Minggu, 23 November 2014

Darul Arafah Juara LSN Region Sumatera III

Medan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kesebelasan Darul Arafah Raya FC berhasil menjuarai Liga Santri Nusantara (LSN) 2016 Regional Sumatera III zona I (Medan-Deli Serdang) setelah menang tipis 1-0 atas Islamic Centre, pada laga final yang digelar di Stadion Mini Dispora Sumut, Jalan Willem Iskandar Medan Estate, Medan, Jumat (26/8) sore.

Dengan demikian, Darul Arafah berhak berlaga lagi dengan juara LSN Region Sumatera III zona II (Mandailing Natal), yakni Pesantren Musthafawiyah Purbabaru, Madina, guna menentukan utusan Sumut ke LSN Nasional yang akan digelar di Provinsi Banten, dalam waktu dekat.

Darul Arafah Juara LSN Region Sumatera III (Sumber Gambar : Nu Online)
Darul Arafah Juara LSN Region Sumatera III (Sumber Gambar : Nu Online)

Darul Arafah Juara LSN Region Sumatera III

Pertandingan Darul Arafah vs Islamic Centre berlangsung menarik. Disaksikan dua ribuan penonton, kedua kesebelasan santri ini saling menyerang. Di awal-awal babak pertama, permainan dikuasai Islamic Centre. Pada menit kelima, Islamic Centre nyaris menciptakan gol lewat tendangan bebas dari luar kotak pinalti yang dieksekusi Maulana Makruf. Namun tendangan lambungnya melenceng tipis di atas mistar gawang Darul Arafah yang dijaga Alivia Bagus.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di awal babak pertama, praktis Darul Arafah lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Tapi di akhir babak pertama, Darul Arafah tampak lebih menguasai pertandingan. Bahkan di menit ke-35, Darul Arafah melalui sepakan keras pemain andalannya M Huzaifi menciptakan gol ke gawang Islamic Centre yang dijaga Rizky Akbar. Hingga 35 menit babak pertama berakhir, kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Darul Arafah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pada babak kedua, Islamic Centre yang diasuh pelatih Ahsani Taqwiem dan manajer M Yahya Ishak LC, MA mencoba meningkatkan serangan. Tapi serangan mereka selalu kandas di pertahanan kokoh yang dibangun M Taufik Syahru Ramadhan, Tony Andika dan Dimas Syafri.

Di lima menit akhir babak kedua, Islamic Centre mengurung bola di pertahanan Darul Arafah. Tapi sampai wasit Joko dari PSSI Sumut meniup pluit babak kedua berakhir, Islamic Centre tak mampu membalas. Dan Darul Arafah FC yang bermarkas di Lau Bakeri, Deli Serdang, inipun dinobatkan sebagai juara LSN Region Sumatera III zona I.

Penanggung Jawab LSN Region Sumatera III, Ance Selian, didampingi Pengarah HM Yunan Nasution, Koordinator Kali Ahmad Harahap dan Ketua Panitia Alihot Ucok Sinaga menyatakan puas atas penyelenggaran LSN tersebut.

"Saya bangga dengan anak-anak santri yang bertanding penuh sportivitas dan akhlakul karimah. Anak-anak telah menunjukkan, mereka bukan hanya jago berdoa, tapi juga main sepakbola. Ini tentu membanggakan Menpora Imam Nahrawi yang juga berasal dari pesantren," kata Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumut yang saat itu juga didampingi Ketua Rabithah Maahad Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Sumut H Sampurna Rambe.

Sementara itu, Koordinator LSN Region Sumatera III Kali Ahmad mengatakan, Darul Arafah Raya FC sebagai juara I zona I (Medan-Deli Serdang) akan bertanding lagi dengan juara zona II (Madina), yakni Pesantren Musthafawiyah Purbabau pada Senin (29/8) sore di Stadion Mini Disporasu, Jalan Willem Iskandar Medan, guna menentukan tim yang akan mewakili Sumut ke LSN tingkat Nasional yang akan digelar di Banten.

Musthafawiyah sendiri menjadi juara Region Sumatera III zona II setelah mengalahkan Darut Tauhid 5-1 pada partai final di Stadion Sipaga-paga, Madina, Jumat sore. (Red: Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Budaya, AlaSantri, Doa Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 17 November 2014

9 Ribu Orang Hadiri Pengajian Akbar

Semarang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Hari kedua, Senin (27/8) jam 07-00 hingga 15.00 digelar hafalan Al-Qur’an bil ghoib oleh 40 orang khuffadz (penghafal Al-Quran) yang disimak puluhan santri dan warga sekitar. Lalu malamnya, ada pengajian akbar bersama Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya bertema Maulid Nabi dan Haul Wali. 

9 Ribu Orang Hadiri Pengajian Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)
9 Ribu Orang Hadiri Pengajian Akbar (Sumber Gambar : Nu Online)

9 Ribu Orang Hadiri Pengajian Akbar

Tak kurang 9 ribu orang hadir dalam pengajian Haul perdana di masjid Mbah Sholeh Darat ini. Ketua panitia Haul ke-112 Agus Taufiq yang tak lain salah satu buyut Mbah Sholeh Darat sampai menangis karena haru ketika berpidato laporan panitia. 

Dia sangat terharu, betapa besar dukungan umat Islam, khususnya kaum nahdliyin, sehingga masjid Mbah Sholeh Darat yang dulu sepi, malam itu dibanjiri ribuan orang hingga dua sisi jalan depan masjid ditutup semalam. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Terima kasih atas bantuan semua pihak yang membantu secara ikhlas kelancaran Haul ini. Sungguh saya sangat terkesan dengan keikhlasan panjenengan semua. Amanah menggelar kegaitan ini baru bisa saya laksanakan sekarang. Ini haul pertama yang istimewa,” ujarnya sambil terisak di atas pangung utama. 

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kerahkan Pasukan

Dalam pengajian akbar tersebut, sebanyak 120 pasukan Banser dikerahkan menjaga 10 pos seputar pengamanan di sekitar lokasi pengajian. Para pengurus PC GP Ansor Kota Semarang juga hadir lengkap dengan seragam hijau kebesaran mereka. 

Lalu 32 pesilat Pagar Nusa Kota Semarang plus 5 pendekar dan 3 Pasukan Inti (Pasti) mendukung pengamanan ring I di sekitar panggung utama yang diisi 40-an ulama dan habaib. 

Sementara di barisan perempuan, seragam batik hijau Muslimat NU terlihat meriah diantara hadlirat berpakain putih. Ketua PC Muslimat NU Kota Semarang Nyai Hajjah Hanifah Syarofuddin mengaku mengerahkan seluruh PAC Muslimat NU untuk menghadiri pengajian tersebut. 

Tak ketinggalan barisan aktivis Fatayat NU, IPNU dan IPPNU dengan seragam identitas masing-masing. Tak hanya tenaga dan pikiran, PCNU Kota Semarang juga menyumbang secara materi. Baik uang, barang maupun apa saja yang bisa diberikan atau dipinjamkan. 

Kala grup rebana menabuh terbang  dan melantunkan sholawat Simtud Duror, para hadirin mengikutinya dengan serempak. Seiring dalam nada, termasuk saat berdiri dalam mahalul qiyam ketika sampai pada bacaan “Selamat Datang Wahai Rasulullah”. 

Tak hanya itu, sebagaimana biasa dilakukan NU yang menjadi penjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI, ada defile bendera Merah Putih oleh regu Banser khusus. Satu bendera secara simbolis diserahkan kepada Kepala Biro Bina Mental Pemerintah Provinsi Jawa Tengah H. Muhammad Aris yang mewakili Gubernur Jateng. Dilanjutkan menyanyikan lagi Indonesia Raya oleh seluruh hadirin. 

Banser dan Pagar Nusa juga hadir dengan seragam masing-masing di acara Tahlilan di makam Kiai Sholeh Darat pada Selasa (28/8). Di tengah ribuan peziarah yang diorganisir jamaah Pengajian Ahad Pagi pimpinan KH Abdul Muin, pasukan Banser dan Pagar Nusa ikut berdoa dan membaca tahlil di seputar kompleks makam Kiai Sholeh Darat di Bergota, Semarang. Tak ketinggalan ketua PCNU Kota Semarang H Anasom dan jajarannya hadir diantara peziarah. 

Kepala Satkorcab Banser Kota Semarang Margono memimpin langsung satu regu Banser pagi itu. Pasukannya beserta tim pesilat Pagar Nusa, mengawal kirab perjalanan dzurriyyah (keturunan dan keluarga) Kiai Sholeh Darat dari masjid peninggalan Kiai Sholeh di Kampung Darat di Semarang Utara menuju pemakaman umum Bergota di Semarang Tengah. 

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: M Ichwan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Anti Hoax, Aswaja, Berita Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 11 November 2014

PBNU Nilai Demokrasi Sangat Terkait Sistem Budaya

Medan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Demokrasi bukan entitas yang berdiri sendiri, melainkan sangat terkait dengan sistem budaya, tradisi, hukum, dan norma yang ada di masyarakat, termasuk agama yang dipeluk oleh mayoritas masyarakat. 

PBNU Nilai Demokrasi Sangat Terkait Sistem Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Nilai Demokrasi Sangat Terkait Sistem Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Nilai Demokrasi Sangat Terkait Sistem Budaya

"Kehadiran demokrasi di Indonesia ini, diharapkan mampu menjamin ketertiban kehidupan, menjamin kesataraan, menciptakan keadilan dan kesejahteraan yang dicita-citakan oleh agama," kata Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj di Medan, Selasa.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Orasi Ilmiah tersebut, disampaikannya pada Dies Natalis Ke-61 Universitas Sumatera Utara yang diselenggarakan di Medan.

Namun demikian, katanya, perlu diingat bahwa demokrasi sebagai suatu sarana atau alat bisa digunakan oleh siapa saja sesuai dengan tujuannya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Bagi rezim otoriter demokrasi bisa digunakan sebagai sarana penyerahan mandat rakyat pada penguasa, sehingga tidak ada lagi hak bagi rakyat.

Demikian juga dalam masyarakat liberal kapitalis, demokrasi merupakan alat penting untuk ekspansi modal dan persaingan pasar, bahkan pemerintah menjadi alat bagi akumulasi modal.

"Demokrasi hanya menjadi alat pemilik modal, untuk merebut hak-hak rakyat dalam memperoleh kesejahteraan dan keadilan," ucap dia.

Said Aqil menyebutkan, demokrasi berkembang pesat sejak dilaksanakan reformasi yang dilanjutkan dengan amendemen Undang-Undang Dasar 1945, yang diteruskan dengan pengesahan berbagai UU tersebut.

Sebagai perwujudan dan cita-cita pelaksanaan demokrasi dalam semua sektor kehidupan, karena itu terus menerus dijalankan.

Tetapi, ironisnya, yang dikembangkan bukan demokrasi sebagaimana digariskan oleh Pancasila, melainkan demokrasi liberal yang bebas hampir tanpa batas.

Atas nama demokrasi pula, opsi perubahan dasar dan bentuk negara sebagai diam-diam dibuka lagi.Sehingga muncul berbagai gerakan yang menawarkan ideologi baru di luar pagar Pancasila dan UUD 1945.

Redaktur: Mukafi Niam

Sumber  : Antara

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah, Habib, Olahraga Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 18 Oktober 2014

Fadhilah Puasa di Bulan Dzulhijjah

Allah swt memiliki tiga waktu istimewa yang masing-masing berisi sepuluh hari dalam tiap tahunnya yang dibahasakan dengan stalsta a’syaratin (sepuluh hari yang tiga) yaitu 10 hari terakhir di bulan Ramadhan (asyrul awakhir min ramadhan), 10 hari di awal bulan Dzulhijjah, dan 10 hari pertama pada bulan Muharram.

Banyak hadits yang menerangkan keistimewaan bulan Dzulhijjah. Bulan yang seharusnya dimanfaatkan kaum muslimin untuk melipat gandakan ibadahnya karena, pahala yang dijanjikan Allah swt di dalamnya sangat luar biasa. Dua hadits berikut dapat dijadikan ukuran keistimewaan bulan Dzul Hijjah ini.

? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata “Tidak ada hari di mana amal shaleh di dalamnya sangat dicintai oleh Allah ? melebihi 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah. Para sahabat lantas bertanya “apakah amal itu dapat membandingi pahala jihad fi sabilillah?” bahkan amal pada 10 hari Dzulhijjah lebih baik dari pada jihad fi sabilillah kecuali jihadnya seorang lelaki yang mengorbankan dirinya, hartanya, dan dia kembali tanpa membawa semua itu (juga nyawanya) sehingga ia mati sahid. Tentu yang demikian itu (mati sahid) lebih baik..

Fadhilah Puasa di Bulan Dzulhijjah (Sumber Gambar : Nu Online)
Fadhilah Puasa di Bulan Dzulhijjah (Sumber Gambar : Nu Online)

Fadhilah Puasa di Bulan Dzulhijjah

? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?, ? ? ? ? ? ?

Tidaka ada hari yang paling disukai oleh Allah swt, ? dimana Dia disembah pada hari itu kecuali, sepuluh hari bulan Dzulhijjah. Puasa satu hari di dalamnya sama halnya dengan puasa satu tahun. Ibadah, shalat malam sekali pada malamnya seperti sahalat malam selama satu tahun pula.

Ada tiga hari teristimewa dalam sepuluh hari spesial awal bulan Dzulhijjah, yaitu tanggal 8 Dzulhijjah yang disebut dengan yaumu tarwiyah, tanggal 9Dzulhijjah yang disebut yaumul ‘arafah dan tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut yaumun nahr. Meskipun tiga hari ini bernilai spesial, tetapi ketujuh hari lannya juga msih tetap istimewa karena kandungan sejarah yang luar biasa.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Secara historis, Ibnu Abbas pernah menerangkan bahwa dalam rentangan sejarahnya hari-hari di sepuluh pertama bulan Dzulhijjah ini adalah hari penuh makna karena terjadi berbagai peristiwa besar yang berhubungan pada perubahan kehidupan manusia selanjutnya.

Hari pertama Dzulhijjah adalah hari pertama dimaafkannya Nabi Adam oleh Allah swt, setelah beberapa lama beliau meminta pengampuanan atas kesalahannya memakan buah huldi di surga. Oleh karena itu Rasulullah saw pernah bersabda

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Barang siapa yang berpuasa di hari pertama bulan Dzulhijjah maka Allah akan memaafkan dosa-dosanya sebagaimana yang terjadi kepada Nabi Adam.

Hari kedua Dzulhijjah adalah hari diselamatkannya Nabi Yunus as oleh ikan Nun setelah beberapa hari berada di dalam perutnya sembari terus bertasbih dan beribadah kepada Allah swt. Pada hari inilah Nabi Yunus dipersilahkan keluar dari perut ikan Nun. Oleh karena itulah Rasulullah saw pernah bersabda:

Barang siapa beribadah di hari kedua bulan Dzulhijjah baginya pahala yang menyerupai ibadah satu tahun tanpa ada maksiat.

Hari ketiga Dzulhijjahh adalah hari dikabulkannya do’a nabi Zakariya as. untuk kemudian dianugerahi seorang anak.namanya Yahya. Adapun hari keempat Dzulhijjah adalah hari kelahiran Nabi Isa as. Hari kelima Dzulhijjah hari kelahiran Musa as. Hari keenam Dzulhijjah adalah hari-hari kemenangan para Nabi dalam memperjuangkan ajaran tauhid. Hari ketujuh bulan Dzulhijjah adalah hari ditutupnya pintu neraka Jahannam. Oleh karena itu Rasulullah saw pernah bersabda

Barang siapa berpuasa di hari ke tujuh bulan Dzulhijjah akan ditutup tiga puluh kesulitan dalam hidupnya dan dibuka tiga puluh pitu kemudahan baginya.

Adapun hari kedelapan yang disebut dengan hari tarwiyah diantara fadhilah yang masyhur bagi mereka yang berpuasa pada hari tarwiyah maka baginya pahala yang sangat besar, yang karena sangat besarnya tiada yang tahu pasti ukurannya kecuali allah swt.

Begitu pula hari kesembilan yang disebut dengan hari tasu’a, barang siapa yang berpuasa pada hari kesembilan maka pahala baginya seperti berpuasa selama enampuluh tahun. Adapun pada hari kesepuluh yang disebut dengan yaumun nahr hari penyembelihan korban, maka diharamkan kepada siapapun berpuasa waktu itu. (Ulil H)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Ubudiyah, Ulama Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 09 Oktober 2014

Unisnu Gelar Seminar Penulisan Karya Ilmiah Bagi Dosen

Jepara, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menggelar Seminar Penulisan Artikel Hasil Pengabdian dan Penulisan Proposal Hibah Pengabdian Dikti jalan Taman Siswa, Jepara, Rabu (28/1). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi menulis karya ilmiah dan penelitian bagi dosen di kampus Unisnu.?

Ketua panitia Adi Sucipto mengatakan, kegiatan ini juga merupakan momen untuk menyiapkan dosen mengajukan proposal, karya ilmiah, dan penelitian kepada Dikti.

Unisnu Gelar Seminar Penulisan Karya Ilmiah Bagi Dosen (Sumber Gambar : Nu Online)
Unisnu Gelar Seminar Penulisan Karya Ilmiah Bagi Dosen (Sumber Gambar : Nu Online)

Unisnu Gelar Seminar Penulisan Karya Ilmiah Bagi Dosen

“Biasanya bulan Maret-Mei merupakan waktu untuk mengajukan proposal pada Dikti sehingga di awal tahun kami persiapan untuk memberi bekal kepada dosen,” katanya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kegiatan tersebut, lanjutnya, akan menjadi agenda rutin tahunan. Harapannya Unisnu yang baru berusia satu tahun ini bisa bersanding dengan perguruan tinggi seprovinsi Jawa Tengah, khususnya dalam hal penelitian.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pembantu Rektor III Unisnu Jepara H Mustofa Muhtar menegaskan pentingnya penulisan proposal, karya ilmiah, dan penelitian. Sebab bagi dia, hal itu menjadi penentu mutu dosen dan institusi pendidikan.

“Kemampuan dosen dalam melakukan penelitian bisa bermanfaat untuk dirinya dalam hal sertifikasi dosen dan untuk lembaga pada umumnya untuk proses akreditasi,” jelas Mustofa.

Jika dosen dan lembaga berkualitas, ia yakin lulusan-lulusannya juga akan memiliki kualitas unggul.

Kegiatan yang diikuti 70 peserta, 41 dari dosen Unisnu dan 29 orang dari luar Unisnu ini menghadirkan pembicara Ema Wuryani dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga dan Suparni Setyowati R dari Politeknik Negeri Semarang (Polines). (Syaiful Mustaqim/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pemurnian Aqidah, Makam Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 27 September 2014

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

Jember, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Memungkasi? tahun 2016, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Sumberjambe, Jember, Jawa Timur? menggelar? peringatan Mualid? Nabi Muhammad SAW di Sumberpakem, Sabtu (31/12) .

Selain peringatan Maulid? Nabi, acara tersebut juga dimaksudkan untuk konsolidasi, evaluasi program dan rencana kegiatan tahun 2017.

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

“Ya, kita akan segera memasuki tahun 2017, maka kita adakan evaluasi kegiatan yang sudah-sudah, dan kita programkan kegiatan yang lebih baik di tahun depan,” ujar Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni saat memberikan sambutan.

Wakil Sekretaris PCNU Jember, Ustadz Moch. Eksan yang didapuk bertaushiyah menegaskan, betapa pentingnya doa. Untaian doa yang dipanjatkan, pasti mempunyai pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Namun disadari atau tidak, sebagian umat Islam dewasa ini justru cenderung meremehkan kekuatan doa. Padahal Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang mukmin.

“Senjata untuk mendapat rahmat Allah dan senjata untuk menolak laknat Allah,” ujarnya.

Doa, katanya, memiliki kekuatan yang luar biasa dahsyat. Mengapa dahsyat? Karena Allah sendiri yang menyuruh hamba-Nya untuk berdoa dan memastikan akan mengabulkan doa tersebut. Cuma persoalannya, manusia sering meragukan kasih sayang Allah, sehingga tidak yakin doanya dikabulkan. Padahal meragukan kasih sayang Allah, sama artinya dengan berburuk sangka keapda Allah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Alllah pasti mengabulkan doa hamba-nya. Kenapa? Sebab, Allah sendiri yang meminta kita berdoa,” jelasnya.

Ia lalu mengurai faidah pembacaan shalawat. Seraya menyitir sebuah hadits, Ustadz Eksan mengungkapkan bahwa siapapun yang membaca shalawat 100 kali dalam sehari, maka Allah akan penuhi 100 hajatnya. Komposisinya adalah 70 hajat dipenuhi di akhirat, dan 30 permintaan dikabulkan di dunia.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Oleh karena itu, memasuki tahun baru 2017, kini saatnya umat Islam? kembali meneguhkan keyakinannya akan kekuatan doa. Bahwa doa adalah senjata kemenangan untuk izzu Islam wal muslimin,” pungkasnya. (Aryudi A. razaq/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Lomba, Bahtsul Masail, IMNU Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 23 September 2014

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

Khutbah I

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sidang Jum’at rahimakumullah,

Ibadah haji merupakan salah satu dari kelima Rukun Islam, yakni sebagai rukun terakhir setelah syahadat, shalat, puasa dan zakat. Perintah menunaikan ibadah haji adalah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, Surah Ali Imran, Ayat 97 sebagai berikut:?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Ayat di atas menjelaskan bahwa ibadah haji itu wajib. Tetapi hukum wajib itu dikaitkan dengan kemampuan karena ibadah ini merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan kemampuan materi dan kekuatan fisik. Bila sebuah ibadah dikaitkan langsung dengan kemampuan para hamba-Nya, maka terdapat hikmah tertentu yang menunjukkan kebijaksanaan Allah SWT. Orang-orang beriman akan menerima ketentuan tersebut tanpa berat hati.

?

Di sisi lain, dikaitkannya ibadah haji dengan kemampuan para hamba-Nya menunjukkan kasih sayang Allah SWT yang besar terhadap mereka. Semua ini sebagaimana telah ditegaskan di dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah, Ayat 286:

? ? ? ? ? ?

Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.”

Hal yang sama juga ditegaskan dalam Surah Al Maidah, Ayat 6:

? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Allah tidak menginginkan bagi kalian sesuatu yang memberatkan kalian.”

Selain di dalam Al-Qur’an, perintah ibadah haji juga disebut di dalam hadits Rasulullah SW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abi Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda dalam suatu pidatonya:

? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?. ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Wahai sekalian manusia, sungguh Allah telah mewajibkan bagi kalian haji maka berhajilah kalian!” Seseorang berkata: “Apakah setiap tahun, ya Rasulullah?” Beliau terdiam sehingga orang tersebut mengulangi ucapannya tiga kali. Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Kalau aku katakan ya, niscaya akan wajib bagi kalian dan kalian tidak akan sanggup.” Kemudian beliau berkata: “Biarkanlah apa yang aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya yang tidak diperlukan dan menyelisihi nabi-nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian maka lakukanlah sesuai dengan kesanggupan kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu maka tinggalkanlah.”

Dari hadits tersebut dapat diketahui secara jelas bahwa kewajiban menjalankan ibadah haji hanya sekali seumur hidup. Selebihnya tidak wajib. Ibadah haji kemanfaatannya lebih banyak untuk diri sendiri daripada untuk orang banyak. Misalnya, dengan berhaji seseorang dapat mencapai kesalehan personalnya karena berarti telah melaksanakan salah satu perintah-Nya.?

Dalam konteks Indonesia, dengan berhaji seseorang juga mendapat pengakuan status sosial tertetu di masyarakat dengan adanya gelar “Haji” atau “Hajjah” yang disandangnya. Selain itu, dengan berhaji ke Mekah Saudi Arabia, seseorang memiliki pengalaman berkunjung ke luar negeri yang di masa sekarang umumnya menggunakan pesawat terbang. Ini merupakan pengalaman luar biasa karena tidak setiap orang mendapat kesempatan seperti itu.?

Kemanfaatan ibadah haji seperti itu berbeda dengan zakat atau sedekah yang kemanfaatannya lebih banyak dirasakan langsung oleh orang lain maupun diri sendiri. Maka bisa dimengerti ibadah zakat diwajibkan setiap tahun sekali, sedangkan ibadah haji hanya sekali selama hidup.?

Sidang Jum’at rahimakumullah,

Menunaikan ibadah haji hendaknya tidak ditunda-tunda sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi kita akan sakit atau malah mengalami kemunduran secara ekonomi, atau malah sudah meninggal dunia. Hal-hal seperti ini bisa menghilangkan kesempatan ibadah haji yang sebenarnya sudah ada di tangan.?

Hilangnya kesempatan itu tidak berarti Allah SWT belum memanggil kita. Dengan diwajibkannya menunaikan ibadah haji sebagaimana termaktub dalam Al Quran dan Hadits, sesungguhnya setiap orang sudah dipanggil Allah SWT untuk menunaikan ibadah tersebut. Tentu saja bagi mereka yang memang sudah mampu hendaknya segera memenuhi panggilan itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW:?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Barangsiapa hendak melaksanakan haji, hendaklah segera ia lakukan, karena terkadang seseorang itu sakit, binatang (kendaraannya) hilang, dan adanya suatu hajat yang menghalangi.”

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Siapa saja mati (sebelum mengerjakan haji) tanpa teralangi oleh kebutuhan yang nyata, penyakit yang menghambat ataupun penguasa yang dzalim, bolehlah ia memilih saja mati sebagai seorang Yahudi atau Nasrani”.

Kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa menunda-nunda ibadah haji padahal benar-benar sudah mampu dan semua keadaan memungkinkan, merupakan hal yang sangat tidak baik. Rasulullah SAW sampai mempersilakan orang seperti itu untuk memilih mati saja sebagai orang Yahudi ataupun Nasrani. Na’udzu billahi min dzalik.

Sidang Jum’at Rahimakumullah

Lalu bagaimana dengan mereka yang belum mampu menunaikan ibadah haji karena memang tidak mampu atau miskin? Rasulullah SAW pernah bersabda dalam suatu hadits yang diriwayatkan Abu Nu’aim al-Qudha’i dan Ibnu ‘Asakir dari Ibnu ‘Abbas, sebagaimana termaktub dalam Kitab Al-Jami’ush Shaghir, berbunyi:?

? ? ?

Artinya: “Shalat Jum’at adalah hajinya orang-orang miskin”.

Maksud hadits tersebut adalah shalat Jumat di masjid bagi orang-orang yang tidak mampu sama pahalanya dengan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Beberapa pihak menilai hadits di atas lemah. Tetapi sebagai upaya untuk mendorong orang-orang yang belum mampu menunaikan ibadah haji karena memang miskin, hadits ini sangat baik untuk diperhatikan agar mereka secara istiqamah dapat melaksanakan jamaah shalat Jumat di masjid. Siapa tahu dengan istiqamah jamaah shalat Jumat, Allah SWT pada saatnya benar-benar memberikan kesempatan kepada mereka menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci di Makkah Al Mukarromah. Amin ... amin ... ya Rabbal Alamin...?

Terlepas dari status hadits di atas, hadits tersebut sebetulnya menunjukkan keadilan di dalam Islam bahwa orang-orang yang tidak mampu melaksanakan ibadah haji tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pahala yang besar, yakni dengan berjamaah shalat Jum’at secara istiqamah terutama di masjid. Dengan demikian, maka ajaran Islam tidak memiggirkan atau membuat kecil hati orang-orang lemah karena Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang penuh kasih sayang.?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ?

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri, Pondok Pesantren, Syariah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw