari ridho Allah. Keberkahan membuat hidup kita menjadi bahagia. Di pesantren, kita diajarkan yang penting mencari berkah, bukan sekadar kepintarannya. Kalau sekadar pintar saja tetapi tidak berkah maka ilmu tersebut bisa menjadi malapetaka.

Orang tua kita juga memberi pesan agar dalam hidup, yang kita cari adalah berkah. Dan berkah ini tidak selalu berkorelasi dengan banyaknya harta yang kita miliki. Ada sebuah hadits yang sering dijadikan doa, terutama kepada pengantin yang seringkali dijadikan sebuah kutipan dalam undangan pernikahan.

? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Semoga Allah memberi berkah untukmu, memberi bekas atasmu, dan menghimpun yang terserak di antara kalian berdua.” (HR At-Turmudzi)

Dalam kajian ilmu Nahwu kalimat “laka”, itu digunakan untuk hal-hal yang sifatnya menguntungkan atau menyenangkan. Kalau yang tidak enak, menggunakan kata “alaika”. Ternyata, bahasa laka dan alaika digunakan oleh Rasulullah dalam hadits tersebut supaya orang itu mendapat keberkahan baik dari hal yang enak maupun yang tidak enak. Semuanya ada nilai keberkahannya. Bagi sementara orang, keberkahan itu sesuatu yang enak secara fisik saja. Padahal bisa jadi, yang tidak enak itu lah yang sebenarnya menjadi berkah.

Misalnya, setelah menjadi seorang anggota DPR harus masuk penjara. Ini menunjukkan sesuatu yang tampaknya enak, berupa jabatan tinggi yang dihormati banyak orang, ternyata malah membawa bencana. Orang sakit juga bisa mendapat keberkahan karena dengan beristirahat, maka ia memiliki kesempatan untuk mengevaluasi dirinya, momen yang tai a peroleh lantaran kesibukan dirinya. Ini menunjukkan bahwa antara yang menguntungkan dan tidak menguntungkan, sama-sama mendapat peluang mendapat keberkahan.

Bertambahnya sesuatu juga belum tentu membawa kebaikan jika tidak mendekatkan diri kepada Allah. Orang yang tambah umurnya belum tentu lebih berkah, orang yang tampak rezekinya juga belum tentu tambah berkah. Demikian pula, orang yang tambah ilmu juga belum tentu mendapatkan berkah jika ilmu tersebut hanya menjadi kebanggaan diri, bukan untuk diajarkan kepada orang lain atau untuk menambah keimanan kepada Allah.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, Barangsiapa bertambah ilmunya namun tidak bertambah petunjuk yang ia raih, niscaya dia hanya menambah jauh jarak dari Allah

Jadi ilmu tambah bukan berarti semakin dekat dengan Allah. Ini adalah cerminan dari ilmu yang tidak berkah.

Jama’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah,

Berkah itu maknanya kebahagiaan. Orang berbahagia itu sering diukur hanya dari ukuran fisiknya. Benarkah demikian? Dalam pandangan agama, tanda-tanda kebahagiaan tidak selalu yang tampak secara dhahir. Karena tampilan lahiriah sejumlah orang bisa saja seolah bahagia, tapi batin mereka menderita.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. (QS: al-Rum 21)

Sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah adalah Ia menciptakan istri-istri yang dapat menentramkan jiwa dan menciptakan kasih sayang antara keduanya. Kebahagian rumah tangga bukan terletak pada kecantikan istri atau kekayaan suami. Misalnya, apa iya kalau punya istri cantik terus berbahagia. Mungkin iya, tetapi mungkin saja tambah pusing. Belum tentu mendapat kebahagiaan. Betapa banyak pasangan cantik rupawan yang justru berakhir pada perceraian. Bahkan rata-rata penggugat dating dari perempuan. Ini bukti bahwa mereka tidak bahagia. Karena itu, hal yang bersifat dhahir menarik tidak menjamin rasa bahagia. Standar untuk menilai kebahagiaan keluarga tidak dilihat dari harta apa yang dimiliki, tetapi apakah suami istri tersebut memiliki akhlak yang baik. Jika mereka memiliki akhlak yang mulia, insyaallah mereka akan berbahagia.

Keberkahan bisa kita raih dengan senantiasa mendekatkan diri kita kepada Allah subhanahu wata’ala seraya terus menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji, seperti syukur, qana’ah, gemar bersedekah, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain.

Khotbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.  

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ?! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?  ? ? ? ? ? ? ?.



Oleh Ustadz H Syamsul Maarif, Pengurus LDNU


Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Islam, Syariah, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 21 Januari 2018

Santri Al-Muniroh Peroleh Kesempatan Pertukaran Pelajar di Taiwan

Gresik, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Baru-baru ini Pesantren Al-Muniroh Ujungpangkah, Gresik Jawa Timur menerima kunjugan akademis dari Taiwan Shoufu University. 

Rombongan dari Shoufu University yang dipimpin oleh Prof When Sen Huang, Ph.D disambut langsung oleh KH Mahmudi Ambar, pengasuh pesantren di gedung serbaguna Pesantren Al-Muniroh.

Santri Al-Muniroh Peroleh Kesempatan Pertukaran Pelajar di Taiwan (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Al-Muniroh Peroleh Kesempatan Pertukaran Pelajar di Taiwan (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Al-Muniroh Peroleh Kesempatan Pertukaran Pelajar di Taiwan

Kunjungan ini adalah kali kedua dari Shoufu University ke Yayasan Pendidikan Pondok Pesantren (YPPP) Al-Muniroh setelah tahun sebelumnya juga pernah ke Al-Muniroh. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Setelah kunjungan pertama, saya selalu teringat Al-Muniroh dan ingin datang ke sini lagi. Bahkan, hal itu sampai terbawa dalam mimpi saya,” ujar Huang dengan logat mandarinnya yang khas. 

Suasana guyub dan kekeluargaan di Al-Muniroh lah yang telah membuatnya jatuh hati dan ingin berkunjung kembali.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ada beberapa agenda penting dalam kunjungan delegasi dari Shoufu University kali ini. Di antaranya adalah memberikan kesempatan kepada siswa-siswi SMA Al-Muniroh yang berprestasi dan lolos seleksi untuk dapat mengikuti program pertukaran pelajar dengan Shoufu University. 

Selain itu juga ada misi pertukaran budaya antara China dan Indonesia, khususnya kultur Islam Pesantren. 

“Kami sangat tertarik dengan budaya Indonesia, khususnya budaya Islam pesantrennya yang egaliter, toleran dan damai. Secara filosofis ada beberapa kemiripan dengan apa yang juga kami yakini selama ini,” terang Huang.

Tidak ketinggalan, Huang juga memberikan motivasi kepada para santri untuk tetap semangat dalam belajar, tidak pernah putus asa dan serius dalam segala hal. 

Ia juga menekankan bahwa kunci sukses bagi para santri untuk dapat menaklukkan dunia salah satunya adalah dengan penguasaan terhadap bahasa-bahasa asing yang digunakan dalam percaturan global saat ini. 

“Jika di sini sekarang sudah diajarkan Bahasa Arab dan Inggris, maka tidak ada salahnya juga kalau ditambah dengan kemahiran berbahasa Mandarin. Karena bahasa adalah kunci dunia,” pesannya.

Sementara itu, dari pihak Pesantren Al-Muniroh yang diwakili oleh ustadz Kurdi Muhammad, Kepala Madrasah Diniyah Al-Muniroh, dalam pengantarnya menyambut baik kunjungan dan agenda Shoufu University tersebut. Menurutnya, ini adalah kesempatan emas bagi para santri untuk menambah pengetahuan dan pengalamannya tentang dunia internasional, 

“Untuk menjadi umat yang rahmatan lil alamin, santri harus paham dan menguasai globalisasi dan acara semacam ini adalah salah satu pintu masuknya,” katanya. 

Ia juga menambahkan bahwa santri dan seluruh elemen Pesantren Al-Muniroh harus merasa bangga bahwa kini dunia sudah mulai melirik mereka untuk menjadi partner dalam usaha turut memajukan dunia dan mewujudkan perdamaian antarumat manusia. 

“Meskipun tidak secara total dan radikal, saya yakin acara lintas kultural antar negara semacam ini bisa menjadi kompos yang pada gilirannya mampu menyemai benih kemajuan dunia dan perdamaian antar umat manusia,” pungkas ayah dua orang anak ini mengakhiri. 

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

KMNU IPB Bekali Kader Baru Melalui Aswaja Youth Camp

Bogor, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sebagai upaya membekali dan membentengi kader-kader baru angkatan 2016 atau biasa disebut angkatan 53, Ahad (9/10), KMNU IPB kembali menggelar Aswaja Youth Camp ? (AYC). Membekali kader baru KMNU IPB mengenai tiga aspek penting, yaitu Aswaja, NU, dan KMNU itu sendiri merupakan tujuan dari AYC yang merupakan acara pengaderan rutin tahunan.

KMNU IPB Bekali Kader Baru Melalui Aswaja Youth Camp (Sumber Gambar : Nu Online)
KMNU IPB Bekali Kader Baru Melalui Aswaja Youth Camp (Sumber Gambar : Nu Online)

KMNU IPB Bekali Kader Baru Melalui Aswaja Youth Camp

Acara yang dipandu oleh MC Sirojul Abidin dan Nalbas Suny Lazuardy ini dimulai tepat pukul 10 waktu setempat dan bertempat di RK.U 3.01 Fakultas MIPA Institut Pertanian Bogor. Selain dibuka dengan pembacaan tilawah, lagu Indonesia Raya dan Ya Lal Wathon juga turut mengawali acara ini.

Ismatul Hakim, salah satu pembina KMNU IPB dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya mengkaji kitab kuning yang merupakan pustaka Islam yang terjaga keotentikannya. Salah satu asaatidz di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Ihya Dramaga, Ustadz Abdurrahman hadir menyampaikan materi mengenai ilmu fiqih dasar Madzhab Imam Syafi’i. Senada dengan Ismatul Hakim, Ustadz Abdurrahman juga menyampaikan betapa pentingnya belajar kitab kuning kepada guru yang sanadnya tidak terputus hingga Rasulullah SAW.?

Menjelang ishoma, adik-adik kader baru KMNU 53 dihibur oleh seni wayang kulit yang dibawakan oleh Aditya Bayu Anggara dan diiringi oleh tim hadrah IPB. Usai ishoma, peserta disuguhkan video singkat tentang dokumenter KMNU, sejarah NU dll. Materi tentang Aswaja disampaikan oleh Ustadz Khotimi, ? ke-NU-an oleh Ustadz Rizqon dan ke-KMNU-an oleh presidium nasional I KMNU Nasional, Hasan Bisri, yang sebelumnya juga merupakan kader KMNU IPB.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di akhir acara, dilakukan pemilihan ketua angkatan. Pemilihan ketua angkatan penting karena ketua angkatan tidak hanya bertugas satu atau dua tahun tapi selamanya memiliki amanah menjaga kerekatan anggota dalam satu angkatannya. Dua mahasiswa yang berasal dari Departemen Agronomi dan Hortikultura, Abdul Muiz dan Adlinnisa N., terpilih sebagai pasangan ketua angkatan KMNU IPB 53. Semoga di tangan mereka, KMNU IPB 53 –yang juga menamakan diri sebagai Garda Adhikarya– bisa ? lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Selamat meneruskan perjuangan NU lewat KMNU, semoga amanah! (M. Kholili/Kholilah/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah, Hadits, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 14 Januari 2018

Tips Berpuasa Bagi Pasien Diabetes

Sidoarjo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Berpuasa merupakan kewajiban bagi semua umat Muslim di seluruh penjuru dunia. Dengan berpuasa, akan membuat badan menjadi sehat. Namun, bagaimana jika puasa itu dilakukan oleh pasien diabetes atau pasien yang menderita penyakit berat. Tentu hal ini ada cara tersendiri agar pasien ini bisa menunaikan ibadah puasa meski dalam kondisi sakit.

Dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo dr Atik Yuniani mengatakan, puasa adalah cara mengatur pola makanan. Pasien yang ingin berpuasa tidak masalah selama cara mengatur dietnya dengan benar. Dengan berpuasa, seseorang akan menjadi sehat badannya. Karena pola makan dan minumnya dilakukan dengan teratur, baik dan benar.

Tips Berpuasa Bagi Pasien Diabetes (Sumber Gambar : Nu Online)
Tips Berpuasa Bagi Pasien Diabetes (Sumber Gambar : Nu Online)

Tips Berpuasa Bagi Pasien Diabetes

Bagi seseorang yang sedang mengalami sakit, tidak ada masalah untuk menunaikan ibadah puasa. Selama penyakit itu tidak berat. Bagi pasien yang menderita penyakit diabet dan ingin menunaikan ibadah puasa, tentu pola makan dan minum obatnya harus dikontrol terlebih dahulu. Hal ini supaya tidak terjadi gula drop pada pasien saat menunaikan ibadah puasa dan tidak mengganggu stabilitas pasien.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Pasien diabet tidak ada masalah untuk menunaikan ibadah puasa. Karena puasa tidak menggangu, karena manusia mempunyai tenaga serepan, reserve tenaga manusia cukup meski tidak makan," kata dr Atik, Jumat (9/6).

Menurutnya, manusia masih mempunyai simpanan tenaga. Sebenarnya puasa adalah mengindahkan makan. Dari yang biasanya sarapan diubah agak pagi, kemudian makan siang tidak ada dan makan sore sesuai dengan ketentuan yang ada. Kecuali penyakit berat tidak diperbolehkan berpuasa. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Jadwal Kajian, Kajian, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 02 Januari 2018

Doa Makmum yang Sedang Meluruskan Shaf

Shalat berjamaah merupakan ibadah yang sangat penting. Bukan hanya dimensi ketuhanan, ibadah ini juga memiliki dimensi kemanusiaan. Melaksanakan shalat berjamaah berarti kita menuruti perintah Allah, dan berarti kita sedang menggalang persatuan dengan saudara-saudara kita sesama Muslim, karena dengan menghadiri shalat berjamaah baik di masjid maupun mushala, kita memiliki kesempatan untuk bersilaturahim dengan mereka.

Begitu besar perhatian Nabi Muhammad SAW terhadap shalat berjamaah, sampai-sampai beliau menjanjikan pahala lipat 27 kali sebagaimana hadits riwayat Imam Bukhari nomor 618:

Doa Makmum yang Sedang Meluruskan Shaf (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Makmum yang Sedang Meluruskan Shaf (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Makmum yang Sedang Meluruskan Shaf

? ? ? ? ? ? ? ?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Shalat berjamaah melebihi shalat sendirian dengan 27 kali lipat derajat”

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam shalat berjamaah ialah meluruskan shaf. Bagi imam, ia hendaknya mengingatkan jamaah agar meluruskan shaf karena hal tersebut merupakan bentuk kesempurnaan berjamaah.

Syekh Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf al-Nawawi al-Dimasyqi, dalam kitab Al-Adzkâr al-Muntakhabah min Kalâmi Sayyid al-Abrâr (Surabaya: Kharisma, 1998), hal. 54, menyebutkan bahwa bagi makmum yang sedang meluruskan shaf, disunnahkan untuk membaca doa di bawah ini:

? ? ? ? ? ? ?

Allâhumma âtinî afdlala mâ tu’tî ‘ibâdakash shâlihîn

“Ya Allah, berilah padaku apa-apa yang Engkau berikan pada hamba-hamba-Mu yang saleh.”

Dengan membaca doa ini, kita berharap agar Allah memberikan anugerah kepada kita sebagaimana anugerah-anugerah yang Allah berikan kepada orang-orang saleh, di antaranya ialah anugerah keistiqomahan dalam melaksanakan ibadah shalat berjamaah. Semoga kita semua bisa mengamalkan doa ini dan memperoleh manfaat darinya. ?Amin. Wallahu a’lam bi shawab. (Muhammad Ibnu Sahroji)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Pendidikan Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 24 Desember 2017

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Musim hujan dan tingginya pasang air laut yang diperkirakan akibat pemanasan global telah membuat banyak warga yang tinggal di pantai. Para penduduk yang tinggal di Kamal Muara selama dua minggu ini terpaksa hidup ditengah-tengah banjir.

Untuk membantu meringankan penderitaan warga Kamal Muara, khususnya di RW 01 dan RW 04 Kamal Pelelangan, Lazis NU mengirimkan bantuan sembako yang terdiri dari 56 dus indomie, 105 dus aqua, 90 potong sarung dan 4 kardus susu bayi.

Bantuan tersebut diterima oleh Takmir Masjid Al Huda Sahlani pada Sabtu siang (8/12). “Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh NU,” katanya.

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara (Sumber Gambar : Nu Online)
Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara (Sumber Gambar : Nu Online)

Lazis NU Santuni Korban Banjir di Kamal Muara

Sumbangan sebanyak satu truk tersebut ditempatkan di Masjid Al Huda yang selanjutnya akan dibagi-bagikan kepada warga yang masing kebanjiran. Warga juga sudah mendapatkan pengobatan gratis dari sebuah partai, namun belum ada respon yang memadai dari pemerintah.

Dikatakan oleh Rais Ranting NU Kamal Muara ini bahwa  banjir sebenarnya merupakan hal yang sering terjadi saat air laut pasang, namun kali ini merupakan banjir tertinggi yang dialaminya sejak tahun 1975 ketika ia mulai menetap disana.

“Kami harap pemerintah segera membuat tanggul-tanggul agar air laut tidak masuk karena tanggul yang ada sudah banyak yang rusak,” harapnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saat banjir, biasanya warga mengungsi ke Masjid, namun kali ini masjid pun ikut banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa sehingga warga terpaksa kembali mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. SMP terpaksa diliburkan untuk digunakan sebagai tempat pengungsian sementara gedung SD dan Madrasah libur tiga hari karena kebanjiran.

Di daerah-daerah yang lebih rendah, banjir masih setinggi lutut, namun untuk lokasi yang lebih tinggi banjir hanya tinggal di jalanan dan tidak masuk dalam rumah. Warga juga sudah pulang ke rumahnya masing-masing dan beraktifitas seperti biasanya. (mkf)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Pemurnian Aqidah, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 04 Desember 2017

Seperti Sunan Kudus, PCNU Kudus Qurban Kerbau

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Berbeda dengan daerah lain, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kudus Jawa Tengah tidak memotong sapi, melainkan kerbau. Tradisi ini dilakukan sejak Sunan Kudus menyebarkan agama Islam di daerah setempat dalam rangka menghormati kepercayaan masyarakat setempat.

Seperti Sunan Kudus, PCNU Kudus Qurban Kerbau (Sumber Gambar : Nu Online)
Seperti Sunan Kudus, PCNU Kudus Qurban Kerbau (Sumber Gambar : Nu Online)

Seperti Sunan Kudus, PCNU Kudus Qurban Kerbau

Hari Tasyrik kedua, Selasa (7/10) kemarin, PCNU Kabupaten Kudus mengadakan penyembelihan 3 ekor kerbau ditambah 5 ekor kambing. Kegiatan qurban dibuka oleh Mustasyar PCNU yang juga Wakil Bupati Kudus H Abdul Hamid di halaman Kantor NU setempat pukul 06.00 wib

Ketua Panitia KH Syahroni mengatakan jumlah hewan qurban tersebut berasal dari para mudhohi yang terdiri dari individu pengurus NU, pejabat pemerintahan kabupaten Kudus, perusahaan dan lembaga pendidikan di lingkungan Maarif NU.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Hewan qurban itu didistribusikan langsung kepada masyarakat melalui 9 Majlis Wakil Cabang se kabupaten Kudus. Sebagiannya lagi diberikan untuk warga di sekitar kantor PCNU ini dan panti asuhan,"katanya kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia menilai pelaksanaan qurban telah menjadi simbol kepeduliaan dan kesadaran dalam berbagi diantara sesama. Dibanding tahun tahun sebelumnya, penyembelihan hewan qurban di lingkungan masyarakat mengalami peningkatan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Ini membuktikan kesadaran dan kepedulian sosial serta ekonomi masyarakat juga meningkat," tandas Syahroni.

Kegiatan Qurban yang ditangani Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKKNU) dan Lembaga Amil Zakat, Infak dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) ini, harap dia, akan menambah syiar Islam serta memperkuat ideologi Ahlussunnah Waljamaah di lingkungan warga terutama nahdliyin.

"Semoga tahun depan bisa bertambah miningkat baik dari kuantitas maupun kualitas qurbannya,"kata Syahroni.

Wakil Ketua PCNU Kudus H.Sanusi Emha mengatakan Nahdlatul Ulama pada momentum idul adha ini mendorong masyarakat untuk selalu peduli terutama pada kaum dhuafa. Upaya ini, ujar dia, dengan menyentuh para aghniya untuk berpartisipasi qurban melalui PCNU Kudus.

"Berqurban merupakan manifestasi kebaikan di dunia dan di akhirat serta bukti cinta seraya mendekatkan diri kepada Allah SWT,"tandasnya.

Berbarengan kegiatan tersebut, LAZISNU Kudus juga mengadakan donor darah di Aula kantor NU sebagai bagian rangkaian acara qurban. (Qomarul Adib/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Cerita, Doa, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 27 November 2017

Jihad Pagi NU Pringsewu Bahas Abu Lahab Sang Provokator

Pringsewu, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Kajian Tafsir Al-Qur’an pada Ngaji Ahad Pagi atau Jihad Pagi di Gedung PCNU Pringsewu, Lampung, sudah memasuki pembahasan Surat al-Lahab. Kajian mingguan yang dilaksanakan untuk umum mulai dari pukul 06.00 sampai pukul 07.00 ini selalu diasuh oleh Mustasyar PCNU Kabupaten Pringsewu H. Sujadi.

Dengan referensi Tafsir Jalalain dan beberapa referensi kitab lainnya, ustadz penghafal Al-Qur’an ini memberikan penjelasan tentang asbabun nuzul atau sebab diturunkannya surat yang didalamnya menceritakan orang yang suka memprovokasi dan menghalangi perjuangan Nabi Muhammad dalam mensyiarkan Islam di Kota Makkah.

Jihad Pagi NU Pringsewu Bahas Abu Lahab Sang Provokator (Sumber Gambar : Nu Online)
Jihad Pagi NU Pringsewu Bahas Abu Lahab Sang Provokator (Sumber Gambar : Nu Online)

Jihad Pagi NU Pringsewu Bahas Abu Lahab Sang Provokator

Menurutnya, dalam Surat al-Lahab ini dikisahkan bagaimana paman Nabi sendiri yang bernama Abu Lahab menentang ajaran Islam yang dibawa keponakannya. Abu Lahab atau bernama asli Abdul Uzza bin Abdul Mutholib tak sendirian, istrinya pun yang bernama Ummu Jamilah juga memprovokasi kaum Quraisy untuk menentang syiar Islam tersebut.

Abah Sujadi, begitu ia piasa disapa, mengatakan bahwa dalam setiap perjuangan akan selalu ada saja orang yang menghalangi, memprovokasi, dan mengajak orang lain untuk menyerang perjuangan yang sedang dilakukan. "Maka itu ada istilah musuh dalam selimut seperti perjuangan Nabi yang ditentang oleh pamannya sendiri, yaitu Abu Lahab," katanya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Namun, Abah Sujadi yang merupakan alumni Pesantren Quran Kalibeber Jawa Tengah ini menyampaikan bahwa optimisme harus terus ditanamkan dalam hati untuk terus melakukan perjuangan. "Allah melindungi orang-orang yang benar-benar berjuang di jalan-Nya," tegasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurutnya, setiap perjuangan menegakkan agama Islam pasti melalui medan yang penuh tantangan. Adalah sunnatullah sesuatu diciptakan oleh Allah berlawan-lawanan. Ada pahala ada siksa, ada yang setuju ada yang menyerang dan merongrong, dan seterusnya.

"Namun siapa saja yang menentang risalah Allah, mereka tidak akan berhasil dan akan rusak segala sesuatu yang diusahakannya di dunia," katanya.

Jamaah tampak antusias mengikuti kajian tafsir ini. Salah satunya adalah Mustangin yang berasal dari Kecamatan Banyumas. Menurutnya Kajian Tafsir yang diasuh oleh H. Sujadi sangat penting sekali untuk lebih memahami ayat Al-Qur’an sehingga tidak seenaknya sendiri menafsirkannya.

"Zaman sekarang banyak sekali orang yang menafsirkan sendiri melalui Al-Qur’an terjemahan dengan modal keilmuan yang minim. Padahal menafsirkan Al-Qur’an membutuhkan kemampuan berbagai disiplin keilmuan," katanya.

Menurutnya H. Sujadi merupakan sosok yang memiliki kemampuan tersebut. Selain hafidz Al-Qur’an dan alumni pesantren Al-Qur’an, silsilah keilmuannya juga jelas. "Pringsewu bangga memiliki ulama seperti beliau yang Istiqomah dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat dan umat," pungkasnya. (Muhammad Faizin/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Syariah, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 01 November 2017

Perguruan Tinggi NU dan KPK Bahas Program Pendidikan Anti-Korupsi

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membahas program pendidikan anti-korupsi di lantai 5 Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (11/8) siang.

Menurut Sekretaris LPTNU Lukmanul Khakim, salah satu yang dibahas pada pertemuan pertama ini adalah agenda untuk memberikan pendidikan anti-korupsi bagi seluruh civitas akademika yang bernaung di bawah lembaga pendidikan tinggi NU.

Perguruan Tinggi NU dan KPK Bahas Program Pendidikan Anti-Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)
Perguruan Tinggi NU dan KPK Bahas Program Pendidikan Anti-Korupsi (Sumber Gambar : Nu Online)

Perguruan Tinggi NU dan KPK Bahas Program Pendidikan Anti-Korupsi

"Jadi agenda ke depan, pendidikan anti-korupsi akan kita tanamkan, baik itu melalui kurikulum maupun nanti ada beberapa tema yang sifatnya bisa disampaikan melalui pelatihan, ada games (juga)," katanya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurutnya, program pendidikan anti-korupsi ini sangat penting untuk mahasiswa sebagai kawah candra di muka. "Pengkaderan bagi pemimpin-pemimpin republik ini mulainya dari kampus," katanya.

Mahasiswa yang akan keluar dari kampus dibekali terlebih dulu agar memiliki mental yang kuat dan berintegeritas. Dengan adanya program pendidikan anti-korupsi, mahasiswa selain mendapatkan kompetensi yang didapat dari kampus juga mendapatkan integritas. Hal itu juga diharapkan bisa diterapkan ke berbagai profesi yang digelutinya usai lulus kuliah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Ketika mereka nanti keluar dan sudah mendapatkan pendidikan anti-korupsi ini, harapan kami, integritas itu terus dijaga. Jadi perpaduan antara kualitas dan integritas melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang kuat, yang maju dan berintegeritas," terangnya.

Setelah pertemuan ini, menurutnya, akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas teknis program kerja sama pendidikan anti-korupsi ini. (Husni Sahal/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Olahraga, News Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 30 September 2017

Mustasyar PBNU Terangkan Makna Barokah

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengajian rutin Tafsir Al-Qur’an yang diasuh Mustasyar PBNU KH Sya’roni di Masjid Al Aqsha Menara Kudus, Jumat (30/5) pagi, mengkaji? surat Al-Mulk ayat 1. Dalam pengajian yang dimulai waktu fajar ini, KH Sya’roni menerangkan tentang makna barokah.

Diterangkan, tabarukan atau biasa disebut barokah mempunyai makna penambahan kebagusan dari Allah (ziyadatul khair). Artinya, setiap waktu semakin bertambah baik.

Mustasyar PBNU Terangkan Makna Barokah (Sumber Gambar : Nu Online)
Mustasyar PBNU Terangkan Makna Barokah (Sumber Gambar : Nu Online)

Mustasyar PBNU Terangkan Makna Barokah

“Nabi Muhammad, sebagaimana diterangkan dalam hadits Bukhari, pada waktu? mendoakan bayi selalu dengan barokah . Bunyi doanya barakallahu haadzal walad (Ya Allah semoga bayi ini diberi barokah). Ini artinya supaya semakin besar akan semakin bertambah baik,” jelas KH Sya’roni seraya mencontohkan acara walimatut tasmiyah (pemberian nama) bayi yang menjadi tradisi masyarakat Muslim.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih lanjut Ulama Kharismatik Kudus ini menjelaskan, meminta (doa) barokah juga merupakan tindakan (sunnah) yang dilakukan Nabi Muhammad. Pada waktu? disowani sahabat Umar yang pamitan hendak menunaikan umrah,? Nabi meminta supaya didoakan di tanah suci Makkah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Padahal Nabi itu sosok yang paling mulia di dunia, kok masih minta didoakan sahabat Umar,ini pelajaran yang luar biasa bagi kita ummat. Makanya orang tua setiap ada yang menunaikan ibadah haji selalu datang mengikuti untuk didoakan di Makkah,” tuturnya.

Barokah , kata mbah Sya’roni melanjutkan keterangan ayat Al-Mulk, terkadang ada yang memaknai Maha Suci. Artinya, semua alam ini adalah kekuasaannya Allah karena selaku sang pencipta. “Allah mau membuat apapun pasti kuasa termasuk kematian makhluknya,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, KH Sya’roni juga menerangkan tentang wasilah. Dijelaskan, wasilah itu mempunyai arti tiga yakni tempat terhormat di surga, suatu amal untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan meminta kepada Allah dengan perantara melalui Nabi atau orang shalih.

“Sahabat Bilal sering ke makam Rasulullah berdoa meminta hujan karena kondisi bangsa yang kekeringan. Hal ini meminta kepada Allah melalui perantara (wasilah) Nabi atau orang-orang baik,” tuturnya.

Mbah Sya’roni juga mengingatkan jamaah supaya pandai menggunakan kesempatan waktu untuk berbuat kebaikan seperti shalat, i’tikaf di masjid, membaca Al-Qur’an, mendengarkan pengajian, bersedekah, dan amalan baik lainnya.

“Setiap saat jangan sampai mengosongkan amal . Paling tidak ketika diam membaca istighfar, berdzikir dan bertasbih,” ajaknya.

Pengajian rutin berlangsung setiap Jumat fajar dan diikuti ribuan jamaah dari Kudus dan daerah sekitarnya. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Halaqoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 24 Juli 2017

Dari Ulama Kharismatik Ini, Seperdua Penduduk Sulsel Berdarah NU

Nahdlatul Ulama (NU) sebagai jam’iyah sekaligus gerakan diniyah islamiyah dan ijtim?’iyah (keagamaan dan sosial kemasyarakatan), telah ada jauh sebelum negara ini merdeka. Bahkan dari segi ajarannya, benih-benih kelahiran NU muncul bersamaan dengan didakwahkan Islam oleh Nabi SAW, para sahabat tabiin yang dengan sendirinya terbentuk komunitas Ahlus Sunnah Wal Jamaah (Aswaja) 

Ajaran Aswaja masuk ke wilayah Nusantara sejak abad 7 M, dan berkembang abad ke 13 melalui dakwah para Walisongo. Termasuk Islam di Sulawesi Selatan pada abad itu didakwahkan oleh ulama Aswaja, Sayyid Jamaluddin al-Akbar di Tosora, wilayah Bugis Wajo, dan Tiga Datuk Aswaja di Wilayah Makassar pada abad 16.

Pada tahun 1930, KH Ahmad Bone bersama Andi Mappanyukki dan ulama sejawatnya, pertama kali membentuk organisasi Rabitatul Ulama (RU). Organisasi ini sejalan dengan paham NU. Kemudian atas prakarasa kedua ulama tersebut bersama KH Muhammad Ramli, KH Sayyid Jamaluddin Assegaf Puang Ramma, KH Saifuddin, Mansyur Daeng Limpo dan beberapa ulama selainnya, menjadikan RU sebagai Nahdlatul Ulama pada tanggal 8 April 1950, atas restu KH Wahid Hasyim yang saat itu sebagai Ketua PBNU. 

Dari Ulama Kharismatik Ini, Seperdua Penduduk Sulsel Berdarah NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Dari Ulama Kharismatik Ini, Seperdua Penduduk Sulsel Berdarah NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Dari Ulama Kharismatik Ini, Seperdua Penduduk Sulsel Berdarah NU



Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw



KH Ahmad Bone (wafat 12 pebruari 1972 dalam usia 102 tahun), terpilih sebagai Ketua NU pertama di Sulawesi Selatan. Beliau pada masanya memusatkan pengajian Aswaja dan merekrut jamaah NU di daerah Bugis bersama Andi Mappayukki. KH Muhammad Ramli bersama Andi Jemma memusatkan dakwah Aswaja di daerah Luwu. Puang Ramma sebagai wakil Ketua NU di zaman itu, memusatkan dakwah di Kabupaten Gowa dan Makassar.

Puang Ramma sejak tahun 1961 sebagai Qadhi Gowa, yang sebelumnya yakni 1956-1959 bersama K Muh Ramli mewakili NU sebagai Dewan Konstituante di Bandung. Saat menjalankan tugasnya sebagai anggota dewan, KH Muh Ramli wafat pada 3 Februari 1958 di Bandung, dan dimakamkan di Pemakaman Arab, Bontoala, Makassar. Sepeninggal ulama NU ini, Puang Ramma tetap di dewan dan menjalankan tugas sampai akhir periode, selanjutnya Puang Ramma mewakili NU di DPRD Sulawesi Selatan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sejak Muktamar NU ke-27 Situbondo, yang menetapkan bahwa NU kembali ke khittah 1926, Puang Ramma, tidak lagi menjadi anggota dewan, namun tetap berkonsentrasi pada pengkhidmatan NU, sampai akhirnya Puang Ramma dipercaya menjadi Wakil Ketua NU Sulsel tahun 1977-1982, selanjutnya menjabat mustasyar PWNU Sulawesi Selatan sampai akhir hayatnya.

Memasuki tahun 1982, AGH Sanusi Baco sebagai Rais Syuriah NU Sulawesi Selatan, lebih aktif mengembangkan sayap NU di daerah ini, di dampingi Ketua Tanfizdiyah, KH Abddurrahman B (1982-1987), KH Abd Rahman K (1987-2002), H Harifuddin Cawidu (2002-2005), KH Zein Irwanto (2006-2013) dan Prof. Dr. H.Iskandar Idy (2013-sekarang).

Struktur kepengurusan NU di Sulawesi Selatan, pada awal terbentuknya sampai sekarang mencerminkan konfigurasi sosial masyarakat Bugis-Makasar, dengan empat pilarnya, yakni to panrita (ulama), to sugi (pengusaha), to acca (cendekiawan), to warani (kaum bangsawan dan anak muda). Keempat pilar ini dihimpun dalam jajaran pengurus dan karena kekuataan massa yang dimilikinya. 

Database PCNU yang tersebar di Sulawesi Selatan dalam struktur kepengurusan mulai dari Mustasyar, Syuriyah, A’wan dan Tanfidziyah rata-rata 50 orang dikali 24 Kabupaten/Kota sebanyak 1.200, ditambah perangkat banom, dan lembaga sampai ke tingkat Kecamatan (MWC) dan desa/kelurahan (Ranting) yang aktif berkisar 3.600 orang diakumulasi dengan jamaah Nahdliyyin di akar rumput dua kali lipat, yakni 7.200 orang kali 24 kabupaten/Kota sebanyak 288.000. Ini belum termasuk pengurus di tingkat wilayah PWNU Sulawesi Selatan lengkap dengan perangkatnya sebanyak 552, sehingga secara totalitas tercatat 288.552 orang.

Database perguruan tinggi NU di bawah naungan Yayasan Al-Gazali, civitas UIM dan mahasiswanya 12.015.  STAI al-Gazali Watampone, 414. STAI Al-Gazali Soppeng, 331. STAI Al-Gazali Barru, 299. STAI Al-Gazali Bulukumba, 382, semuanya berjumlah 13.441.  Jumlah sekolah/madrasah/pesantren Maarif NU di Sulawesi Selatan dengan jumlah 102 unit, lengkap dengan data guru dan peserta didik mencapai angka 899.000. Ini belum dihitung jumlah alumninya dan termasuk alumni Perguruan Tinggi NU 13.441 dengan taksiran rendah dua kali lipat, mencapai 1.824.882.

Database GP Ansor tahun 2016 mencapai angka 1.600-an termasuk anggota Banser. Data tersebut jika digabungkan dengan jumlah pemuda NU yang beraktivitas di IPNU/IPNNU, Fatayat, PMII, LSM GMNU dan NGO NU tercatat 1.115.788.

Dengan demikian, kisaran jumlah jamaah Nahdliyin di Sulawesi Selatan saat ini, berada pada angka 3.339.222, atau hampir mencapai seperdua dari jumlah penduduk Sulawesi Selatan.

Mahmud Suyuti, Sekretaris LP Ma’arif Nahdlatul Ulama Sulawesi Selatan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 09 Juli 2017

KB Seharusnya Dilakukan Laki-laki, Bukan Perempuan

Oleh Muhammad Ishom

Program Keluarga Berencana (KB) tidak hanya cocok untuk mengatur jarak kelahiran anak bagi pasangan suami istri (pasutri) yang sudah dikaruniai anak, tetapi juga efektif untuk mencegah kehamilan bagi pasangan baru yang karena alasan tertentu menunda punya anak. Setidaknya inilah pengalaman saya dalam berumah tangga bersama istri saya sejak kami menikah pada tahun 1991, atau tepatnya sejak 26 tahun lalu. 

Waktu itu di bulan September 1991 kami sepakat menikah secara resmi di depan naib dan dihadiri banyak tamu. Tetapi sebelum akad pernikahan berlangsung, saya telah menyepakati permintaan istri saya untuk tidak segera punya anak dan menunggu hingga kuliah selesai. Alasannya adalah saat itu ia baru berumur 19 tahun dan duduk di semester 2 di bangku kuliah. Ia tidak ingin kuliahnya terhenti hanya karena sudah berstatus menjadi seorang ibu.

KB Seharusnya Dilakukan Laki-laki, Bukan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)
KB Seharusnya Dilakukan Laki-laki, Bukan Perempuan (Sumber Gambar : Nu Online)

KB Seharusnya Dilakukan Laki-laki, Bukan Perempuan

Keputusan saya memenuhi permintaan istri saya untuk punya anak setelah kuliah selesai didorong oleh kesadaran saya bahwa jangan sampai gara-gara menikah di usia muda, istri saya kehilangan kesempatan untuk menyelesaikan pendidikan tingginya. Bukankah seorang istri akan bertindak sebagai ibu sekaligus pendidik pertama bagi anak-anak dalam keluarga? Artinya niat baik seorang istri untuk menyelesaikan pendidikan tinggi harus diapresiasi dan didukung penuh oleh suami. 

Pernikahan Muda

Usia 19 tahun menikah bagi perempuan memang tergolong muda. Dan inilah yang disebut pernikahan muda yang oleh Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) pada tahun 2017 di Cirebon direkomendasikan agar batas minimal usia pernikahan bagi perempuan adalah 18 tahun dari semula 16 tahun sebagaimana ketetapan dalam UU No 1 tahun 1974, Tentang Perkawinan. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Banyak pihak skeptis dengan masa depan pernikahan muda karena banyak fakta menunjukkan, antara lain, pernikahan di usia ini rawan perceraian karena masing-masing pihak dari pasutri belum cukup matang terutama secara mental untuk berumah tangga. Tetapi dalam pandangan saya, pernikahan muda bagi perempuan itu baik, terutama dari sudut pandang sosial dan agama, asal dalam konteks sekarang usia minimal adalah 18 tahun sebagaimana rekomendasi KUPI di atas. Hal yang mungkin kurang baik dari perkawinan muda adalah punya anak dini karena hal ini bisa sangat merepotkan perempuan. 

Dalam kasus perkawinan saya dengan istri, usia saya waktu itu sudah 28 tahun. Dari segi usia, saya sudah siap punya anak dan saya sudah bekerja jauh sebelum saya lulus kuliah. Tapi tidak demikian bagi istri saya. Oleh karena itu kesanggupan saya untuk tidak membuatnya punya anak hingga kuliah selesai membawa konsekuensi untuk melakukan program KB guna mencegah kehamilan pada istri saya. 

KB Laki-laki

Usaha mencegah kehamilan pada istri saya tidak bisa kami hindarkan. Memang, seseorang tidak harus segera punya anak setelah menikah. Menurut saya, memiliki anak akan lebih maslahah bagi semua pihak ketika suami istri telah siap baik secara material maupun spiritual. Tetapi soal menikahnya sendiri bisa lebih awal demi menjaga farji (alat kelamin) dan pandangan mata bagi laki-laki maupun perempuan. Kedua hal ini sangat ditekankan di dalam Al-Qur’an. (Q.S. An-Nuur: 30-31 dan Al-Mu’minuun: 1-5). 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Hal yang kami lakukan untuk menunda punya anak adalah dengan ber-KB. Tetapi sejak awal pernikahan kami, saya menolak KB perempuan. Bagi saya, KB seharusnya dilakukan oleh laki-laki. Alasannya adalah yang memiliki sperma itu mereka. Sperma inilah yang menjadikan perempuan hamil. Jika yang menghamili itu laki-laki, kenapa mesti perempuan yang diobok-obok dengan dipasangi spiral, atau dengan disuntik. Atau pula dengan disuruh menelan pil KB setiap hari. Bukankah ini pengkambing hitaman? Bukankah ini ketidak adilan? Bukankan ini hanya menambah beban perempuan? 

KB perempuan memang tidak bisa masuk di akal saya. KB seharusnya dilakukan oleh laki-laki sebagaimana sebelum berkembang majunya teknologi. Teknologi ternyata bias gender juga karena ia lebih banyak dikendalaikan oleh laki-laki. Di zaman Rasulullah SAW, KB telah dipraktikkan para sahabat dengan metode ‘azl (coitus interruptus), yang dalam bahasa Indonesia disebut “senggama terputus”. Metode ini tidak dilarang oleh Rasulullah SAW. Dan saya mengikuti cara ini sejak saya menikah hingga sekarang ini di tahun 2018.

Alhamdulillah, dengan pertolongan Allah SWT kami dikaruniai anak pertama pada tahun 1997 ketika istri saya sudah menyelesaikan studinya. Saat itu usianya genap 25 tahun – usia yang sangat ideal untuk melahirkan pertama kali dalam pandangan ilmu kedokteran kontemporer. Di saat wisuda, istri saya menunjukkan rasa syukur dan kebahagiaan tersendiri yang mendalam karena mendapatkan tiga kebahagiaan sekaligus.

Ketiga kebahagiaan itu adalah pertama, bahagia karena telah mendapatkan ijab sah dengan memiliki seorang suami. Kedua, bahagia karena telah mendapatkan momongan - seorang bayi laki-laki. Ketiga, bahagia karena telah mendapatkan ijazah yang memungkinkannya menjadi seorang guru profesional di kemudian hari. Kini kami telah dikaruniai 2 anak laki-laki yang cakep-cakep dan insya Allah saleh-saleh. Semoga, amin!

 

Penulis adalah dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Humor Islam, Kyai, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 21 Mei 2017

Soal Palestina, PBNU Minta Pemerintah Gunakan Politik Bebas-Aktif

Hong Kong, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyampaikan duka mendalam atas konflik yang terjadi di Jerussalem. Kiai Said mendorong pemerintah untuk mengambil langkah-langkah politik dalam rangka meredam konflik dan memulihkan hak-hak sipil warga Palestina.

Demikian Kiai Said mengawali taushiyah halal bihalal dengan warga Muslim dan nahdliyyin Hongkong di aula BNI Hong Kong, Ahad (30/7).

Soal Palestina, PBNU Minta Pemerintah Gunakan Politik Bebas-Aktif (Sumber Gambar : Nu Online)
Soal Palestina, PBNU Minta Pemerintah Gunakan Politik Bebas-Aktif (Sumber Gambar : Nu Online)

Soal Palestina, PBNU Minta Pemerintah Gunakan Politik Bebas-Aktif

Kiai Said menyayangkan gesekan yang menyebabkan beberapa orang terluka dan memicu konflik di beberapa kawasan.

"Mengenai insiden di kawasan Al-Aqsha Jerussalem, PBNU telah meminta Pemerintah Indonesia untuk bersikap dalam kapasitasnya di politik internasional,” kata Kiai Said yang tengah membahas Islam Nusantara dalam konteks politik global.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pengasuh Pesantren Ats-Tsaqafah Ciganjur ini juga mendukung upaya warga Palestina untuk mendapatkan hak-hak sipilnya. Menurutnya, kebebasan menjalankan ibadah dan kebebasan berkeyakinan merupakan bagian dari hak-hak sipil yang disepakati warga dunia.

“PBNU memberi dukungan kepada Muslim Palestina untuk mendapatkan hak dan kebebasan beribadah di kawasan Al-Aqsha, semoga menjadi pertimbangan oleh pemerintah Israel. Syukur sekarang suhu politik sudah mereda," jelas Kiai Said. (Red Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Budaya Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 10 Mei 2017

Presiden Segera Resmikan Hari Santri Nasional

Malang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu dekat ini akan meresmikan Hari Santri Nasional yang digagas KH Thoriq Bin Ziyad beberapa waktu lalu, di Pondok Pesantren Babussalam, Pagelaran, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Presiden Segera Resmikan Hari Santri Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)
Presiden Segera Resmikan Hari Santri Nasional (Sumber Gambar : Nu Online)

Presiden Segera Resmikan Hari Santri Nasional

"Saat ini gagasan peringatan Hari Santri Nasional itu sedang dibahas di Kementerian Agama (Kemenag). Kalau sudah selesai pasti segera kami umumkan kepada masyarakat luas dan kami resmikan," kata Presiden Jokowi di Balai Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang di Malang, Kamis.

Presiden mengatakan target penyelesaian pembahasan dan peresmiannya dilakukan pada 2015.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Secepatnya dan sebisa mungkin tahun ini peringatan Hari Santri Nasional sudah diresmikan," ujarnya.?

Pada kesempatan kunjungannya ke Desa Asrikaton, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Presiden Jokowi menyerahkan tiga kartu sakti, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Indonesia Sehat (KIS), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) kepada 872 kepala keluarga (KK) dari 4.228 jiwa penerima tiga kartu sakti di desa tersebut.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu, Presiden Jokowi juga membagikan kartu Asistensi Sosial untuk Penyandang Disabilitas Berat bagi 13 orang. (antara/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Meme Islam Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 20 April 2017

KH Sholihin Pasinan Wetan, Kiai Sumur yang Gemar Manaqiban

Mojokerto, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Kehidupan masyarakat Dusun Pasinan Wetan, Desa Kupang Jetis, Mojokerto, Jawa Timur yang menjadi guyub (akrab, bersahabat) tidak lepas dari peran kiai sepuh yang senantiasa memberikan arahan serta mengayomi. Sosok KH Sholihin, mampu memberikan warna baru di kalangan masyarakat Dusun Pasinan. Pribadinya yang bersahaja dan supel menjadikannya mudah menempatkan diri dengan berbagai lapisan masyarakat.

KH Sholihin adalah putra dari pasangan Abdul Hadi dan Nur Jannah. Ia dilahirkan pada 2 September 1958. Masa mudanya dihabiskan untuk menuntut ilmu agama kepada KH Abu Hasan Hamzah di Sidoarjo.

Ada hal unik semasa nyantri; ia tidak mondok layaknya santri pada umumnya, akan tetapi datang secara langsung kepada KH Abu Hasan Hamzah di rumahnya. Ia berangkat dari Jetis, Mojokerto menuju Ngelom Sepanjang, Sidoarjo menggunakan sepeda pancal. Jarak yang jauh dan di tengah keterbatasan, tidaklah mengendurkan semangatnya dalam menuntut ilmu.

KH Sholihin Pasinan Wetan, Kiai Sumur yang Gemar Manaqiban (Sumber Gambar : Nu Online)
KH Sholihin Pasinan Wetan, Kiai Sumur yang Gemar Manaqiban (Sumber Gambar : Nu Online)

KH Sholihin Pasinan Wetan, Kiai Sumur yang Gemar Manaqiban

Ilmu yang diberikan oleh KH Abu Hasan Hamzah tidak seperti yang diberikan kepada santri lainnya. Kiai Sholihin diwarisi ilmu hikmah. Ilmu hikmah menuntut pengamalnya berpuasa sambil mengamalkan wirid. Hal demikian dilakukan oleh KH Sholihin hingga KH Abu Hasan Hamzah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa sekitar tahun 1993.

Karena keluwesan ilmunya, masyarakat setempat menyebut KH Sholihin dengan julukan Kiai Sumur. Tidak hanya mahir dalam bidang ilmu hikmah dan agama, akan tetapi ilmu politik dan kepemimpinan juga ia kuasai.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sepanjang hidupnya ia dedikasikan untuk Nahdlatul Ulama (NU). KH Sholihin aktif dan berperan penting dalam organisasi NU sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Mojokerto 2005-2015; kemudian Rais Syuriyah tahun 2015 sampai sekarang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Adanya dorongan rasa cinta dan peduli kepada generasi penerus NU, membuatnya memilih mendirikan pendidikan TPQ dan MDTA Al-Furqon pada tahun 1995. Kedua tempat pendidikan itu dia jadikan  ajang mensyiarkan agama kepada para siswa usiak kanak-kanak hingga remaja.

Seiring pejalanan waktu, jumlah santri pun semakin banyak. Kiai Sholihin mengajar seusai shalat subuh. Sementara waktu mengajar setelah shalat ashar dan maghrib ia dibantu oleh Ustadz Abdul Wahib.

Pada tahun 1997, ia memanggil seorang guru dari luar daerah yaitu Ustadz Bahrul Ulum yang berasal dari Kecamatan Kutorejo. Penambahan tenaga pendidik menyebabkan lembaga pendidikan Al-Furqon berjalan pesat. Pendidikan yang diajarkan meliputi pembelajaran Al-Quran hingga kitab kuning klasik.       

Berkat ketekunan dalam mendidik santrinya, banyak bermunculan kader pemuda militan.

"Jika sejak dini sudah ditanamkan pendidikan agama pada hati mereka, meski anak itu (terlihat) nakal, niscaya pasti akan kembali baik lagi," terang KH Sholihin di kediamannya, Selasa (25/12).

Biasakan Manaqib

Di balik kiprahnya di NU dan masyarakat, ada sisi yang menarik dari sosok KH Sholihin. Ia merupakan sosok yang gemar melakukan istighotsah dan manaqib. Salah satu amaliyah yang terus diamalkan KH Sholihin yaitu membaca Manaqib Syekh Abdul Qodir Al-Jailani.

Manaqib ini rutin dilaksanakan bersama warga kampung. Sering pula ada teman bahkan orang yang tidak dikenalnya berkeinginan mengadakan manakib di rumah nereka dengan syarat KH Sholihin yang memimpin.

Kiai Sholihin sangat memperhatikan betul jamuan yang akan dihidangkan kepada tamu.

"Penyuguhan itu dalam rangka memuliakan tamu karena memuliakan tamu termasuk salah satu tanda dari kesempurnaan keimanan. Mengajak orang dalam hal kebaikan itu sulit," ujar Kiai Sholihin.

Ia pun sering menyisihkan sebagian harta pribadi untuk berjuang mengajak orang dalam kebaikan. Dakwah yang ia jalankan dengan cara yang halus sehingga bisa diterima dengan baik oleh berbagai kalangan.

Kiai Sholihin sering berkata, keistimewaan membaca manaqib memiliki berkah yang sangat luar biasa.

"Para wali merupakan hamba-hamba yang shaleh, dekat dengan Allah, dan dipilih oleh Allah sendiri. Karena mereka adalah hamba-hamba pilihan Allah maka sudah sewajarnya jika kita mencintai mereka," kata Kiai Shlihin.

Dengan membaca manaqib, seseorang mengetahui keshalehan dan kebaikan wali. Hal ini tentunya akan menambah kecintaan kita. (Nuruddin/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw News, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 06 April 2017

Jelang HSN, IKA PMII Bondowoso Gelar Liga Santri

Bondowoso, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional Pengurus Cabang (PC) Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Bondowoso Gelar Sepak Bola Liga Santri. Kegiatan sepakbola ini diadakan untuk memperebutkan trofi dan uang pembinaan dari Ketua DPRD Kabupaten Bondowoso.

Peserta kegiatan ini diikuti 16 kesebelasan dari pondok pesantren dari tingkat SMK, MA dan SMA yang dilaksanakan pada 10-20 Oktober 2017 di Stadion Magenda Kabupaten Bondowoso.

Jelang HSN, IKA PMII Bondowoso Gelar Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang HSN, IKA PMII Bondowoso Gelar Liga Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang HSN, IKA PMII Bondowoso Gelar Liga Santri

Ketua IKA PMII Bondowoso H Asnawi Sabil mengatakan, “Allhamdulillah kita bisa hadir di tengah-tengah stadion Magenda Bondowoso. Kegiatan ini adalah opening seremoni sekaligus pertandingan perdana liga santri kabupaten Bondowoso.”

“Ini merupakan edisi perdana kami memperingati Hari Santri dari tahun yang kemarin dan kegiatan seperti ini ke depan kami terus lakukan karena dari beginilah kemudian kader-kader bangsa kita dan potensi-potensi anak muda bisa tersalurkan dengan baik," kata Sabil dalam sambutannya di pembukaan gelar sepakbola liga santri di saat turun minum babak pertama antara pertandingan SMK PPN 1 Tegalampel dan Pesantren Al-Qurtubi, Selasa (10/10) sore.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Sabil, Liga Santri ini emang salah satu upaya yang dilakukan oleh IKA PMII dan sekaligus juga wujud bakti IKA PMII kepada bangsa ini agar anak-anak muda yang memiliki hobi olahraga terutama adalah sepakbola bisa tersalurkan dengan baik.

“Kami sadar anak muda adalah di mana era psikologi yang sangat labil dan tentunya dengan kegiatan positif ini bisa kita berharap para santri dan pelajar ke depan bisa maksimal lagi mengekspor potensi dirinya.”

Ia berharap penyelenggaraan kegiatan ini nantinya akan melahirkan bintang-bintang sepakbola Indonesia dari Bondowoso.

Selain itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bondowoso H Hidayat mengatakan, pihaknya tentunya  mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia khususnya H Muhlis yang telah melaksanakan kegiatan pertandingan sepakbola di Kabupaten Bondowoso khususnya anak-anak santri di kabupaten Bondowoso.

"Ini adalah salah satu kegiatan dalam rangka menyambut hari santri yang jatuh nanti pada tanggal 22 Oktober tahun 2017 dan insyallah di Kabupaten Bondowoso nanti akan diadakan upacara hari santri yang diikuti semua santri-santri yang ada di Kabupaten Bondowoso," jelasnya.

Ia juga berharap di dalam kegiatan ini nanti berjalan dengan baik dan tertib karena santri itu menjadi contoh bagi kita semua. Bagaimana santri itu bisa menunjukkan perilaku yang baik, bagaimana santri bisa memberikan contoh dalam menjalankan pertandingan, tidak ada santri yang bentrok setelah acara karena kalah dan sebagainya.

“Mari kita tunjukkan permainan yang bagus dan sportif termasuk panitia dan wasitnya.”

Pembukaan pelaksanaan liga santri ini secara simbolis ditandai dengan pelepasan balon oleh Sekda Bondowoso H Hidayat dan dilanjutkan dengan tendangan bola di tengah lapangan yang didampingi oleh Ketua IKA PMII Bondowoso, Sekretaris PCNU Bondowoso, Dandim 0822 Bondowoso, Derektur Jatim Bondowoso, Rais Syuriyah PCNU Bondowoso, Ketua GP Ansor Bondowoso, Polres Bondowoso serta Ketua Panitia. Pembukaan ini ditutup dengan doa oleh Rais Syuriyah PCNU Bondowoso KH Asyari Phasa. (Ade Nurwahyudi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Fragmen, Humor Islam, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 12 Maret 2017

Wisata Religi Makam Kiai Ronggo Diresmikan

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Makam salah satu sesepuh Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo yang terletak di RW IV Kelurahan Sidomukti Kecamatan Kraksaan yakni Kiai Ronggo, Rabu (24/10) malam terlihat tidak seperti biasanya. Ribuan warga khususnya Kelurahan setempat berkumpul memadati areal makam tersebut. Mereka berkumpul untuk melakukan haul do’a bersama dan peresmian makam Kiai Ronggo sebagai obyek wisata religi di Kabupaten Probolinggo.

Peresmian dan haul Kiai Ronggo ini dihadiri oleh Bupati Probolinggo yang juga Mustasyar NU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin, Ketua Dewan Penasehat Muslimat NU Kabupaten Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Nasrullah A. Suja’i, Rais Syuriyah PCNU Kraksaan KH Munir Kholili, Ketua PC GP Ansor Kraksaan Nuriz Zamzami serta sejumlah tokoh agama setempat.

Wisata Religi Makam Kiai Ronggo Diresmikan (Sumber Gambar : Nu Online)
Wisata Religi Makam Kiai Ronggo Diresmikan (Sumber Gambar : Nu Online)

Wisata Religi Makam Kiai Ronggo Diresmikan

Kegiatan peresmian makan Kiai Ronggo ini diawali dengan haul dan pembacaan surat Yasiin dan tahlil bersama. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH Hhofil. Suasana khidmat terlihat dari semua jamaah yang turut serta dalam kegiatan tersebut. Hal itu terlihat dari khusyu’nya masyarakat dalam mengikuti jalannya do’a bersama hingga acara malam itu usai tak satupun masyarakat yang beranjak dari tempatnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam sambutan singkatnya Mustasyar NU Kabupaten Probolinggo H Hasan Aminuddin menuturkan dengan selesainya pembangunan makam Kiai Ronggo serta makam sesepuh tokoh agama di Kabupaten Probolinggo khususnya Kecamatan Kraksaan tersebut nantinya akan menambah obyek wisata religi di Kabupaten Probolinggo. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Setelah diresmikan ini nantinya akan digelar ziarah sebagai upaya pengenalan terhadap generasi penerus terkait dengan tokoh-tokoh agama di Kabupaten Probolinggo,” ungkap Hasan.

Lebih lanjut Hasan menambahkan bahwa banyak hikmah nantinya yang bisa dirasakan bila sejumlah makam sesepuh dan tokoh agama di Kabupaten Probolinggo menjadi wisata religi. ”Selain sebagai wahana pengenalan terhadap putra/putri kita juga bisa dijadikan sebagai peningkatan perekonomian, yakni dengan berjualan di sekitar areal,” jelas Hasan.

Tidak lupa Hasan juga berharap melalui kegiatan tersebut agar masyarakat dapat mengingat sejumlah sesepuh dan tokoh agama yang sudah banyak berjasa terhadap Kabupaten Probolinggo. Terlebih mengingat dan selalu mendo’akan serta ziarah ke makam para orang tua.

“Ziarah terhadap makam sesepuh dan tokoh agama sangatlah perlu selain sebagai pengingat akan jasa-jasanya yang sudah banyak diperbuat terhadap Kabupaten Probolinggo ini dan juga untuk mendo’akannya untuk mendapatkan barokahnya,” ujar Hasan.

 Sementara Ketua Tanfidziyah PCNU Kraksaan KH Nasrullah A. Suja’i menuturkan bahwa seiring kemajuan zaman yang terus berkembang dengan pesat, tantangan zaman ke depan yang akan dihadapi oleh generasi penerus akan semakin berat.

”Diharapkan para orang tua untuk selalu membekali putra/putrinya dengan bekal iman dan ilmu yang cukup guna menjawab tantangan zaman yang akan dihadapi, sehingga nantinya tidak tergilas oleh pengaruh kemajuan zaman. Saya mengingatkan agar masyarakat tidak melupakan ziarah terhadap makam-makam tokoh agama dan sesepuh di Kabupaten Probolinggo, terlebih terhadap makam sesepuh para orang tua kita,” ungkapnya singkat.

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor : Syamsul Akbar

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw PonPes, Budaya, Nahdlatul Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw