Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Februari 2018

Tak Cuma Ceramah, Pegiat Aswaja Diimbau Sering Menyapa Umat

Surabaya, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Banyaknya tantangan berupa pendangakalan Aswaja hendaknya menyadarkan semua pihak untuk semakin giat dalam menyapa umat. Mereka harus semakin intensif didatangi agar tidak sampai dimasuki oleh paham lain yang cenderung merusak.

"Para pemimpin umat, khususnya pegiat Aswaja jangan hanya menyukupkan ceramah sesuai jadwal yang ada, tapi semakin giat memantau perkembangan di akar rumput," kata Ustadz Idrus Ramli, Dewan Pakar PW Aswaja NU Center Jawa Timur, Ahad (13/3), saat menjadi narasumber pada kegiatan Daurah Aswaja Internasional lil Gawagis se-Jawa Timur.

Tak Cuma Ceramah, Pegiat Aswaja Diimbau Sering Menyapa Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
Tak Cuma Ceramah, Pegiat Aswaja Diimbau Sering Menyapa Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

Tak Cuma Ceramah, Pegiat Aswaja Diimbau Sering Menyapa Umat

Menurutnya,? kalangan penyerang amaliyah NU kerap memanfaatkan tempat ibadah seperti mushalla dan masjid yang tidak banyak difungsikan sebagaimana mestinya. "Dari mulai mencoba aktif sebagai tenaga kebersihan, menjadi muadzin hingga akhirnya menguasai jadwal imam rawatib dan pengajian di masjid dan mushalla yang ada," terangnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Karena itu, cara terbaik yang harus dilakukan para tokoh agama adalah dengan terus berupaya menyapa masyarakat di luar jadwal pengajian rutin yang dimiliki. "Karena mereka akan menguasai tempat ibadah yang jarang disapa dan dikunjungi tokoh agama di komunitas tersebut," ungkapnya.

Bagi Ustadz Idrus, kelebihan kelompok yang sering menguasai masjid dan mushalla tersebut adalah konsistensinya dalam menjaga dan menguasai jadwal ibadah. "Maklum, mereka didukung oleh pendanaan yang besar, sehingga tidak lagi disibukkan dengan kegiatan ekonomi seperti masyarakat pada umumnya," katanya.

"Saya yakin, pemahaman peserta daurah tentang Aswaja sudah benar dan tidak diragukan karena berasal dari kalangan gus dan ning yang notabene adalah putra-putri kiai serta pengampu pesantren," jelasnya. Namun, yang sangat mendesak adalah bagaimana jadwal menyapa dan mendampingi masyarakat awam kian ditingkatkan agar merasa semakin terayomi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pada kegiatan yang diikuti ratusan gus dan ning utusan dari kota dan kabupaten se-Jatim tersebut, Ustadz Idrus berharap ada rutinan pengajian yang diisi tokoh agama setempat agar umat tidak kecolongan. "Kalau kerap menyapa umat dan warga, pasti mereka akan terus merasa hormat," katanya.

Ustadz Idrus Ramli menjadi narasumber pertama pada kegiatan yang berlangsung di aula PWNU Jatim, Jalan Masjid al-Akbar Timur 9 Surabaya. Narasumber lain adalah Ustadz Maruf Khozin (Surabaya), Alhabib Syekh Samir bin Abdurrahman al-Khauli al-Rifai al-Husaini (Lebanon) serta KH Marzuki Mustamar dari Malang. (Ibnu Nawawi/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Bahtsul Masail Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 17 Februari 2018

Menaker Ajak Pengusaha dan Serikat Pekerja Kedepankan Dialog Sosial

Pangkal Pinang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Perselisihan pendapat maupun kepentingan antara pengusaha dengan pekerja sangatlah mungkin terjadi. Untuk itu, pemerintah mendorong seluruh pihak untuk mengedepankan dialog sosial secara bipartit untuk menyelesaikan segala persoalan yang terjadi.

"Kunci utama hubungan industrial yang harmonis dan berkeadilan itu adalah dialog sosial yang efektif dan produktif antara pihak manajemen dengan Serikat Pekerja (SP). Jika ada persoalan dibahas dan dicarikan solusi di forum bipartit,” kata Menteri Ketenagakerjaan RI (Menaker) M. Hanif Dhakiri di Jakarta, Kamis (10/8).

Menaker Ajak Pengusaha dan Serikat Pekerja Kedepankan Dialog Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker Ajak Pengusaha dan Serikat Pekerja Kedepankan Dialog Sosial (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker Ajak Pengusaha dan Serikat Pekerja Kedepankan Dialog Sosial

Hal tersebut diungkapkan Menaker Hanif seusai memberikan arahan pada dialog "Menciptakan Hubungan Industrial Yang Harmonis dan Kondusif Untuk Mewujudkan Pekerja Yang Sejahtera" di Graha PT Timah Persero (Tbk), ? Bangka Belitung, Kamis (10/8).

Dalam acara yang diikuti oleh perwakilan pengusaha dan serikat pekerja setempat itu, Menaker menyampaikan bahwa dengan dialog sosial maka akar permasalahan dapat ditemukan. Melalui dialog sosial, solusi untuk permasalahan yang ada juga dapat tersampaikan dengan jelas kepada masing-masing pihak.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Cara pandang yang harus kita kembangkan adalah posisi masing-masing pihak ini jangan dilihat saling berhadap-hadapan. (Tetapi) bagaimana usaha ini bisa menghidupi seluruh stakeholder. Baik pengusaha maupun yang bekerja," jelas Menaker.

Harmonisasi hubungan antar pihak sangat penting untuk meningkatkan produktivitas usaha maupun kesejahteraan. Untuk itu, upaya mewujudkan hubungan industrial yang harmonis menjadi tugas bersama.

"Hubungan industrial yang harmonis, hubungan industrial yang kondusif, dan hubungan industrial yang berkeadilan itu menjadi kepentingan kita semua," kata Hanif.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menaker pun berharap, kedepan dinamika hubungan industrial di Indonesia haruslah lebih solid. Karena, tantangan sektor Ketenagakerjaan akan semakin berat. Salah satunya adalah perubahan karakter pekerjaan yang banyak disebabkan oleh perkembangan teknologi dan informasi.

"Jadi perkembangan teknologi ini begitu luar biasa cepat. Kita harus menyesuaikan, dalam konteks investasi SDM," terangnya.

Menurut Menaker sendiri, perkembangan teknologi dan informasi dapat mempengaruhi keberadaan jenis-jenis pekerjaan yang ada. Oleh karenanya, hal tersebut harus menjadi fokus bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan Serikat Pekerja.

"Jadi ini, Pemerintah, pengusaha, dan temen-temen serikat pekerja harus sama-sama memberikan perhatian. Kalo kita menolaknya, kita akan kembali ke ? jaman batu," paparnya. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 12 Februari 2018

KBNU Subang Bantu Korban Banjir

Subang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kabupaten Subang yang terdiri dari GP Ansor, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ikatan Pelajar NU dan Ikatan Pelajar Putri NU Cabang Kabupaten Subangmenyerahkan bantuan korban banjir yang ada di kawasan Subang Pantura, tepatnya di Kampung Blendung, RT/RW 16/08, Desa Tegalurung, KecamatanLegonkulon, Kamis (07/02/2013).

Penyerahan bantuan yang dikawal ketat puluhan Banser ini mendapat antusias dari masyarakat sekitar. Didampingi tokoh masyarakat setempat, satu persatu warga diberikan bantuan berupa sembako olehmasing-masing Ketua Organisasi Kepemudaan dan Pelajar Nahdlatul Ulama tersebut.

KBNU Subang Bantu Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)
KBNU Subang Bantu Korban Banjir (Sumber Gambar : Nu Online)

KBNU Subang Bantu Korban Banjir

Menurut Ketua Gerakan Pemuda Ansor, Asep Alamsyah Heridinata memaparkan bantuan ini langsung diberikan kepada ratusan kepala keluarga yang dalam akhir-akhir ini kondisi kampung tersebut masih tergenang banjir.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Kita berikan bantuan ini ketempat yang paling parah kondisinya. Terbukti, di beberapa sudut kampung ini kondisinya masih tergenang oleh air banjir. Apalagi Kami menerima informasi masyarakat sekitarmasih kesulitan untuk menjalankan aktivitas perekonomiannya. Mudah-mudahan semabako ini sedikit bisa meringankan beban mereka,” paparAsep.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Umum PMII Cabang Subang, Ade Mahmudin bahwa bantuan ini berasal dari aksi solidaritas penggalangan dana yang dilakukan oleh kader-kader PMII Subang beberapa waktu lalu.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Tercatat ada sekitar 300 Kepala Keluarga yang mendapatkan bantuan sembako ini. Dimana, bantuan tersebut berasal dari hasil aksi solidaritas penggalangan dana yang dilakukan oleh kader-kader PMII seKabupaten Subang. Termasuk salah satunya Kami juga mendapatkan titipan dari Keluarga Besar Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Syamsul Ulum danPMII Kota Sukabumi yang diberikan beberapa waktu lalu di secretariat PMII Subang,” kata Ade.

Sementara, Kepala Dusun Blendung, Rasman (43) mengatakan rasa apresiasinya terkait aksi yang dilakukan oleh anak-anak muda Nahdliyin tersebut.

“Kami ucapkan apresiasi dan ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada anak-anak muda NU Subang ini. Mudah-mudahan dengan bantuan ini sedikit bisa mengurangi beban masyarakat kami yang sampai sekarang baru kali ini kami tersentuh bantuan,” pungkas Rasman.

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Humor Islam, Hadits Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 05 Februari 2018

Khittah NU 1926 Tak Hanya Bicara Hubungan NU-Politik

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Khittah Nahdlatul Ulama (NU) 1926 tidak hanya menerangkan ihwal hubungan organisasi NU dengan politik, tetapi juga hal-hal mendasar lainnya terkait soal ibadah kepada Allah SWT dan soal kemasyarakatan.



Khittah NU 1926 Tak Hanya Bicara Hubungan NU-Politik (Sumber Gambar : Nu Online)
Khittah NU 1926 Tak Hanya Bicara Hubungan NU-Politik (Sumber Gambar : Nu Online)

Khittah NU 1926 Tak Hanya Bicara Hubungan NU-Politik

"Khittah NU mencakup tujuan didirikannya NU, gerakan-gerakan NU dan lain-lain yang sudah dilupakan banyak orang. Kalau orang bicara khittah itu ya bicara hubungan NU dengan PKB, PPP dan partai politik lainnya. Padahal khittah bukan itu," kata Mustasyar PBNU KH Muchit Muzadi di sela-sela acara Puncak Peringatan Harlah Ke-82 NU di Jakarta, Ahad (3/1).

Pada Muktamar Ke-27 tahun 1984 secara resmi NU kembali ke "Khittah NU 1926" dan ditandai dengan keluarnya NU dari PPP dengan kembali menjadi organisasi sosial keagamaan sebagaimana saat didirikan pada 31 Januari 1926. Karena itu pembicaraan Khittah NU sering dikaitkan dengan urusan politik saja.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Saya termasuk orang yang terlibat dalam proses kembali ke khittah itu. Saya tahu persis ceritanya. Khittah NU itu ya dasar agamanaya, akidahnya, syariatnya, tasawufnya, faham kenegaraannya, dan lain-lain," kata kiai Muchit.

Keputusan Muktamar Ke-27 NU di Situbondo, Jawa Timur, pada pasal pengertian khittah menyebutkan bahwa Khitthah Nahdlatul Ulama adalah landasan berfikir, bersikap clan bertindak warga Nahdlatul Ulama yang harus dicerminkan dalam tingkah laku perseorangan maupun organisasi serta daIam setiap proses pengambilankeputusan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Landasan tersebut adalah faham Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang diterapkan menurut kondisi kemasyarakatan di Indonesia, meliputi dasar-dasar amal keagamaan maupun kemasyarakatan. Khitthah Nahdlatul Ulama juga digali dari intisari petjalanan sejarah khidmahnya dari masa ke masa.

Kiai Muchit menegaskan, khittah NU dalam masalah kenegaraan misalnya terkait dengan persoalan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Bahwa dalam khittah NU, NKRI sudah final, dan NU tidak sepakat dengan pemberlakukan hukum Islam secara legal formal. "Jadi Khittah NU itu adalah NU secara keseluruhan," katanya.

Dalam keputusan Muktama Ke-27 itu juga disebutkan bahwa sebagai organisasi keagamaan, Nahdlatul Ulama merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari umat Islam Indonesia.

Namun dijelaskan juga bahwa NU senantiasa berusaha memegang teguh prinsip persaudaraan, toleransi, kebersamaan dan hidup berdampingan baik dengan sesama warga negara yang mempunyai keyakinan atau agama lain untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita persatuan dan kesatuan bangsa yang kokoh dan dinamis. (nam)Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Daerah, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 02 Februari 2018

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Koordinator Cabang PMII DKI Jakarta membentuk forum kajian strategis menyangkut persoalan lokal Jakarta, nasional, maupun global. Forum dwi mingguan mewadahi kader PMII DKI untuk cepat merespon persoalan kekinian.

Ketua PMII DKI Jakarta Mulyadin Permana mengatakan, mahasiswa khususnya kader PMII harus memahami kosmos (alam semesta) yang di dalamnya terdapat relasi manusia dan alam.

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis

"KKS adalah wadah bagi kader PMII untuk belajar dan menggali ilmu dari para tokoh NU dan tokoh-tokoh lainnya untuk menjadi landasan gerakan PMII DKI Jakarta ke depan" kata Mulyadin saat peluncuran forum KKS di Gedung PBNU, Jumat (5/12) siang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mantan Sekjen PMII Usman Sadikin menekankan pentingnya pembangunan karakter manusia. Menurut Usman, orang kini lebih menyalahkan sistem politik. Mereka lalu beramai-ramai memperbaiki sistem. Padahal sebenarnya yang tidak baik adalah orang-orang yang ada dalam sistem itu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Aturan dan sistem yang baik hanya dilahirkan oleh orang baik. Bukan sistem demokrasi, sistem kerajaan, dan seterusnya yang tidak baik, tetapi sistem itu menjadi tidak baik ketika orang lupa kepada Tuhan," kata Usman.

Sementara Amsar A Dulmanan dalam forum perdana ini mengingatkan misi manusia sebagai khalifah di muka bumi.

"Manusia di bumi bukan untuk penghambaan, tetapi sebagai kholifah yang mengatur kosmos (alam semesta) untuk kebaikan dan kesejahteraan manusia," tandas Amsar. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sunnah, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 28 Januari 2018

Pelajar NU Banyuwangi Siap Jadi Jurnalis Profesional

Banyuwangi, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw



Sejumlah kader Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Banyuwangi menghadiri acara pelatihan jurnalistik di Seblang Room Radar Banyuwangi, Banyuwangi Jawa Timur.

Pelajar NU Banyuwangi Siap Jadi Jurnalis Profesional (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Banyuwangi Siap Jadi Jurnalis Profesional (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Banyuwangi Siap Jadi Jurnalis Profesional

Mereka mengikuti diskusi ini guna peningkatan ketajaman dibidang jurnalistik. Pelatihan terbatas yang berlangsung , Selasa (3/1), tersebut diselenggarakan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) bekerja sama dengan Radar Banyuwangi.?

"Kami menghadiri pelatihan ini selain untuk pengembangan SDM, juga pengembangan kemampuan di bidang jurnalistik. Karena di sini, kami belajar bagaimana teknis penulisan berita secara profesional, wawancara, dan seni fotografi," papar Moh. Awang Nuryaddin, salah satu pengurus badan Student Crisis Center (SCC) PC IPNU Banyuwangi.

Menurutnya, pihaknya selama ini hanya langsung praktik menulis berita tanpa ada bimbingan teknis menulis secara profesional. "Selepas ini selain diberikan pembekalan menjadi jurnalis ideal. Juga, ke depan kita akan menjadi relawan dari jurnalis KPA untuk mengedukasi masyarakat khususnya tentang penyebaran, penyebab, dan penanggulangan virus HIV/AIDS," ungkap Awang pelajar asal Purwoharjo ini.

Sementara itu, Sekretaris KPA Banyuwangi Waluyo mengatakan, banyak pihak bermimpi tahun 2020 mendatang di Provinsi Jawa Timur tidak akan ada kasus lagi terkait HIV/AIDS. "Saya ingin dari Banyuwangi mengawali mimpi tersebut sebelum kabupaten lain di Jawa Timur, mewujudkan impian ini," ungkapnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Teknisnya, kata dia, dengan memanfaatkan website resmi yang dimiliki KPA. Dari sini peranan relawan jurnalis sangat dibutuhkan melalui tulisan-tulisannya untuk mengedukasi masyarakat. "Sejauh ini masyarakat kita sangat fobia khususnya di kalangan ODHA (Orang Dengan HIV/AID). Kebanyakan masyarakat menjauhi bahkan mengintimidasi eksistensi mereka yang terkena HIV/AIDS," katanya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ia menyimpulkan, sejauh ini edukasi tentang proses penyebaran dan penanggulangan virus HIV/AIDS di masyarakat masih kurang. Perlu adanya penambahan relawan untuk melakukan edukasi ini. Bisa melalui media online atau dengan kerja sama media koran radar Banyuwangi.

Redaktur Pelaksana Radar Banyuwangi Syaifuddin Mahmud mengatakan siap membantu bagaimana teknis penulisan berita bagi wartawan pemula. "Karenanya jika terjadi kesalahan menulis atau menentukan angle dalam pemberitaan sangat vital sekali dampak kepada masyarakat. Untuk itu kami bersedia membantu relawan wartawan pemula tips bagaimana menulis, wawancara, dan pemberitaan di media secara profesional," tutupnya.

Pelatihan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari lintas komunitas dan organisasi di setiap kecamatan. Juga tak lupa jajaran pengurus KPA dan Radar Banyuwangi juga turut menghadiri acara pelatihan ini. (M. Sholeh Kurniawan/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Doa, Cerita Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 27 Januari 2018

Petani Lawan Monsanto (1)

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Minggu-minggu ini, media Amerika sedang hangat memberitakan sengketa seorang Petani Indiana versus Monsanto.Co, perusahaan raksasa multinasional yang berbasis St. Louis, Missouri, Amerika Serikat. 

Mahkamah Agung AS akan mendengarkan argumentasi dari kedua belah pihak dalam pemeriksanaan lanjutan yang digelar setiap selasa. Jika akhirnya keputusan MA memenangkan sang petani dipastikan implikasinya sangat luas terhadap dalam industri perangkat lunak nanoteknologi dan juga ketahanan pangan dunia.

Petani Lawan Monsanto (1) (Sumber Gambar : Nu Online)
Petani Lawan Monsanto (1) (Sumber Gambar : Nu Online)

Petani Lawan Monsanto (1)

Petani itu bernama Vernon H. Bowman. Monsanto menggugat Pak Bowman karena ia menanam kedelai yang berasal dari tanaman yang ditanam oleh petani lain yang menggunakan benih yang dipatenkan Monsanto. Mahkamah Agung akan mendengar argumen Monsanto atas tuduhan bahwa petani itu telah mencuri hak patennya. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Monsanto mengklaim bahwa perlindungan hak paten harus diberikan melampaui generasi pertama benih tersebut. Sebaliknya, Pak Bowman berpendapat hak paten perusahaan sudah habis masa berlakunya saat ia membeli bibit generasi berikutnya dari gudang gandum lokal. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pengadilan federal yang lebih rendah telah memenangkan gugatan perusahaan kimia dan monopoli benih melalui hak patennya ini. Namun kasusnya sekarang dibawa ke Mahkamah Agung. Hari-hari ke depan Mahkamah Agung AS akan menentukan apakah petani Indiana itu sudah tepat ketika ia mengklaim bahwa benih yang ditanam tidak mesti dikontrol oleh Monsanto. 

Beberapa pihak menyebut sengketa ini seperti pertarungan antara David vs Goliath. Tapi Pak Bowman, petani barat laut Indiana itu, bilang pada The Guardian (9/2/2013) bahwa kasus ini adalah soal benar dan salah, bukan antara si raksasa vs si kerdil. Maka ia pun berani melawan perusahaan tersebut dan berbagai bagian dari kekuasaan yang menyerang balik ke arahnya. 

Dukungan mengalir untuk Pak Bowman. Kelompok pendukung yang menamakan diri Pusat Ketahanan Pangan (the Center for Food Safety) dan Selamatkan Benih Kami (Save Our Seeds -SOS) ini akan merilis laporan pemeriksaan terhada industry benih modern. 

Debbie Barker, Direktor Program SOS mengatakan, kemenangan Pak Bowman di Mahkamah Agung akan mendorong indsutri agar terbuka dan memperlakukan benih sebagai sumberdaya bersama dan bukan ladang komersial yang diperebutkan. SOS juga menyakini bahwa Monsanto dan perusahaan lainnya hanya peduli terhadap model bisnis yang menguntungkan ketimbang minat melakukan penelitian. Di atas semuanya, hanya 3 perusahaan sekarang yang mengontrol lebih dari 50% pasar benih global. 

Sementara itu pihak Monsanto kini mendapatkan dukungan dari perusahaan raksasa lain yang mewakili industri software seperti Microsoft Corp dan Apple Inc. Grup-grup bisnis ini mengatakan, keputusan yang melawan pencipta benih itu dapat juga berpotensi menghapus perlindungan hak paten perusahaan-perusahaan teknologi (The Wall Street Journal, 15/2/2013)

Redaktur    : Hamzah Sahal

Kontributor : Mh Nurul Huda

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Olahraga, Budaya, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 24 Januari 2018

Kualitas Lembaga Maarif Tolok Ukur Kemajuan NU Kudus

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Perkembangan LP Maarif NU menjadi salah satu tolok ukur kemajuan Nahdlatul Ulama. Bila pendidikan NU baik dan maju secara administratif dan prestasi, maka kualitas organisasi NU akan kelihatan berkembang besar.

Kualitas Lembaga Maarif Tolok Ukur Kemajuan NU Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)
Kualitas Lembaga Maarif Tolok Ukur Kemajuan NU Kudus (Sumber Gambar : Nu Online)

Kualitas Lembaga Maarif Tolok Ukur Kemajuan NU Kudus

Pernyataan ini disampaikan Wakil Rais Syuriyah PCNU Kudus KH Mashum AK saat membuka rapat kerja cabang (Rakercab) LP Maarif NU Kudus di  aula kantor PCNU setempat, Sabtu (10/5).

PCNU Kudus, lanjut KH Ma’shum, memberi perhatian serius terhadap lembaga pendidikan Maarif. Karenanya, pengelalolaan Ma’arif harus baik. Ia mengharap dukungan kerja sama antarpengurus Maarif.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Termasuk pula membiasakan tertib dan disiplin waktu pada saat kegiatan maupun acara musyawarah. Jangan biasakan datang terlambat," ujarnya di hadapan 80 peserta rakercab.

Ia juga meminta keterbukaan LP Maarif dalam mengelola keuangan. "Jangan pat gulipat atau ada yang disembunyikan tanpa koordinasi. Pengurus harus transparan sekaligus bisa dipercaya," tegasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kepada pengurus LP Maarif, Kiai Ma’shum mengharapkan pengurus menghindari kesalahan yang disengaja. Bila terjadi kesalahan, jajaran pengurus harus saling membenahi dan tidak saling menyalahkan.

Sementara Ketua LP Maarif Kudus Ali Asyhari mengatakan, rakercab dimaksudkan untuk mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2008-2013 dan merumuskan program kerja LP Maarif 2013-2018.

"Ke depan Maarif NU akan maju, kompak dan tertib administrasi maupun managemennya," katanya dalam sambutan.

Rakercab diikuti 80 peserta dari unsur pengurus LP Maarif NU Kudus, satuan dinas pendidikan dan pengurus majelis wakil cabang Maarif NU sekabupaten Kudus. Tampak hadir dalam kesempatan itu Wakil Rais Syuriyah PCNU Kudus KH CHusnan, Mustasyar PCNU Kudus H Muslim A Kadir, dan Ketua PCNU Kudus H Abdul Hadi. (Qomarul Adib/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, AlaSantri, Kajian Sunnah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 23 Januari 2018

PCNU Sumenep Keluarkan Maklumat Agraria dan Pariwisata

Sumenep, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Sumenep mengeluarkan Maklumat Hari Santri Nasional 2017. Maklumat tersebut dibacakan Pj Rais Syuriah PCNU Sumenep KH Taufiqurrahman FM saat Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) di GOR A Yani Sumenep, Ahad, (22/10).

Dalam maklmuatnya kepada pemerintah, PCNU Sumenep mendesak pemerintah membuat regulasi seperti membuat Peraturan Daerah (Perda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang bisa melindungi lahan-lahan pertanian dan perkebunan produktif, kawasan konservasi, dan daerah-daerah tujuan wisata.

PCNU Sumenep Keluarkan Maklumat Agraria dan Pariwisata (Sumber Gambar : Nu Online)
PCNU Sumenep Keluarkan Maklumat Agraria dan Pariwisata (Sumber Gambar : Nu Online)

PCNU Sumenep Keluarkan Maklumat Agraria dan Pariwisata

Selain itu, PCNU Sumenep mendesak pemerintah untuk mengembangkan pariwisata berbasis warga dan pengembangannya tetap mempertahankan kearifan dan budaya lokal. Pariwisata harus sebesar-besarnya menguntungkan warga dan tidak merusak kearifan dan budaya lokal.

Wakil Ketua PCNU Sumenep, A Dardiri Zubairi mengatakan, maklumat tersebut sebagai respons atas kegelisahan warga yang tanahnya mulai banyak dijual. Sumenep sudan menghadapi darurat agraria. Saat ini, di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini marak alih fungsi lahan.

"Apa yang disuarakan NU tepat, pas bersamaan dengan lahirnya Resolusi Jihad 22 Oktober dulu. Jika dulu bangsa ini menghadapi kolonialisme, saat ini sebenarnya tak ada bedanya cuma wajahnya berubah. SDA kita, termasuk tanah dan air, sudah dikuasai swasta termasuk asing," tutur Koordinator FNKSDA Sumenep, kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Peringatan HSN yang dikemas dengan upacara dan istighosah kubro itu mengambil tema? Meneguhkan Peran Santri dalam Bela Negara Menjaga Pancasila dan NKRI.? Dalam kegiatan yang diikuti ribuan orang tersebut, tampak hadir Bupati Sumenep A Busyro Karim, sejumlah pengasuh pesantren, dan pengurus NU. (M Kamil Akhyari/Kendi Setiawan)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Lomba, Halaqoh, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 14 Januari 2018

Ketua Baru KMNU UII Dipilih secara Mufakat

Sleman, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Setelah setahun masa kepengurusan, Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Universitas Islam Indonesia (UII) menghelat musyawarah besar (mubes). Forum permusyawaratan tertinggi ini menetapkan Syah Muhammad Barin Al-Rasyid sebagai ketua baru KMNU UII.

Ketua Baru KMNU UII Dipilih secara Mufakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ketua Baru KMNU UII Dipilih secara Mufakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ketua Baru KMNU UII Dipilih secara Mufakat

Syah Muhammad Barin Al-Rasyid dipercaya memimpin organisasi kemahasiswaan tersebut untuk masa khidmah 2016/2017 tanpa melalui pemungutan suara. Forum mubes secara mufakat memilihnya di antara dua calon lain, yakni Kukuh Faedlur Rahman dan Irvan Nuary Ariefiansyah.

Mubes perdana yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Qodir Cangkringan Sleman, DI Yogyakarta, 26-27 Maret 2016, itu dihadiri para anggota KMNU UII dan beberapa alumni UII. Sebelumnya, acara dimulai dengan mengikuti Khataman Al-Qur’an oleh Muslimat NU Ngemplak, Sleman.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Forum Mubes KMNU UII juga berisi Laporan Pertanggungjawaban dari Pengurus KMNU UII masa khidmah 2015/2016. Kemudian musyawarah AD/ADR serta GBHO dan PTKO KMNU UII. Terakhir adalah pemilihan Ketua Tanfidziyah KMNU UII masa khidmah 2016/2017.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mazdan Maftukha Assyayuti, sebagai Ketua Tanfidziyah KMNU UII yang didemisioner mengungkapkan bahwa Mubes KMNU UII kali pertama ini sangat menentukan langkah dan perjuangan KMNU UII di masa depan. “Kelengkapan organisasi seperti AD/ART, GBHO dan PTKO sangat berarti guna memecahkan jalan keluar untuk menuju visi KMNU UII yang ideal di masa depan serta menjawab tantangan bangsa Indonesia,” tuturnya.

Hasil lain yang kemudian juga ditetapkan adalah AD/ART, GBHO, PTKO dan Majelis Syuriyah. Majelis Syuriyah KMNU UII ini terdiri dari Ahmad Nur Shobah, Muhammad Agvian Megantara, Alfan Nur Asyhar, Miqdam Makfi, Najmu Tsaqib Akhda, Mazdan Maftukha Assyayuti, Ahmad Ulin Nuha, Widiaturrahmi dan Fachrul Nurcholis. Ketua dan Wakil Ketua Tanfidziyah KMNU UII juga termasuk dalam majelis ini sebagai anggota ex-officio. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian, Nasional, AlaNu Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 12 Januari 2018

Ulama Banten Harap Kader PMII Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Spiritual

Serang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Ulama terkemuka di Provinsi Banten, KH. Matin Syarkowi, berpesan kepada semua kader PMII dari Sabang sampai Merauke agar terus merekontruksi gerakan PMII agar menjadi lebih baik lagi. 

Ulama Banten Harap Kader PMII Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Spiritual (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama Banten Harap Kader PMII Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Spiritual (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama Banten Harap Kader PMII Tingkatkan Kecerdasan Intelektual dan Spiritual

“Sebagai kader intelektual muslim, PMII memiliki kewajiban membumikan faham Islam Ahlussunah waljamaah annahdliyah,” kata pengasuh Pesantren Alfhathaniyah Kota Serang itu, Selasa (3/10).

Ia juga meminta kepada ribuan kader organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia tersebut untuk meningkatkan kecerdasan dan kearifan intlektual dan spiritual. 

“Kader PMII harus mampu menjadi pewarna kebaikan dan kemajuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut kiai yang juga Ketua Cabang Nahdlatul Ulama Kota Serang tersebut, PB PMII memiliki kewajiban untuk menjaga dan memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan empat pilar kebangsaan.

"Kader PMII diharapkan membawa Indonesia untuk mampu menjadi negara maju sejajar dengan negara negara maju dunia lainnya," tandasnya.

Sebelumnya, Kiai Matin terpilih sebagai Majelis Pembina Nasional (Mabinas) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII). Keterpilihan Kiai Matin karena sosoknya yang karismatik dan kontribusinya dalam memperjuangkan agama, bangsa, dan negara.

Ketua Umum PMII Provinsi Banten, Mukhtar Anshori Attijani, mengatakan terpilihnya Kiai Matin sangat tepat. Hadirnya sosok ulama dari tanah jawara tersebut akan membangkitkan PB PMII di kepengurusan tahun ini. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Sosok Kiai Matin sudah tidak diragukan dalam hal gerakan pembaharuan di tubuh organisasi di Serang pada era tahun 80-an; karena sejak PMII Serang berdiri di tahun 1962 perjalanan PMII diserang terkubur karena efek pemerintahan Orba yang pada waktu itu sangat mengekang gerak Ormas NU beserta Banomnya, sehingga kehadiran KH Matin akan membangkitkan semangat gerakan di PMII," kata Mukhtar.

Mukhtar menambahkan Kiai Matin adalah sosok guru yang sudah banyak melahirkan intlektual dan pemimpin muda berbakat di semua wilayah di Provinsi Banten.

"Sosok KH. Matin Syarqowi sangat pantas untuk dijadikan salah satu Mabinas PB PMII karena beliau merupakan tokoh penggerak PMII di Banten," ucapnya. (Rahman/Kendi Setiawan)

 

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Quote Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 23 Desember 2017

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sejak kabar wafatnya Rais Aam PBNU, KH. A. Sahal Mahfudh keluar di Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, sekitar pukul dua dini hari, media sosial pun berduka cita. Hingga berita ini diturunkan, laman Facebook, Twitter dipenuhi ucapan bela sungkawa dari pelbagai kalangan.

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais Aam PBNU Wafat, Media Sosial Pun Berduka

Wakil Rais Aam PBNU KH Mustofa Bisri di akun Twitternya ?@gusmusgusmu mengungkapkan duka cita, "Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. Telah wafat Rais Am PBNU, DR. KHM. Ahmad Sahal Mahfudz, Jumat 24/01/2014 jam 01.10. Mohon doa & Fatihah."

Ungkapan duka juga diungkapkan ribuan akun. Mereka menyatakan kehilangan. Akun Hendri liuu di ?@0505Tino misalnya mengatakan, "Semoga bapak KH. SAHAL MAHFUDZ pemersatu, n guru bangsa kita, di tempatkan tempat yg mulia, d sisI ALLAH SWT." Akun JUST EL ?@ElUla095 berkicau "Apakah kelak akan ada penerus seperti beliau".

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di Facebook, akun Faisal Kamandobat II mengungkapkan, "Innalillahi wainna ilaihi rajiun... Allah, saya tidak khawatir akan keberadaan Kiai Sahal Mahfoudz di sisi-Mu, tetapi lebih mengkhawatirkan keadaan generasi yang ditinggalkannya. Ya, akan sulit mencari penggantinya, baik sebagai pemikir yang ketat dengan kajian fiqh sosialnya yang kini telah mendunia, sebagai pelopor ekonomi kecil masyarakat dengan pesantren sebagai motornya, dan seorang pemimpin yang bersahaja dan sederhana."

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Akun Kunanfadinaka update status: Mbah Sahal Telah wafat. .. meninggalkan kita.

Siapakah yang mampu menggantikan kezuhudan beliau di zaman hedonism ini. ...

Siapakah yang mampu menggantikan kealiman beliau yang tradisional-modern...

Siapakah yang mampu mewujudkan SIYASAH TINGKAT TINGGI ? ? seperti yang beliau semangatkan pada bangsa ini. ..

Duka cita diungkapkan beberapa akun Facebook dengan mengganti foto profil mereka dengan potret KH Sahal Mahfudh atau memosting gambar dia ketika bersama Kia Sahal yang juga Ketua Umum MUI tersebut.

Akun Aula Rendra mengungkapkan "Selamat Jalan Kyai, terimakasih atas jasa dan pengabdian kyai kepada umat dan kepada bangsa ini.

Aku Cinta Padamu.

Alfatihah."

Aula Rendra tersebut mencantumkan puisi Rendra berjudul "Gumamku, Ya Allah"

Angin dan langit dalam diriku

gelap dan terang di alam raya,

arah dan kiblat di ruang dan waktu,

memesona rasa duga dan kira,

Serambut atau berlaksa hasta.

entah apa bedanya dalam penasaran dalam pengertian.

Musafir-musafir yang senantiasa mengembara.

Umat manusia tak ada yang juara.

Api rindu pada-Mu menyala di puncak yang sepi.

Semua manusia sama tidak tahu dan sama rindu.

Agama adalah kemah para pengembara.

Menggema beragam doa dan puja

Arti yang sama dalam bahasa-bahasa berbeda.

Akun lain berduka dengan mencatat kebersamaannya dengan Kiai Sahal dalam satu peristiwa. Akun Abdullah Khoirzad yang merupakan santri Kiai Sahal menuliskan kenangannya ketika sorogan.

“Jam 1.30 dini hari HP ku berdering. Apa yang menjadi kehawatiranku benar terjadi:" Mbah Sahal Mahfudz wafat", Maka aku segera bergegas berangkat menuju Kajen Pati. Dalam perjalanan, bayangan ketika dulu sebagai santri beliau hadlir, masih lekat dalam ingatan ketika aku ngaji sorogan kitab ghoyatul ushul, beliau yang memang tidak banyak kata maka ketika kami salah dalam bacaan beliau hanya berdecak: "heml" maka aku ulang lagi bacaan kalimat tersebut, dan jika masih salah, beliau pun berdecak lagi: "hem", begitu seterusnya.” (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Olahraga, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 22 Desember 2017

IPPNU Latih Kader Pelajar Antinarkoba

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. PP IPPNU menggelar pelatihan kader pelajar antinarkoba di Kantor PBNU lantai delapan, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Rabu (6/3) pagi.

Pelatihan dimulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 14.00 siang. Pelatihan kader antinarkoba terselenggara atas kerja sama PP IPPNU dan Badan Narkoba Nasional (BNN).

IPPNU Latih Kader Pelajar Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Latih Kader Pelajar Antinarkoba (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Latih Kader Pelajar Antinarkoba

Dengan pelatihan itu, IPPNU mendidik kader-kader pelajar antinarkoba yang akan masuk ke institusi pendidikan masing-masing.

Sedikitnya 75 peserta mengikuti pelatihan kader pelajar anti narkoba. Mereka terdiri atas kalangan pelajar, mahasiswi, pengurus PC IPPNU, pengurus PW IPPNU DKI Jakarta, Jabodetabe, dan seorang kader PC IPPNU Lampung.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Setelah pelatihan ini, kita akan membentuk ‘Laskar Relawan Pelajar Putri Antinarkoba’ di komisariat-komisariat,” kata Komandan Dewan Koordinasi Nasional Korps Pelajar Putri PP IPPNU Yusnita Yamus kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw di muka kantor sekretariat PP IPPNU, Kantor PBNU lantai enam, Rabu (6/3) pagi.

Para relawan itu ke depan bertugas untuk menyosialisasikan pemahaman terkait narkoba. Sementara itu PP IPPNU akan merekomendasikan nama relawan yang aktif membuat kegiatan sosialisasi narkoba di lingkungannya untuk menerima beasiswa dari BNN, tambah Yusnita.

Pelatihan hari ini dipandu oleh Kepala Unit Narkoba RS Bhayangkara SESPIMMA POLRI dr. Aisah Dahlan. Kepada peserta pelatihan, ia menjelaskan antara lain faktor-faktor yang mendorong sesorang untuk mengonsumsi narkoba.

Pelatihan kader laskar relawan pelajar putri antinarkoba ini dilangsungkan selama dua hari berturut-turut. Pelatihan hari ini merupakan pelatihan gelombang pertama. Rencananya, pelatihan akan diadakan bertahap sebanyak tiga gelombang, tandas Yusnita.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 10 Desember 2017

Gus Mus Ajak Masyarakat Teladani Kesederhanaan Para Kiai

Krapyak, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Puncak peringatan haul ke-76 KH M Munawwir pada 31 Maret 2015 di Pondok Pesantren Al-Munawir Krapyak Yogyakarta dihadiri oleh Rais Aam PBNU, KH Musthofa Bisri (Gus Mus). ? Dalam ceramahnya, Gus Mus mengajak masyarakat meniru para kiai seperti Kiai Munawwir, Kiai Ali Maksum, Kiai Zainal Abidin, dan Kiai Warson untuk hidup sederhana.

Gus Mus menjelaskan bahwa selama 32 tahun masyarakat Indonesia ini dididik pemimpin yang mencintai kemewahan. Mencintai dunia sudah melekat dalam diri masyarakat kita.?

Gus Mus Ajak Masyarakat Teladani Kesederhanaan Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus Ajak Masyarakat Teladani Kesederhanaan Para Kiai (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus Ajak Masyarakat Teladani Kesederhanaan Para Kiai

"Jadi, kalau istilah pondok, seneng dunyo wes malakah (sudah tidak dipikir dalilnya), ini bahaya. Kalau sudah seperti ini, cara yang paling ampuh adalah gerakan hidup sederhana," ucapnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Gerakan hidup sederhana, lanjut Gus Mus, membuat hati manusia lebih tenang dan stabil. Serangan dari neoliberalisme, kapitalisme, kenaikan bahan bakar minyak (bbm), dan naiknya nilai tukar rupiah atas dollar tidak akan mengganggu kehidupan masyarakat Indonesia.

"Saya sangat rindu dengan kehadiran kiai-kiai seperti kiai Munawir. Memiliki sifat bijaksana, dan menjalani kehidupan tidak dengan kemewahan. Ini akan menjadi benteng kita untuk menyelamatkan Indonesia," lanjut Gus Mus.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Bagi Gus Mus, hidup sederhana itu akan melahirkan pribadi hebat yang mampu memberi solusi terhadap persoalan bangsa. Ilmu sederhana dan ilmu yang mampu mendunongke (mendudukan sesuatu secara proporsional) itu lahir dari pesantren. Bahkan ilmu tersebut digunakan pesantren untuk mendirikan Indonesia.

Para kiai, tambahnya, mendapatkan ilmu hidup sederhana dan ilmu ndunongke persoalan dari para Wali Songo hingga kanjeng ? Nabi Muhammad saw. Maka tugas pesantren, kiai, ustadz dan santri-santri adalah membawa ilmu tersebut untuk menyelamatkan bangsa ini.?

“Jangan sampai pesantren, kiai, dan para santri tidak ndunong (tidak paham) dengan dirinya sendiri," tegasnya. (Muyassaroh/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Internasional, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 08 Desember 2017

Teladan Transparansi dalam Kepemimpinan Umar bin Khattab

Tidak lama setelah terpilih dan dibaiat menjadi khalifah kedua menggantikan Abu Bakar, Khalifah Umar bin Khattab berpidato di hadapan segenap rakyatnya. Dan dalam kesempatan ini beliau menuntut ketaatan rakyat kepada kepemimpinannya, sambil minta koreksi dari mereka bila dirinya bertindak menyimpang selama memimpin.

Saat Khalifah Umar berpidato itu, seseorang menyahut, "Saya tidak akan taat sebelum anda mengatakan dari mana anda peroleh jubah anda itu."

Pertanyaan tersebut dapat dimaklumi karena tunjangan kecil dari baitul mal waktu itu tidak memungkinkan bagi Umar untuk membeli jubah yang dipakainya.

Teladan Transparansi dalam Kepemimpinan Umar bin Khattab (Sumber Gambar : Nu Online)
Teladan Transparansi dalam Kepemimpinan Umar bin Khattab (Sumber Gambar : Nu Online)

Teladan Transparansi dalam Kepemimpinan Umar bin Khattab

Lalu Umar meminta tolong kepada putranya, Abdullah agar memberi penjelasan. Dan Abdullah ibn Umar , yang dikenal juga sebagai pengusaha terutama dalam bidang peternakan, menyatakan bahwa jubah itu adalah hasil gabungan hak ayahandanya dan haknya sendiri dari baitul mal.

Mengomentari cerita ini, cendekiawan muslim Syubah Asa dalam karyanya Tafsir Ayat-ayat Sosial Politik, mengaitkan penuturan Umar dalam kisah di atas dengan hak rakyat untuk memeroleh informasi.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam kehidupan kebernegaraan modern keterbukaan itu menjadi niscaya karena rakyat membayar pajak. Di zaman Umar, tunjangan sekadarnya dari baitul mal juga ada, dan itu juga bisa menjadi alasan. Tapi, alasan sesungguhnya adalah amanat Allah kepada pemimpin untuk memerintah dengan lurus dan adil, sebagaimana amanat kepada rakyat untuk taat. Pada kita, dalam kehidupan kini, kenyataan pembayaran pajak itu makin memperteguh amanat Allah sebagai dasar utama.

Karena itu, dalam implikasi hukum, hak rakyat untuk tahu memungkinkan seorang pejabat, yang digaji dengan pajak rakyat, ditanya dari mana ia dapatkan hartanya yang kelihatan melebihi gajinya. Ini prinsip pembuktian terbalik, yaitu si pejabat membuktikan dirinya tidak melakukan korupsi. Seperti dalam kasus Sahabat Umar. Jadi sama sekali bukan memakai prinsip praduga tak bersalah. Di mana Prinsip praduga tak bersalah ini yang harus dikenakan kepada semua orang yang matapencahariannya tidak ditanggung oleh rakyat. (M. Haromain)





Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Santri Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 29 November 2017

Rais ‘Aam PBNU: Muslimat Harus Jadi Teladan Jam’iyah

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pejabat Rais ‘Aam PBNU KH Mustofa Bisri mengungkapkan sejumlah harapan kepada Muslimat NU dan seluruh kader NU  untuk menebar kasih sayang dan menjadi juru damai di tengah beragam konflik yang terjadi di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lain.

Rais ‘Aam PBNU: Muslimat Harus Jadi Teladan Jam’iyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Rais ‘Aam PBNU: Muslimat Harus Jadi Teladan Jam’iyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Rais ‘Aam PBNU: Muslimat Harus Jadi Teladan Jam’iyah

Kiai yang akrab disapa Gus Mus ini juga mengatakan, secara manajerial dan gerakan, Muslimat NU harus diteladani berbagai organisasi yang berafiliasi ke NU. Hal itu disampaikan Gus Mus saat menutup Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat NU dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Perangkat-perangkat Muslimat NU, Ahad (1/5).

Terselenggaranya Rakernas dan Mukernas Muslimat NU, menurut Gus Mus  menunjukkan tingginya tanggung jawab ibu-ibu Muslimat terhadap negeri ini. “Ibu-ibu bukan hanya memikirkan pribadi, tapi memikirkan bangsa ini. Tak hanya memikirkan NU, tapi memikirkan Indonesia. Ini adalah bukti bahwa kita adalah orang Indonesia, Indonesia adalah rumah kita sehingga kita terus memikirkan Indonesia,” ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di tengah kondisi negeri yang carut-marut serta maraknya konflik dan kekerasan yang terjadi di Indonesia maupun di sejumlah Negara Timur Tengah, Asia Timur dan Eropa, NU menurut Gus Mus berkali-kali diminta menjadi penengah, atau juru damai.

Beberapa tahun ini, kata dia, ketika konflik besar di sejumlah negara yang dipicu perbedaaan faham, keyakinan serta ketidak adilan ekonomi, sejumlah tokoh dan kepala negara banyak sowan ke PBNU.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Yang sering  disebut-sebut bisa mendamaikan berbagai konflik ini adalah kelompok yang sering diolok-olok oleh kelompok lain, sebagai kelompok Islam tradisional. Karena kita ini tidak tatharruf (ekstrim,red) ke sana, tidak ke sini. Karena kita bertahan pada prinsip tawasuth dan i’tidal (moderat dan berkeadilan,red), NU dipandang mampu mendamaikan,” paparnya.

Terlebih, dengan jumlah jama’ah NU yang mencapai 70 juta orang, dan jumlah kader Muslimat sebanyak 22 juta ibu, secara kuantitas, NU adaalah organisasi terbesar di dunia, tak hanya di Indonesia.

“Jika ada hadist yang menyatakan “‘alaikum bisawadzil a’dhom,” bergabunglah dengan kelompok terbesar, maka mungkin yang dimaksud hadist tersebut adalah kita. Saya sudah bertemu dengan grand syaikh Al-azhar, dengan ulama Saudi, Sudan, Syiria dan ulama dari berbagai dunia, mereka mengakui bahwa prinsip Aswaja NU ini sangat ideal untuk saat ini.”

Gus Mus juga mengimbau supaya ibu-ibu Muslimat menjaga anak-anaknya. Jangan sampai silau oleh pemahaman Islam yang kelihatan gagah. Karena NU sesungguhnya organisasi berpemahaman Islam yang paling otentik, yang tawasuth i’tidal. “Karenanya, kita adalah pemimpin umat bukan pemimpin sebagian umat.” tandasnya.

Namun, Gus Mus mengakui, besarnya kuantitas jama’ah NU ini belum seiring dengan kualitas manajerial organisasi. Meski begitu jangan menyurutkan semangat kaum nahdliyin untuk berkhidmah, mengabdikan diri kepada umat dan bangsa ini.

“Kita belum kunjung berjam’iyah (berorganisasi) secara total. Karena kita lahir dari komunitas komunitas-komunitas ulama di berbagai daerah di negeri ini. Para kiai, nyai di pesantren-pesantren melayani berkhidmah kepada umat.

Inilah salah satu ciri menonjol dari pemimpin kita yang ditunjukkan Al-Qur’an adalah ‘azizun alaihi  harisun ma ‘anittum bil mu’minina roufun rohim. “Pemimpin agung kita Nabi Muhammad punya kasih sayang yang tinggi. Para Ulama-ulama kita selalu ingin meniru beliau. Selalu punya rasa tak tega yang  tinggi, dulu masyarakat yang sakit ke kiai,” paparnya.

Kelompok komunitas yang berkhidmah, mewakafkan dirinya untuk umat ini ada di Jawa, Sumatera, Sulawesi dan sebagainya. Maka Hadratus Syaikh K.H Hasyim Asy’ari berkata, ‘yang batil saja kalau ditandzim bisa mengalahkan yang hak’. “Maka kita komunitas-komunitas yang hak ditandzim dari jama’ah menjadi jam’iyah,” katanya.  

Kata Gus Mus, hal itu, dulu sempat dijembatani KH. Wahid hasyim dan K.H Mahfudz Siddiq. Sayangnya entah kenapa Allah Swt, memanggil keduanya terlalu cepat. “Dan sekarang belum ada yang melanjutkan perjuangan beliau berdua ini. Saya membayangkan NU menjadi organisasi yang betul-betul organisasi. Perapihan manajemen ini saya lihat mulai dilakukan oleh Muslimat NU.”

Gus Mus berharap Muslimat NU mendahului berjam’iyah yang sesungguhnya. “Kalau ibunya sudah, nanti anaknya ikut. Ibu-ibu dapat berkata kepada banom NU lain, ‘Nak ini cara kerja yang ditandzim semacam ini lebih enak, kamu harus mencobanya’.” (Abdel Malik/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Bahtsul Masail, Nasional, Kajian Sunnah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 27 November 2017

Ulama dan Umaro Lampung Lantunkan 1 Miliar Shalawat

Lampung Tengah, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Sekitar tiga ribuan lebih warga muslim khususnya warga Nahdiyyin Lampung Tengah mengikuti dengan khusyu pembacaan 1 miliar shalawat Nariyah. Tampak hadir para ulama dan Lampung dan pemerintah daerah setempat membaca sholawat yang berlangsung di halaman kompleks Pesantren Darussaadah Gunung Sugih, Lampung Tengah, Jumat (21/10).

Pesantren Darussaadah adalah salah satu dari sembilan lokasi yang ditunjuk PBNU untuk pembacaan 1 miliar Sholawat Nariyah secara serentak.

Ulama dan  Umaro Lampung Lantunkan 1 Miliar Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Ulama dan Umaro Lampung Lantunkan 1 Miliar Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Ulama dan Umaro Lampung Lantunkan 1 Miliar Shalawat

Katib Syuriyah PBNU KH Mujib Qolyubi berpesan, menjadi santri harus bangga di manapun berada. Kalian sudah memilih tempat yang tepat yaitu pondok pesantren.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Antara agama dan negara tidak ada yang dipertentangkan. NU setia mengawal NKRI. Warga nahdliyyin setia mengamalkan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI," imbuh dosen STAINU Jakarta.

Tampak hadir dalam acara pembacaan 1 miliar shalawat Pengasuh Pesantren Darussaadah KH. Muhsin Abdillah yang juga Mustasyar PWNU Lampung, Ketua PWNU Lampung KH R Sholeh Bajuri, Ketua MUI Lampung Dr KH Khairudin Tahmid, Ketua GP Ansor Lampung Hidir Ibrahim, Ketua BNPT Lampung Dr Kiai Abdul Syukur, Kakanwil Kemenag Lampung H Suhaili, Danrem 043 Garuda Hitam Lampung, Dandim 0411 Lampung Tenguh, dan ribuan santri serta keluarga besar NU Lampung. (Akhmad Syarief Kurniawan/Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Bahtsul Masail, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 03 November 2017

Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan

Gunung Kidul, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Semin Kabupaten Gunung Kidul menggelar lomba tilawatul Qur’an, Ahad (3/1). Perlombaan ini melibatkan 326 santri TPA dan TPQ sekecamatan setempat di Kompleks SMP Pembangunan Semin.

Sebanyak 12 macam lomba difasilitasi pelajar NU Semin. Masing-masing perlombaan, peserta memperebutkan trofi juara 1-3 dan juara umum.

Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pelajar NU Semin Selenggarakan MTQ Tingkat Kecamatan

Ketua Panitia MTQ Alan Nursaid mengucapkan banyak terimakasih kepada para donatur yang sudah membantu terlaksananya kegiatan MTQ baik itu bantuan moral maupun bantuan material. Ia juga berterima kasih kepada rekan dan reknita panita yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan acara MTQ sekecamatan Semin.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Musabaqoh ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh IPNU dan IPPNU Semin yang kebetulan pada tahun ini bebarengan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW,” kata Ketua IPNU Semin Azis Yulianto.

Rais Syuriyah MWCNU Semin KH Mustajib Muhyi mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Ia berharap IPNU dan IPPNU Semin kelak menjadi generasi yang akan meneruskan estafet organisasi dan perjuangan MWCNU Semin. (Khairul Rasyid/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 18 Oktober 2017

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir

Teheran, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Presiden Mahmoud Ahmadinejad hari Minggu menjanjikan kabar terbaru mengenai program nuklir Iran dimana negara itu bersikeras nuklirnya adalah untuk tujuan damai sedangkan negara Barat curiga hal itu adalah kedok untuk membuat senjata atom.

"Rakyat Iran akan segera mendengar kabar perkembangan nuklir," kata kantor berita resmi IRNA, yang mengutip Ahmadinejad saat memberi sambutan pada peringatan lahirnya hari republik Islam itu.

Dewan Keamanan PBB bulan lalu memberlakukan sanksi baru kepada Iran karena menolak menghentikan pengayaan uranium yang merupakan proses untuk membuat bahan bakar nuklir.

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir (Sumber Gambar : Nu Online)
Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir (Sumber Gambar : Nu Online)

Ahmadinejad Janjikan Kabar Tentang Nuklir

Teheran telah mengemukakan kepada Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) tentang rencana memasang 3 ribu alat sentrifugal untuk pengayaan uranium di fasilitas bawah tanah di Natanz.

Sebanyak 3 ribu alat sentrifugal dalam waktu satu tahun dapat menghasilkan uranium yang sudah dikayakan untuk satu bom atom.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pada April 2006, Iran mengumumkan berhasil memperkaya uranium menjadi 3,5 persen. Senjata nuklir membutuhkan pengayaan lebih dari 90 persen. (ant/rif)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul, Pemurnian Aqidah, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 01 Oktober 2017

Sarbumusi: Indonesia Perlu PP Fasilitas Kesejahteraan Buruh

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dewan Pimpinan Pusat Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Nahdlatul Ulama (DPP K Sarbumusi NU) menilai Pemerintah Republik Indonesia perlu segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Fasilitas Kesejahteraan Buruh sehubungan tafsir atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan yang beragam oleh perusahaan.

"Persoalan sangat mendasar dan menjadi amanat dari undang-undang tersebut sampai hari ini belum dituangkan dalam bentuk PP. Sehingga setiap perusahaan menafsirkan sendiri-sendiri apa yang menjadi fasilitas kesejateraan bagi pekerja diperusahaan," ujar Presiden DPP K Sarbumusi NU, Syaiful Bahri Anshori, di Jakarta, Jumat (7/10).

Sarbumusi: Indonesia Perlu PP Fasilitas Kesejahteraan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)
Sarbumusi: Indonesia Perlu PP Fasilitas Kesejahteraan Buruh (Sumber Gambar : Nu Online)

Sarbumusi: Indonesia Perlu PP Fasilitas Kesejahteraan Buruh

Berkaitan dengan itu, ujar Syaiful didampingi Wakil Presiden Hubungan Dalam Negeri Sukitman Sudjatmiko, DPP K Sarbumusi NU menuntut tiga hal pada pemerintah.

"Pertama, Presiden Republik Indonesia untuk memperbaiki kondisi dan kehidupan yang layak bagi buruh seluruh Indonesia. Kedua, Presiden Republik Indonesia untuk segera mengeluarkan PP tentang Fasilitas Kesejahteraan Bagi Buruh. Ketiga, Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia untuk meningkatkan Pengawasan dan menegakan aturan perundang-undangan yang berlaku," kata Syaiful.

Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan sebagaimana pasal 100 ayat 1 menjelaskan: Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi pekerja/buruh dan keluarganya, pengusaha wajib menyediakan fasilitas kesejahteraan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kewajiban untuk menyediakan fasilitas kesejahteraan bagi pengusaha tersebut ditegaskan sesuai dengan kemampuan perusahaan sebagaimana di ayat 2: Penyediaan fasilitas kesejahteraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan dengan memperhatikan kebutuhan pekerja/buruh dan ukuran kemampuan perusahaan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mekanisme dan ketentuan lebih lanjut tentang fasilitas kesejahteraan tersebut harus diatur dalam PP sebagaimana amanat ayat 3: Ketentuan mengenai jenis dan kriteria fasilitas kesejahteraan sesuai dengan kebutuhan pekerja/buruh dan ukuran kemampuan perusahaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), diatur dengan Peraturan Pemerintah.

Segala bentuk aturan dalam lingkup ketenagakerjaan salah satunya bertujuaan untuk mensejahterakan pekerja/buruh. Kesejahteraan merupakan perwujudan dari terpenuhinya hak normatif atau hak dasar serta kewajiban pada pekerja/buruh, pengaturan kesejahteraan terdapat pada pasal 99, pasal 100 dan pasal 101 Undang-undang Ketenagakerjaan bab X bagian ketiga yaitu mengenai kesejahteraan.

Bahasan tersebut akan membahas salah satu pasal yaitu tentang pengaturan mengenai jenis dan kriteria fasilitas kesejahteraan untuk pekerja/buruh terkait dengan pasal 100 Undang-Undang Ketenagakerjaan.

"Berdasarkan pasal tersebut, kami menilai terjadi ketidakpastian hukum atau ketidakjelasan, di mana pada ayat (1) dikatakan pengusaha wajib menyediakan fasilitas kesejahteraan serta pada ayat (3) dikatakan bahwa mengenai jenis dan kriteria fasilitas kesejahteraan tersebut diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah," paparnya.

Namun peraturan pemerintah yang dimaksud pada ayat (3) tersebut dari mulai dibentuknya Undang-undang Ketenagakerjaan pada tahun 2003 sampai saat ini tahun 2016 masih belum dibentuk, sehingga secara tidak langsung peraturan tersebut dapat dikatakan hanya sebatas wacana tanpa adanya paksaan.

Hal tersebut, lanjutnya, menyebabkan pula tidak berjalannya sifat mengikat dan memaksa pada peraturan tersebut, karena bentuk pelimpahan aturan mengenai jenis dan kriteria fasilitas kesejahteraan serta kemampuan perusahaan tidak terdapat peraturan pemerintah yang mengatur lebih lanjut.

Selain itu , juga tidak dicantumkannya sanksi (baik administrasi maupun pidana) pada bagian bab XVI mengenai ketentuan pidana dan sanksi administratif, apabila terdapat perusahaan tidak menjalankan peraturan sesuai pasal 100 Undang-undang Ketenagakerjaan tersebut mengenai penyediaan fasilitas kesejahteraan untuk pekerja/buruh.

"Dengan demikian, sudah semestinya Indonesia memiliki Peraturan Pemerintah tentang Fasilitas Kesejahteraan Buruh," pungkasnya. (Gatot Arifianto/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Pesantren, Tegal Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw