Sabtu, 03 Februari 2018

Warga Desa di Gunung Kidul ini Gelar Syawalan dan Pengajian

Gunung Kidul, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Warga Desa Dengok, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Yogyakarta menggelar "Syawalan dan Pengajian", Ahad (9/8) malam. Penceramah dihadirkan, KH Arif Gunadi menyampaikan sejumlah taushiah, antara lain manusia kuat versi Islam.

"Manusia kuat bukan yang sanggup mengangkat besi dua kuintal dengan sekali jinjing. Namun yang mampu menyingkirkan selimut ketika mendengar adzan subuh.  Ash-Shalaatu khairum minan naum. Sholat lebih baik daripada tidur," papar Kiai Arif.

Warga Desa di Gunung Kidul ini Gelar Syawalan dan Pengajian (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga Desa di Gunung Kidul ini Gelar Syawalan dan Pengajian (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga Desa di Gunung Kidul ini Gelar Syawalan dan Pengajian

Adapun manusia gagah perkasa, menurutnya, ialah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya sebagaimana disampaikan dan dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Bulan Ramadhan lalu kita dilimpahi umat yang rajin ke masjid. Tapi setelah itu, setan dibebaskan lagi, dan masjid jadi sepi lagi. Seharusnya iman kita semakin meningkat," ujar Kiai Arif pada kegiatan dihadiri Suyanto, Kepala Desa Dengok, peserta Civic Education For Future Indonesian Leadership (CEFIL) III Yayasan Satunama Yogyakarta, dan penduduk setempat itu pula.

Ia menambahkan, ada enam perkara merusak amal. Pertama Al istighlal bi’uyubil kholqi atau sibuk mebicarakan aib orang lain.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selanjutnya Qaswatul qulub atau keras hati. Contohnya tidak mau mengakui eksistensi orang lain, tidak mau mengakui kebhinekaan seperti perbedaan agama dan lain-lain.

"Lalu Hubbun dunya atau cinta mati terhadap dunia. Saking cintanya dengan dunia, akhirnya melupakan akhirat," ujar dia lagi.

Selanjutnya, Qillatul haya’ atau sedikit rasa malunya. Kemudian Thulul ‘amal atau panjang angan-angan dan Dhulmun la yantahi atau kezaliman yang tak pernah berhenti.

Sebelum pengajian berlangsung di balai desa setempat dimulai, mengalun sholawat nabi dan syiir tanpo waton yang didaraskan hadirin yang ikut kegiatan tersebut. (Gatot Arifianto/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Tegal Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 02 Februari 2018

Mencari Keberkahan Hidup

Khotbah I

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Mencari Keberkahan Hidup (Sumber Gambar : Nu Online)
Mencari Keberkahan Hidup (Sumber Gambar : Nu Online)

Mencari Keberkahan Hidup

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Berkah ini sering kita jadikan tujuan hidup di samping mencari ridho Allah. Keberkahan membuat hidup kita menjadi bahagia. Di pesantren, kita diajarkan yang penting mencari berkah, bukan sekadar kepintarannya. Kalau sekadar pintar saja tetapi tidak berkah maka ilmu tersebut bisa menjadi malapetaka.

Orang tua kita juga memberi pesan agar dalam hidup, yang kita cari adalah berkah. Dan berkah ini tidak selalu berkorelasi dengan banyaknya harta yang kita miliki. Ada sebuah hadits yang sering dijadikan doa, terutama kepada pengantin yang seringkali dijadikan sebuah kutipan dalam undangan pernikahan.

? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Semoga Allah memberi berkah untukmu, memberi bekas atasmu, dan menghimpun yang terserak di antara kalian berdua.” (HR At-Turmudzi)

Dalam kajian ilmu Nahwu kalimat “laka”, itu digunakan untuk hal-hal yang sifatnya menguntungkan atau menyenangkan. Kalau yang tidak enak, menggunakan kata “alaika”. Ternyata, bahasa laka dan alaika digunakan oleh Rasulullah dalam hadits tersebut supaya orang itu mendapat keberkahan baik dari hal yang enak maupun yang tidak enak. Semuanya ada nilai keberkahannya. Bagi sementara orang, keberkahan itu sesuatu yang enak secara fisik saja. Padahal bisa jadi, yang tidak enak itu lah yang sebenarnya menjadi berkah.

Misalnya, setelah menjadi seorang anggota DPR harus masuk penjara. Ini menunjukkan sesuatu yang tampaknya enak, berupa jabatan tinggi yang dihormati banyak orang, ternyata malah membawa bencana. Orang sakit juga bisa mendapat keberkahan karena dengan beristirahat, maka ia memiliki kesempatan untuk mengevaluasi dirinya, momen yang tai a peroleh lantaran kesibukan dirinya. Ini menunjukkan bahwa antara yang menguntungkan dan tidak menguntungkan, sama-sama mendapat peluang mendapat keberkahan.

Bertambahnya sesuatu juga belum tentu membawa kebaikan jika tidak mendekatkan diri kepada Allah. Orang yang tambah umurnya belum tentu lebih berkah, orang yang tampak rezekinya juga belum tentu tambah berkah. Demikian pula, orang yang tambah ilmu juga belum tentu mendapatkan berkah jika ilmu tersebut hanya menjadi kebanggaan diri, bukan untuk diajarkan kepada orang lain atau untuk menambah keimanan kepada Allah.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya, Barangsiapa bertambah ilmunya namun tidak bertambah petunjuk yang ia raih, niscaya dia hanya menambah jauh jarak dari Allah

Jadi ilmu tambah bukan berarti semakin dekat dengan Allah. Ini adalah cerminan dari ilmu yang tidak berkah.

Jama’ah Jum’ah yang dimuliakan Allah,

Berkah itu maknanya kebahagiaan. Orang berbahagia itu sering diukur hanya dari ukuran fisiknya. Benarkah demikian? Dalam pandangan agama, tanda-tanda kebahagiaan tidak selalu yang tampak secara dhahir. Karena tampilan lahiriah sejumlah orang bisa saja seolah bahagia, tapi batin mereka menderita.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

"Di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. (QS: al-Rum 21)

Sebagai salah satu tanda kekuasaan Allah adalah Ia menciptakan istri-istri yang dapat menentramkan jiwa dan menciptakan kasih sayang antara keduanya. Kebahagian rumah tangga bukan terletak pada kecantikan istri atau kekayaan suami. Misalnya, apa iya kalau punya istri cantik terus berbahagia. Mungkin iya, tetapi mungkin saja tambah pusing. Belum tentu mendapat kebahagiaan. Betapa banyak pasangan cantik rupawan yang justru berakhir pada perceraian. Bahkan rata-rata penggugat dating dari perempuan. Ini bukti bahwa mereka tidak bahagia. Karena itu, hal yang bersifat dhahir menarik tidak menjamin rasa bahagia. Standar untuk menilai kebahagiaan keluarga tidak dilihat dari harta apa yang dimiliki, tetapi apakah suami istri tersebut memiliki akhlak yang baik. Jika mereka memiliki akhlak yang mulia, insyaallah mereka akan berbahagia.

Keberkahan bisa kita raih dengan senantiasa mendekatkan diri kita kepada Allah subhanahu wata’ala seraya terus menghiasi diri dengan sifat-sifat terpuji, seperti syukur, qana’ah, gemar bersedekah, berbakti kepada kedua orang tua, dan lain-lain.

Khotbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.  

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?.

? ?! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?  ? ? ? ? ? ? ?.



Oleh Ustadz H Syamsul Maarif, Pengurus LDNU


Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Islam, Syariah, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Koordinator Cabang PMII DKI Jakarta membentuk forum kajian strategis menyangkut persoalan lokal Jakarta, nasional, maupun global. Forum dwi mingguan mewadahi kader PMII DKI untuk cepat merespon persoalan kekinian.

Ketua PMII DKI Jakarta Mulyadin Permana mengatakan, mahasiswa khususnya kader PMII harus memahami kosmos (alam semesta) yang di dalamnya terdapat relasi manusia dan alam.

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII DKI Jakarta Luncurkan Kajian Kosmologi Strategis

"KKS adalah wadah bagi kader PMII untuk belajar dan menggali ilmu dari para tokoh NU dan tokoh-tokoh lainnya untuk menjadi landasan gerakan PMII DKI Jakarta ke depan" kata Mulyadin saat peluncuran forum KKS di Gedung PBNU, Jumat (5/12) siang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Mantan Sekjen PMII Usman Sadikin menekankan pentingnya pembangunan karakter manusia. Menurut Usman, orang kini lebih menyalahkan sistem politik. Mereka lalu beramai-ramai memperbaiki sistem. Padahal sebenarnya yang tidak baik adalah orang-orang yang ada dalam sistem itu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Aturan dan sistem yang baik hanya dilahirkan oleh orang baik. Bukan sistem demokrasi, sistem kerajaan, dan seterusnya yang tidak baik, tetapi sistem itu menjadi tidak baik ketika orang lupa kepada Tuhan," kata Usman.

Sementara Amsar A Dulmanan dalam forum perdana ini mengingatkan misi manusia sebagai khalifah di muka bumi.

"Manusia di bumi bukan untuk penghambaan, tetapi sebagai kholifah yang mengatur kosmos (alam semesta) untuk kebaikan dan kesejahteraan manusia," tandas Amsar. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sunnah, Nasional Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Gus Mus Hadiri Khataman Al-Qur’an di An-Najah

Sragen, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH A. Mustofa Bisri atau Gus Mus hadir dalam acara khataman Al-Qur’an dan peringatan haul para pendiri Pesantren An-Najah Gondang Sragen KH Ahmad Djisam bin KH Abdul Mannan dan H Barmawi, Senin (18/8) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, ulama yang akrab disapa Gus Mus itu menyampaikan pentingnya sanad seorang guru dalam mencari ilmu. “Makanya di pesantren, silsilah ini penting dan dapat dipertanggunjawabkan. Semisal di sini (An-Najah,-red) silsilah Al-Quran dari Mbah Umar dan Mbah Munawwir Krapyak yang bersambung hingga kepada Nabi Muhammad saw.” tutur Gus Mus.

Gus Mus Hadiri Khataman Al-Qur’an di An-Najah (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus Hadiri Khataman Al-Qur’an di An-Najah (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus Hadiri Khataman Al-Qur’an di An-Najah

Gus Mus juga mengingatkan kepada para santri yang tengah mempelajari dan menghafalkan Al-Quran, agar seanantiasa memiliki akhlakul karimah. “Anak-anak yang khatam, jangan hanya hafal quran tapi juga berakhlak. Jangan sampai hafal quran tapi tidak berakhlak,” kata pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin Rembang itu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara itu, pengasuh Pesantren An-Najah KH Minanul Aziz Syathori, mengatakan acara peringatan haul ke-25 ini juga diisi dengan berbagai kegiatan.

“Satu minggu sebelum acara, kami mengadakan acara sema’an quran di kampung-kampung. Selain itu juga ada kegiatan ziarah dan lomba karena bertepatan dengan momentum Agustusan,” terang Kiai Minan. (Ajie Najmuddin/Anam)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Hikmah, IMNU Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

PWNU Sumut Ajak Nahdliyin Teladani Mbah Sahal

Medan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, Sabtu (25/1) malam, menggelar tahlilan dan shalat gaib atas wafatnya Rais Aam PBNU yang juga Ketua Umum MUI KH MA Sahal Mahfudh.

PWNU Sumut Ajak Nahdliyin Teladani Mbah Sahal (Sumber Gambar : Nu Online)
PWNU Sumut Ajak Nahdliyin Teladani Mbah Sahal (Sumber Gambar : Nu Online)

PWNU Sumut Ajak Nahdliyin Teladani Mbah Sahal

Ketua PWNU Sumut? H Ashari Tambunan mengatakan, NU dan bangsa Indonesia kehilangan tokoh ulama kharismatik yang memiliki pengetahuan sangat luas. Menurutnya, Kiai Sahal Mahfudh adalah seorang ulama isitiqamah dan hidupnya semata-mata untuk umat.

“Kiai Sahal mampu menegakkan khittah NU 1926 dengan menjaga kebersihan dirinya dari kepentingan politik praktis. Sampai akhir hayatnya, Kiai Sahal tidak pernah tergiur untuk masuk partai politik. Figur seperti ini sangat langka di negeri ini. Karena itu, kita sangat kehilangan Kiai Sahal,” ungkap Ashari Tambunan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dia mengajak Nahdliyin di Sumut agar tetap menjadikan Kiai Sahal sebagai panutan. Sebab, sosok Kiai Sahal dikenal sebagai ulama yang santun, moderat, dan toleran, namun tegas dalam penegakan akidah. Sehingga pemikirannya bisa diterima oleh semua generasi.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu, tambah Ashari, Kiai Sahal punya pengetahuan dan penguasaan yang luas di bidang fiqih sosial, kenegaraan, dan ekonomi. “Karenanya, Kiai Sahal mendapat gelar doktor honoris causa dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta,” tuturnya.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Sumut H Imron Hasibuan dalam kesempatan itu mengatakan, Kiai Sahal merupakan tokoh yang tetap mampu menjaga kehormatan ulama. “Beliau tidak pernah tergoda oleh hal-hal duniawi seperti tawaran kekuasaan di bidang politik yang terus menghampirinya. Kiai Sahal lebih memilih mengurusi umat lewat MUI, NU dan pesantren yang diasuhnya di Pati, Jawa Tengah,” tutur Imron.

Tahlilan dan shalat gaib untuk kiai sahal dilaksanakan di aula kantor PWNU Sumut, Jalan Sei Batang Hari Medan. Tahlilan diikuti ratusan warga NU yang datang dari Binjai, Langkat, Deli Serdang dan Kota Medan. (Hamdani Nasution/Mahbib)

?

Foto: Kiai Sahal bersama para kiai dalam sebuah Munas Alim Ulama di Cirebon

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Anti Hoax, Kyai Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah

Cilongok, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. MWC Ma’arif NU Kecamatan Cilongok Banyumas menggelar refleksi tahun baru Islam dengan Pertabah (Perkemahan Tahun Baru Hijriah) 1438 H di Sokawera 30 September – 2 Oktober 2016. Kegiatan ini mengambil tema Galang ? Satu Hati, Satu Janji, Berprestasi untuk Satu Bumi Pertiwi.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ma’arif NU se-Kecamatan Cilongok yang berjumlah 15 Pangkalan, 30 regu dan masing-masing regu 10 siswa putra/putri.

Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah (Sumber Gambar : Nu Online)
Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah (Sumber Gambar : Nu Online)

Ma’arif NU Cilongok Gelar Perkemahan Tahun Baru Hijriah

Pembukaan Pertabah juga dihadiri Muspinkec (musyawarh pimpinan kecamatan), MWCNU Cilongok, MWC Ma’arif NU Cilongok, PAC Muslimat NU, PAC GP Ansor NU, PAC Fatayat NU, PAC IPNU, PAC IPPNU, dan Banser Satkoryon Cilongok.

Ketua panitia Pertabah, Ahmad Thobroni mengemukakan kegiatan ini kembali dilaksanakan setelah vakum beberapa tahun. Ia juga menegaskan akan melaksanakan kegiatan Pertabah ini secara rutin setiap tahun baru Hijriyah. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada MWC NU, MWC Ma’arif, Panitia dan para donator serta sponsor yang telah mendukung acara ini. Tentunya tanpa dukungan moril dan materil kegiatan ini tidak akan sukses seperti ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Materi dan lomba kegiatan Pertabah meliputi bidang ketangkasan, mental spiritual, keterampilan, pengetahuan, seni budaya, lingkungan hidup dan bakti sosial, administrasi dan olahraga serta kesehatan. Selain itu panitia juga menyelenggarakan refleksi ke-Ma’arif-an pada malam menjelang penutupan. Isu yang diangkat pada refleksi berkaitan dengan pentingnya manajemen kepemimpinan dalam sekolah/madrasah Ma’arif NU. Pengurus dan kepala sekolah/madrasah Ma’arif se-Kecamatan Cilongok hadir dalam acara ini.

Sementara itu, Ketua MWC Ma’arif NU Cilongok H Jawahirul Bukhori mengatakan Pertabah adalah kegiatan kompetisi dan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar Pramuka Penggalang.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Perkemahan ini merupakan sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual dan social baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Ia juga mengucapkan selamat dan sukses untuk para pemenang lomba, ”Semoga dapat menjadi motivasi untuk para penggalang yang ada di Madrasah di bawah naungan Ma’arif NU,” katanya. Red Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Fragmen, Nahdlatul Ulama Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 01 Februari 2018

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Way Kanan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Prof Alexis C Del Rosario dari Filipina didampingi Dirjen Ketahanan Pangan Sri Suhartini dan pemerhati UKM Dr Amarhansah meninjau kegiatan usaha pengelolaan hasil singkong menjadi tiwul di Waykanan. Kunjungan ini digelar dalam rangka melihat produk hasil dari singkong selain dari tepung.

Pengelolaan singkong menjadi beras tiwul merupakan usaha yang dikelola oleh Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdatul Ulama Kabupaten Waykanan.

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pakar Pangan Filipina Kunjungi Usaha Tiwul LPPNU Waykanan

Dalam kunjungan ini Ketua LPPNU Yoni Aliestiadi memberikan keterangan kepada tamunya tentang mekanisme pembuatan olahan dari singkong berupa tiwul yang merupakan makanan yang rendah karbohidrat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu juga ia mempraktikkan bagaimana cara pembuatan tiwul di depan rombongan dari Filipina dan Departemen Pertanian Dirjen Ketahanan pangan.

Prof Alexis mengatakan bahwa ia merasa senang dapat melihat secara langsung pembuatan makanan alternatif dari singkong yaitu tiwul.

Ditambahkannya bahwa kunjungannya ke Waykanan memang mencari olahan apa saja yang dapat dihasilkan dari tanaman singkong. "Di Filipina singkong hanya dijadikan bahan untuk makanan ternak," ujar Prof. Alexis C. Del Rosario.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Kami akan mengembangkan olahan yang dihasilkan dari singkong selain makanan ternak," tambahnya.

Sri Suhartini menambahkan bahwa tahun ini pemerintah pusat melalui Departemen Pertanian memberikan bantuan untuk tanaman singkong kepada kelompok petani singkong.

ia mengharapkan Pemda Waykanan dapat berkoordinasi dengan lembaga yang peduli dan memperhatikan para petani singkong untuk bersama-sama memberikan masukan dan pengawasan untuk batuan ini agar sesuai sasaran.

Pengelola pabrik tiwul, Yoni Aliestiadi merasa bangga dengan kunjungan dari Kementrian Pertanian dan perwakilan dari comprehensive assessment of the permormance of the cassava supply chain and value chain and identification of interventions for competitiveness dari Filipina.

Yoni meminta Pemkab Waykanan agar lebih peduli kepada pengusaha UKM yang ada di Waykanan, untuk mengembangkan usaha kecil menengah sehingga mampu bersaing dengan produk dari daerah lain. (Heri Amanudin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pertandingan, Nahdlatul, Jadwal Kajian Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw