Senin, 09 September 2013

Miliki Kesamaan Prinsip, Korsel dan Indonesia Komit Majukan Desa

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Saemaul Undong (gerakan desa baru) yang diterapkan Korea Selatan (Korsel) memiliki kesamaan prinsip dengan nawacita ketiga Indonesia yakni membangun Indonesia dari pinggiran.

Miliki Kesamaan Prinsip, Korsel dan Indonesia Komit Majukan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Miliki Kesamaan Prinsip, Korsel dan Indonesia Komit Majukan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Miliki Kesamaan Prinsip, Korsel dan Indonesia Komit Majukan Desa

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Anwar Sanusi pada forum Indonesia-Korea Knowledge Sharing Forum in Development and Empowerment of Rural Community, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (19/7).

"Indonesia memiliki semangat serupa dengan gerakan saemaul undong yakni semangat gotong royong. Semangat gotong royong merupakan warisan kearifan lokal bangsa Indonesia, yang menjadi elemen penting dalam kehidupan bernegara Indonesia," ujarnya.

Sanusi menjelaskan, saemaul undong adalah gerakan swadaya dan kerjasama antar masyarakat perdesaan. Dalam hal ini, masyarakat memiliki kebebasan penuh untuk menentukan jenis pembangunan yang diinginkan desa. Menurutnya, semangat yang sama juga dilihat pada tekad pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran, yang tercermin lewat penyediaan dan penyaluran dana desa.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Program masif yang dicanangkan Presiden Joko Widodo ini mengusung prinsip yang mengedepankan masyarakat perdesaan dalam perencanaannya. Secara filosofi, dana desa digunakan untuk meningkatkan pelayanan publik di desa, memajukan perekonomian, mengatasi kesenjangan pembangunan antar desa serta memperkuat masyarakat desa sebagai subjek pembangunan," terangnya.

Terkait hal tersebut, Indonesia dan Korea Selatan telah melakukan kerjasama pembangunan desa sejak Agustus 2015 lalu. Sanusi meyakini, kerjasama tersebut akan saling menguntungkan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka pembangunan desa, daerah tertinggal dan transmigrasi.

"Ministri of Interior (MOI) Korea Selatan adalah mitra kerjasama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk mempercepat pembangunan desa-desa kita," ujarnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Di samping itu, Dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PPMD), Ahmad Erani Yustika mengatakan, apa yang telah dilakukan Korea Selatan juga telah diterapkan Indonesia sejak lama. Di mana, salah satu yang kerap menjadi cerita sukses pemerintahan adalah bagaimana pemerintah memastikan ketahanan pangan dan kedaulatan pangan tercukupi, serta terpenuhi akses permodalan masyarakat.

"Itu sudah dikerjakan Indonesia sejak pemerintahan-pemerihan sebelumnya hingga sekarang. Salah satu yang baru dilakukan bahwa pemerintah di masa lalu, pembangunan lebih banyak direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah. Kali ini, pembangunan dan pemberdayaan desa kekuatannya digeser oleh desa. Maka baru pertama kali ini dana desa langsung disalurkan ke desa-desa," ujar Erani. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Olahraga, Amalan, Pemurnian Aqidah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 22 Agustus 2013

PBNU Nilai Resolusi DK PBB Tahap Awal Hancurkan Iran

Bogor, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Dr KH Hasyim Muzadi menilai, Resolusi 1747 yang dikeluarkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (DK PBB) merupakan tahap awal untuk menghancurkan Iran. Ia khawatir jika hal itu benar-benar terjadi.

“Kami, NU sangat khawatir kalau resolusi ini hanyalah tahap awal untuk menghancurkan Iran seperti yang terjadi pada Irak,” kata Hasyim dalam sambutannya pada pembukaan Konferensi Internasional Pemimpin Islam untuk Rekonsiliasi Iran di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/4).

PBNU Nilai Resolusi DK PBB Tahap Awal Hancurkan Iran (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Nilai Resolusi DK PBB Tahap Awal Hancurkan Iran (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Nilai Resolusi DK PBB Tahap Awal Hancurkan Iran

Presiden World Conference on Religion and Peace mengatakan, hal yang perlu dilakukan adalah kembali kepada ajaran Allah dan Rasul serta pandai memilih prioritas, seperti penataan kembali tatanan masyarakat muslim dunia dalam ukhuwah islamiyah (persaudaraan umat Islam).

“Karena dalam kenyatannya banyak pemimpin Islam yang belum seimbang antara menghujat musuh dengan menata diri dan umat,” ujar Hasyim yang juga Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars.

Prioritas kedua, lanjut Hasyim, mewaspadai agar kelompok dan negara Islam tidak dihancurkan satu persatu secara bergilir dan merusak ‘teman’ sendiri dengan berpihak kepada lawan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Kita memang tidak bisa meminta Islam dan umatnya tidak diganggu dan dirusak, namun kita harus bisa tahan diri untuk tahan gangguan dan perusakan, karena pihak lain tidak akan membahayakan kita selama mendapatkan hidayah Allah” urai Hasyim.

Dalam kesempatan tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur, itu menyebut ‘kaum kriminal’ berusaha masuk Irak. Menurutnya, ‘kaum kriminal’ itu adalah pihak yang mengambil banyak kesempatan dan keuntungan dari konflik Sunni-Syiah di Irak selama ini.

“Selain peperangan yang diakibatkan agresi, telah masuk intervensi dari berbagai negara. Kaum kriminal telah banyak mengambil kesempatan dalam kekacauan,” tegas Hasyim.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Hasyim, kelompok Sunni dan Syiah sudah lama hidup rukun berdampingan dan saling menghormati. Konflik sektarian sesungguhnya ditimbulkan pihak di luar Irak, kemiskinan di Irak melengkapi kekacauan dan kekerasan. “Sementara pihak agresor menampilkan diri di media internasional seolah-olah penyelamat Irak,” pungkasnya.

Hasyim mengungkapkan, dirinya telah menemui banyak ulama dan pemimpin di negara tetangga, terutama dengan ulama Irak sendiri. Mereka telah memiliki kesamaan pandangan bahwa agresi AS ke Irak tidak hanya menjatuhkan Saddam Hussein, tapi jauh lebih berat, yaitu penghancuran negara Irak dan sendi-sendi kemasyarakatan dan kebangsaan serta jatuhkan banyak korban.

“Pengangkatan pemerintah yang baru dalam daerah pendudukan bukan solusi, justru telah kobarkan pemberontakan di mana-mana,” ujarnya. (mkf)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Hadits, AlaNu Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 14 Agustus 2013

Sambut Hari Santri, PCNU Kota Depok Luncurkan Rangkaian Kegiatan

Depok, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati pada setiap 22 Oktober disambut dengan meriah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Depok menyemarakkan HSN  dengan beragam kegiatan yang melibatkan santri, pimpinan pesantren, kiai, tokoh masyarakat, dan masyarakat pada umumnya.

"Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan peluncuran di Masjid Kubah Emas, Sabtu 7 Oktober 2017 pukul 19.30 WIB. Acara diisi dengan pembacaan Qasidah Burdah yang akan dipimpin langsung oleh Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Depok KH Junaidi HMS. Selanjutnya akan digelar pembukaan rangkaian peringatan Hari Santri yang melibatkan hampir seluruh pondok pesantren se-Kota Depok," ujar Ketua PCNU Kota Depok KH Raden Salamun Adiningrat di kantornya, Kali Mulya, Cilodong, Jumat (6/10).

Sambut Hari Santri, PCNU Kota Depok Luncurkan Rangkaian Kegiatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Hari Santri, PCNU Kota Depok Luncurkan Rangkaian Kegiatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Hari Santri, PCNU Kota Depok Luncurkan Rangkaian Kegiatan

Ia berharap kepada seluruh warga NU agar  berbondong-bondong memadati Masjid Kubah Emas lengkap dengan segala atribut ke-NUan yang dimiliki. Acara ini akan dihadiri beberapa pengurus harian PBNU, dan pengurus harian, lembaga dan badan otonom PCNU Kota Depok.

"Kepada seluruh santri, warga NU dan masyarakat Depok, kami harap kehadirannya untuk memeriahkan HSN," paparnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

PCNU Kota Depok telah menyiapkan serangkaian kegiatan baik berbagai lomba untuk santri, zikir, semaan dan khataman Al-Quran, shalawat Nariyah, kirab, dan apel kebangsaan.

Saat ditanya apakah di acara pembukaan dan peluncuran nanti akan dihadiri pihak Pemkot Depok, ia menjawab belum ada informasi dari tim panitia terkait kepastian keterlibatan Pemkot Depok dalam peringatan hari santri.

"Intinya kami mengajak seluruh komponen masyarakat dan koordinasi dengan semua pihak untuk menyukseskan peringatan hari santri," tegasnya.

Pihaknya telah menyiapkan beragam kegiatan, yaitu lomba bagi santri yang bertempat di sejumlah titik pesantren, dzikir, khataman Al-Quran, Sholawat Nariyah, kirab dan apel kebangsaan.

Sebagaimana diketahui Peringatan Hari Santri ditetapkan Pemerintah Indonesia oleh Presiden Joko Widodo. Tidak hanya diperingati oleh santri di Kota Depok, tapi juga dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia. Tahun lalu Pemkot Depok tidak menyelenggarakan dan lebih memilih pada Gebyar Muharram yang diselingi acara dangdut. (Aan Humaidi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 27 Juli 2013

PMII Jember Beri Advokasi Petani atas Penyerobotan Tanah Berem

Jember, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Penolakan kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jember terhadap pembangunan tambak udang oleh PT. Seafer Sumber Rejeki dan PT. Seafer Kartika Tambak di Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur,  masih berlanjut.

PMII Jember Beri Advokasi Petani atas Penyerobotan Tanah Berem (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Jember Beri Advokasi Petani atas Penyerobotan Tanah Berem (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Jember Beri Advokasi Petani atas Penyerobotan Tanah Berem

Sekitar 200 kader PMII yang berkolaborasi dengan Aliansi Peduli Tani menggelar unjuk rasa di halaman gedung DPRD Jember, Rabu (24/1). Mereka berupaya memberikan advokasi terhadap petani atas penyerobotan tanah berem.

Mereka mengusung sejumlah tuntutan yang intinya adalah tidak setuju terhadap kehadiran dua PT tersebut, lebih-lebih karena proses legalisasi perizinan Hak Guna Bangunan (HGB) dilakukan dengan intimidasi dan penuh tipu-tipu.

"Sekali lagi, kami bukan anti-investor, tapi kami wajib membela kepentingan petani karena lahan mereka yang merupakan satu-satunya sumber kehidupan mereka diserobot begitu saja," teriak korlap aksi, Muh, Anwar.

Sejurus kemudian, perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh pimpinan DPRD Jember di ruang Banmus. Kepada mereka, Ketua PC PMII Jember, Adil Satria Putra meminta agar DPRD dan Pemkab Jember harus melindungi tanah berem dari pemodal asing.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Pemkab Jember juga wajib menghentikan pembangunan tambak udang itu. Sebab jika diteruskan, ini berbahaya bagi 80 petani yang mengelola lahan berem di situ," pintanya.

Menurutnya, pembangunan tambak udang tersebut justru mengancam keberlangsungan hidup para petani. Sebab, sekitar 23,9 hektar lahan berem yang dikelola petani sedang dalam proses pencaplokan.

Dikatakannya, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 27/2007 yang dirubah menjadi Undang-Undang Nomor 1/2014 tentang pengelolaan kawasan pantai pesisir dan pulau-pulau kecil, tepatnya pasal 26 A ayat 4, huruf C dan D menyebutkan bahwa izin lokasi diberikan kepada pemodal jika kawasan tersebut tidak berpenduduk dan belum ada pemanfaatan oleh masyarakat lokal.

Selain itu, juga disebutkan bahwa izin lokasi dan HGU diterbitkan  atas pertimbangan warga sekitar. "Itu jelas undang-undangnya. Tapi yang  ada malah izin lokasi dan HGU yang cacat itu prosedur itu digunakan sebagai alat intimidasi untuk menyingkirkan petani dari kawasan berem yang sudah berpuluh-puluh tahun mereka kelola," jelasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Wakil Ketua DPRD Jember, menyatakan mendukung gerakan yang  dilakukan oleh pengunjuk rasa. "Kami mendukung penuh upaya teman-teman untuk membela petani," tukasnya.

Usai unjuk rasa di gedung DPRD, mereka langsung bergeser ke Kantor Bupati Jember untuk misi dan tuntutan yang sama. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Aswaja, Sejarah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 18 Juli 2013

Habib Alwi Al Idrus Lakukan Safari Ramadhan

Pangkal Pinang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Selama tiga hari Pangkalpinang (18-20 Juli 2014), Ketua Yayasan Darul Falah Palembang yang beralamatkan di Seduduk Putih, Palembang Habib Abu Bakar Alhabsy, bersama Habib Alwi Al-Idrus, dan Zulfikar (Dai AKSI Indosiar 2014) melakukan safari ramadhan 1435 Hijriyah di tiga masjid di Kota Pangkalpinang.

Habib Alwi Al Idrus Lakukan Safari Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Habib Alwi Al Idrus Lakukan Safari Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Habib Alwi Al Idrus Lakukan Safari Ramadhan

Pada kunjungan hari pertama di Masjid Istiqlal (Jum’at, 18/7), Kampung Gandaria 2, Kelurahan Kacang Pedang, Habib Alhabsy ? membawakan ceramah dengan tema Nuzul Quran. Ceramah yang dilaksanakan usai shalat tarawih ini dihadiri tak kurang dari 100 jamaah.

Sementara, kunjungan pada hari kedua (Sabtu/19/7), bertempat di Masjid Baitul Jannah, kompleks Perumahan Taman Kota, kelurahan Air Itam, Pangkalpinang, Habib yang juga ayah kandung dari ustad Ahmad Alhabsy, da’i muda yang sering tampil di Indosiar dan Trans TV, memberikan santunan kepada 40 orang anak-anak yatim piatu. ? Santunan berupa uang sebesar Rp 100.000,- kepada masing-masing anak.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kegiatan yang dilaksanakan sebelum berbuka puasa tersebut, merupakan ? hasil dari infaq dan sedekah warga perumahan Taman Kota yang dikoordinir oleh ketua Masjid, Ustad Halim. ? Kegiatan santunan kepada anak-anak yatim piatu ini dihadiri para warga komplek dan tamu undangan. ?

Tak hanya ? pemberian santunan, anak-anak yatim dan para jamaah berbuka puasa bersama. Usai melaksanakan shalat Maghrib, rombongan Habib Abu Bakar Alhabsy meneruskan perjalanan menuju Masjid Nur Kartini, di Desa Mangkol, Jalan Selan km. 4 Pangkalpinang. Di masjid ini, habib memimpin shalat Isya dan tarawih berjamaah. ? ?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Usai melaksanakan sholat tarawih, dilakukan ceramah agama tentang Keistimewaan Malam Lailatul Qadar. (hardy alqadry/mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Internasional, Syariah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 01 Juli 2013

Gusdurian-Ansor Ramaikan Pawai Keberagaman Budaya

Klaten, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Lantunan sholawat diiringi musik rebana mengalun bersama musik khas pengiring atraksi barongsai dan liong untuk memeriahkan perayaan Cap Go Meh.

Gusdurian-Ansor Ramaikan Pawai Keberagaman Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)
Gusdurian-Ansor Ramaikan Pawai Keberagaman Budaya (Sumber Gambar : Nu Online)

Gusdurian-Ansor Ramaikan Pawai Keberagaman Budaya

Perayaan Cap Go Meh di Klaten Ahad (24/2) kemarin memang? lain dari biasanya. Selain dimeriahkan atraksi barongsai dan liong, perayaan Cap Go Meh juga dimeriahkan pawai budaya yang diikuti ratusan peserta multikultur.

Ide pawai budaya ini berawal dari Komunitas Gusdurian Klaten. Mereka melihat potensi jumlah Komunitas suku Tionghoa di Klaten yang cukup signifikan, tetapi biasanya merayakan Cap Gomeh di kota Solo, Yogyakarta dan Semarang. Maka muncullah ide untuk memanfaatkan momen Cap Gomeh untuk mempromosikan keberagaman budaya di Klaten.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Hal ini kemudian disampaikan kepada Gus Jazuli A Kasmani, pengasuh Pondok Pesantren Al Muttaqien Pancasila Sakti Klaten. Gayung ternyata bersambut. Dengan menggandeng kader IPNU (Ikatan pelajar NU) dan Sekolah Kader NU, maka mulai dirancang bentuk aksinya, yaitu pawai keberagaman budaya, orasi budaya dan atraksi komunitas.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Hanya dalam waktu kurang seminggu, berbagai kelompok masyarakat mendaftarkan diri untuk bergabung. Ada 52 kelompok masyarakat yang terdiri dari elemen agama, hobi dan kebudayaan yang siap berpawai.

“Tidak kurang dari 54 elemen masyarakat Klaten ikut memeriahkan perayaan Cap Go Meh. Sepanjang jalan dan trotoar menjadi saksi indahnya keberagaman,” ujar Jazuli.

Pada pelaksanaan pawai, sebanyak 45 pembawa bendera merah putih menjadi ujung tombak jalannya pawai budaya. Barisan selanjutnya diramaikan aktvis Granat, disusul rombongan yang membawakan pertunjukan barongsai dan liong. Barisan Serba Guna Ansor (Banser) ikut mengisi barisan berikutnya. Pada barisan yang lain, ada 75 warga yang tergabung dalam Forum Selawat Klaten. Berbekal alat musik rebana, mereka meramaikan pawai dengan mengumandangkan solawat.

Jazuli menjelaskan Indahnya Keberagaman merupakan tema yang diusung dalam perayaan Cap Go Meh kali ini. Melalui tema itu, pihaknya ingin mengingatkan bahwa warga negara Indonesia hidup dalam masyarakat yang majemuk.

“Perbedaan adalah pemersatu bangsa. Pawai ini boleh diikuti siapapun namun harus memenuhi dua syarat. Syarat pertama adalah cinta NKRI, Pancasila dan UUD 45. Syarat kedua, dilarang membawa agenda dan atribut politik apapun, mulai dari pemilu, pilkada atau pilkades sekalipun,” papar Jazuli.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 22 Juni 2013

Warga Sukabudi Minta KKN STAINU Jakarta Jangan Dulu Berakhir

Bekasi, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Warga di Desa Sukabudi, Bekasi, Jawa Barat meminta Kuliah Kerja Nyata mahasiswa dan mahasiswi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Jakarta agar jangan dulu berakhir. Menurut mereka, keberadaan mahasiswa dan mahasiswi tersebut, masih dibutuhkan.

Warga Sukabudi Minta KKN STAINU Jakarta Jangan Dulu Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Sukabudi Minta KKN STAINU Jakarta Jangan Dulu Berakhir (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Sukabudi Minta KKN STAINU Jakarta Jangan Dulu Berakhir

Pasalnya di desa itu, mahasiswa dan mahasiswi STAINU Jakarta melakukan banyak hal, di antaranya mengajar ngaji anak-anak, menghidupkan masjid, dan ikut serta pada kegiatan-kegiatan warga.

Ketua kelompok KKN STAINU Jakarta di desa tersebut, Maja Sutedjo menuturkan, permintaan warga tersebut adalah apresiasi atas kepedulian mahasiswa dan mahasiswi STAINU. “Kita sangat diterima mereka sehingga ketika kami akan pulang, mereka berbondong-bondong ke basecamp kami untuk bersilaturahim," katanya Rabu (23/3).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut dia, KKN model STAINU Jakarta memang didorong untuk melebur dengan masyarakat dan membantu apa yang bisa dilakukan, terutama di bidang agama. ?

Salah seorang warga yang hadir ke tempat tinggal sementara waktu peserta KKN menyampaikan terima kasih atas partispasi mahasiswa dan mahasiswi STAINU. Secara khusus, ia mengomentari belajar ngaji untuk anaknya. “Dengan belajar ngaji, diharapkan anak saya bisa mendoakan orang tuanya kelak,” harapnya.? (Moch. Muhdi Qorib/Abdullah Alawi)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Habib, Nusantara Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw