Sabtu, 21 Februari 2015

Alumni Madrasah TBS Kudus Terbitkan Buku "Santri Membaca Zaman"

Kudus, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk memberi kado Hari lahir ke-90 Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah (TBS), para alumni menerbitkan sebuah buku berjudul "Santri Membaca Zaman: Percikan Pemikiran Kaum Pesantren". Buku yang diluncurkan dalam acara Silatnas dan Ngaji Bareng Masyayikh TBS, Sabtu (23/7) ini berisi kumpulan artikel yang ditulis para alumni madrasah TBS dari berbagai angkatan.?

Menurut salah seorang editor H. Nur Said, buku setebal 312 halaman ini menjadi impian para alumni madrasah TBS untuk untuk diterbitkan guna menyambut hari lahir (harlah) ke-90 Madrasah TBS Balaitengahan Kudus, Jawa Tengah.?

Alumni Madrasah TBS Kudus Terbitkan Buku Santri Membaca Zaman (Sumber Gambar : Nu Online)
Alumni Madrasah TBS Kudus Terbitkan Buku Santri Membaca Zaman (Sumber Gambar : Nu Online)

Alumni Madrasah TBS Kudus Terbitkan Buku "Santri Membaca Zaman"

"Alhamdulillah, berkat karunia Allah dan kebersamaan kekompakan teman perguruan, para alumni mampu mewujudkan penerbitan buku ini," katanya.?

Said menjelaskan, artikel dalam buku ini merupakan refleksi para santri dalam membaca ayat-ayat Allah, baik ayat qauliyah maupun kauniyah sehingga melahirkan serpihan-serpihan ilmu sekaligus sebagai konstruksi ide yang bisa dijadikan alternatif acuan dalam mengembangkan pendidikan Islam di pesisir utara.?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Buku ini sekaligus menegaskan bahwa para santri sudah sepatutnya sebagai penjaga gawang Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) untuk memagari Nusantara agar tetap berdaulat sebagai Islam yang tasamuh (toleran), tawazun (seimbang), tawasuth (moderat/jalan tengah) dan Itidal (menegakkan keadilan)," ujar alumni TBS angkatan 1994 ini.?

Hadirnya buku ini diharapkan menjadi pemantik bagi munculnya karya-karya santri lainnya baik berupa buku, kitab atau temuan-temuan sain yang selama ini terpinggirkan. "Hal ini sekaligus sebagai uji nyali para santri dalam menyongsong 100 tahun madrasah TBS 10 tahun ke depan," ungkap Said yang juga ketua PC LTN NU Kudus.?

Dalam buku yang juga untuk menyemarakkan acara Silatnas dan Ngaji Bareng Masyayikh TBS ini, terdapat 25 artikel dari tulisan karya alumnus TBS yang memiliki latar belakang aktivitas berbeda. Di antara para penulisnya adalah Rosidi (pegiat media), A. Nafiul Haris (penulis), Khabibi Muhammad Luthfi (dosen), H.Izzul Mutho (Redaktur pelaksana Koran Indopos), Nur Khamin Hadziq (alumnus Al-Azhar Kairo,), Sofiyan Hadi (pengasuh pesantren Mawaddah Kudus), Muthohhar (Dosen UMK), dan lain sebagainya. (Qomarul Adib/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Bahtsul Masail, Warta, Daerah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 09 Februari 2015

Sebarkan Pesan Damai, PCNU Depok Kunjungi 11 Kecamatan

Depok, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Depok  mengunjungi sebanyak 11 kecamatan di Kota Depok. Mereka menyebarkan pesan damai Ramadhan dan nilai Islam yang rahmatan lil alamin. Kunjungan rutin setiap Ramadhan ini menjadi penting terutama di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan pilpres 2014.

Sebarkan Pesan Damai, PCNU Depok Kunjungi 11 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Sebarkan Pesan Damai, PCNU Depok Kunjungi 11 Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Sebarkan Pesan Damai, PCNU Depok Kunjungi 11 Kecamatan

Melalui kegiatan yang diawali buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan Tarawih berjamaah ini, "Kita ingin menyampaikan pesan damai Ramadhan dan Islam rahmatan lil alamin,"ujar Sekretaris PCNU Depok Idham Darmawan, Kamis (10/7).

Menurut Idham, buka puasa  bersama dengan pengurus dan seluruh pengurus MWCNU secara bergulir sangat penting. Pertemuan itu diisi dengan taushiyah Ramadhan, ke-NUan, dank e-Indonesiaan. Terlebih lagi terkait pelaksanaan pilpres, PCNU Depok mendorong warga untuk menjunjung tinggi ukhuwah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketua PC NU Depok ustadz Raden Salamun menilai safari Ramadhan sebagai bagian dari syiar serta konsolidasi pengurus NU dan warganya nahdliyin. “Karena, penyampai taushiyahnya tidak lain para kiai dan ustadz dari pengurus NU sendiri," kata ustadz Salamun.

Ustadz Salamun berharap pelaksanaan pilpres 2014 mengeluarkan hasil berkualitas. “Yaitu, calon pemimpin bangsa yang mampu mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Selain itu, pemimpin yang mampu menjaga kedaulatan tanah air dan mewujudkan masyarakat Indonesia adil makmur lahir batin," harap ustadz Salamun. (Aan Humaidi/Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kyai, Bahtsul Masail, Pahlawan Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 06 Januari 2015

Lembaga PBNU Diukur Kinerjanya Berdasarkan Key Performance Indicator

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk meningkatkan kinerja lembaga-lembaga NU yang totalnya berjumlah 18, PBNU akan menggunakan parameter keberhasilan Key Performance Indicator. ? Setiap enam bulan, nantinya akan dilaporkan kinerja lembaga-lembaga tersebut kepada ketua umum PBNU.

“Nanti akan ketahuan, mana yang nilainya merah, kuning dan hijau. Lalu dari situ kita bisa melakukan penanganan lebih lanjut,” kata PBNU Helmy Faishal Zaini.

Lembaga PBNU Diukur Kinerjanya Berdasarkan Key Performance Indicator (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga PBNU Diukur Kinerjanya Berdasarkan Key Performance Indicator (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga PBNU Diukur Kinerjanya Berdasarkan Key Performance Indicator

Bukan hanya di lingkungan PBNU, ia berharap model ini bisa menjadi prototype yang dilaksanakan di tingkat Wilayah dan Cabang NU.?

“NU merupakan organisasi perkhidmatan, tetapi juga harus dikelola dengan baik,” tegasnya.

Kita harapkan ini bisa menjadi prototype sehingga wilayah dan cabang bisa meniru. Dengan pengelolaan organisasi yang baik, ini akan membantu memperkaya khazanah yang ada. Jadi nanti khazanah yang dimiliki akan terpublish dengan baik.?

Pada periode sebelumnya, lembaga dan badan otonom di lingkungan NU hanya dimintai laporan menjelang pelaksanaan musyawarah nasional (munas) dan konferensi besar (konbes) yang pelaksanannya sekitar dua tahun setelah muktamar. Ini menyebabkan evaluasi berjalan lambat. (Mukafi Niam)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaNu Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 04 Januari 2015

Meningkatkan Mutu Kader, IPPNU Gelar Workshop Kaderisasi

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw?



Kaderisasi adalah jantung sebuah organisasi. Rumusan dan kebijakan yang berkaitan dengan kaderisasi bertujuan untuk kemaslahatan para kader dan pelajar seluruh Indonesia. Hal ini diungkapkan Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Puti Hasni pada sambutan pembukaan Workshop Kaderisasi di Pondok Pesantren Hati Kraksaan Probolinggo, Jumat (3/3).?

Meningkatkan Mutu Kader, IPPNU Gelar Workshop Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Meningkatkan Mutu Kader, IPPNU Gelar Workshop Kaderisasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Meningkatkan Mutu Kader, IPPNU Gelar Workshop Kaderisasi

Menurutnya, IPPNU memiliki tantangan untuk menyiapkan kader-kader yang mampu mengawal perubahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka diselenggarakannya workshop bertujuan untuk mencari sistem yang terbaik agar IPPNU mampu diterima di semua kalangan pelajar di Indonesia.?

Hal demikian juga diungkapkan Asisten Departemen Bidang Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Meidian.?

Menurutnya, peran perubahan Indonesia berada di tangan pelajar. Pelajar Indonesia harus cerdas menyaring budaya dan informasi yang berkembang agar tidak terjerumus dalam gerakan-gerakan radikal. Maka ia sangat berharap IPPNU mampu memegang identitas budaya dan karakter bangsa dan memupuk rasa nasionalisme di kalangan pelajar Indonesia. ?

Pembukaan workshop yang merupakan rangkaian Harlah ke-62 IPPNU ini resmi dibuka dengan tabuhan rebana oleh Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari Hasan Aminuddin, PWNU Jawa Timur Kiai Wazir, Dinas Pariwisata Jawa Timur. Hadir pula dalam acara pembukaan tersebut, Ketua PCNU Kraksaan Kiai Ahmad Syafi’i dan Kepala Satuan Kerja Dinas se-Kabupaten Probolinggo.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Workshop yang digelar selama tiga hari ini diikuti oleh sekitar 250 peserta yang terdiri dari Pimpinan Wilayah (PW) se-Indonesia. Peserta akan mengikuti berbagai rangkaian acara seperti Seminar Pengembangan Kaderisasi Kontemporer, Seminar Literasi Digital, dan serangkaian Persidangan. (Durrotul Firdaus/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah, Aswaja Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 11 Desember 2014

Tampung Peserta Konferensi Internasional, Panitia Sediakan 70 Pemondokan

Pekalongan, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Hajatan besar Jamiyyah Ahlit Thariqah Al Mutabarah An Nahdliyyah (JATMAN) menggelar Konferensi Internasional Ulama bela negara yang berlangsung di Kota Pekalongan Jawa Tengah sejak tanggal 27 Juli 2016, hari ini Jumat (29/7) direncanakan ditutup. Penutupan dilaksanakan di Gedung Kanzus Shawalat, Majelis yang diasuh oleh Habib Luthfi di Pekalongan.

Tampung Peserta Konferensi Internasional, Panitia Sediakan 70 Pemondokan (Sumber Gambar : Nu Online)
Tampung Peserta Konferensi Internasional, Panitia Sediakan 70 Pemondokan (Sumber Gambar : Nu Online)

Tampung Peserta Konferensi Internasional, Panitia Sediakan 70 Pemondokan

Ribuan peserta dari dalam negeri maupun luar negeri sejak H-2 telah berdatangan di Kota Batik Pekalongan untuk mengikuti hajatan JATMAN yang secara khusus membahas masalah bela negara dan urgensinya menurut Islam.

Dari dalam negeri saja, tercatat ada 1500 lebih peserta yang terdiri dari para utusan wilayah, cabang, para mursyid thariqah, NU dan badan otonomnya maupun undangan khusus. Sedangkan dari luar negeri ada 40 negara yang mengirimkan delegasi secara khusus.

Tentu untuk menampung akomodasi seluruh peserta, hotel-hotel yang ada di Pekalongan tidak mampu menampung peserta/delegasi belum lagi mereka membawa ajudan atau sopir dari tempat tinggalnya. Melihat kondisi itu dan hajatan Jatman ini telah mendapat respon yang luar biasa dari peserta maupun peninjau ternyata telah diantisipasi oleh panitia.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Salah satu hal yang mendapat perhatian khusus panitia adalah masalah akomodasi peserta yakni tentang penginapan. Pasalnya, berdasarkan pengalaman, masalah penginapan menjadi titik perhatian penting jangan sampai para tamu yang terdiri dari para kiyai dan masyayekh tidak mendapat penginapan hingga acara dimulai.

Mohammad Sholeh salah satu seksi akomodasi Konferensi Internasional kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw menceritakan, seluruh peserta dari berbagai daerah telah disiapkan sebanak 70 pemondokan yang tersebar di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan, sedangkan utusan khusus, penceramah dan tamu tamu dari luar negeri disediakan penginapan di hotel.

"Kami sudah menyediakan penginapan sebanyak 70 rumah yang lolos seleksi dari 150 rumah yang mendaftarkan diri untuk ditempati peserta yang ? memenuhi kriteria rumahnya mudah dijangkau kendaraan roda empat, tersedia mobil sopir dan BBM-nya serta konsumsi di luar yang disediakan oleh panitia," ujar Sholeh yang juga Ketua Ranting NU Banyurip Pekalongan.

Dikatakan, dari 70 penginapan yang disediakan dengan fasilitas lengkap pada H-1 sudah terisi penuh, sementara peserta terus berdatangan, sehingga terpaksa rumah rumah yang tidak masuk kriteria akhirnya ditempati juga.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Antusiasme masyarakat Pekalongan menyediakan penginapan plus untuk peserta konferensi tidak lain karena ingin ngalap berkah atau mencari keberkahan dari para kiyai dan masyayekh yang menginap dirumahnya yang rata-rata memiliki usaha perbatikan.

Bagi mereka, dengan membantu penyediaan akomodasi penginapan di samping ketawadluan kepada Habib Luthfi bin Yahya juga harapan doa dari para tamu yang menginap di rumahnya untuk kelancaran usahanya.

Salah satu rumah yang ditempati penginapan peserta ialah rumah Batik Faaro di Buaran Gang 1 Pekalongan Selatan milik H Muhtarom. Rumah yang cukup besar dan luas itu selalu menjadi langganan panitia untuk dapat ditempati tamu tamunya Habib Luthfi setiap kali Kanzus Sholawat menggelar hajatan.

Bagi dirinya yang juga aktif di PCNU Kota Pekalongan ini, bisa melayani tamu tamu Habib Luthfi ada kepuasan tersendiri apalagi tamu tamu yang menginap selalu membawa oleh oleh batik yang diproduksinya untuk kenang kenangan dan biasanya mereka selalu membawa pulang yang tidak sedikit, ujar Tarom yang juga memroduksi batik batik motif NU yang kini banyak dipakai warga Nahdliyyin. (Abdul Muiz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nahdlatul Ulama, PonPes Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 29 November 2014

IPPNU Gelar Peringatan Harlahnya ke-58

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) mengadakan peringatan harlah ke-58 IPPNU. Peringatan harlah diadakan secara sederhana di Kantor PBNU lantai delapan, jalan Kramat Raya nomor 164, Jakarta Pusat, Rabu (6/3) sore.

“Kegiatan harlah ke-58 IPPNU diikuti oleh sedikitnya 150 kader IPPNU. Mereka merupakan kader pelajar NU dari sejumlah cabang IPPNU se-Jabodetabek,” kata Sekretaris VIII PP IPPNU Riend Zumaroh kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw di Kantor PBNU lantai lima, Kamis (7/3) pagi.

IPPNU Gelar Peringatan Harlahnya ke-58 (Sumber Gambar : Nu Online)
IPPNU Gelar Peringatan Harlahnya ke-58 (Sumber Gambar : Nu Online)

IPPNU Gelar Peringatan Harlahnya ke-58

Riend menambahkan peringatan harlah ke-58 IPPNU juga dihadiri oleh Ketua Umum Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama LAZISNU KH Masyhuri Malik, mantan Ketua Umum PP IPPNU Safira Machrusah, Direktur Masyarakat Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional (BNN) Siti Alfiasih, dan mantan jajaran IPPNU.

Dalam pidato sambutan, KH Masyhuri Malik memberikan motivasi kepada pengurus PP IPPNU masa bakti 2012-2015 dan para kader IPPNU. Selain penerus masa depan NU, mereka diharapkan aktif memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, terutama dunia pendidikan, tambah Riend.

Sementara Siti Alfiasih dalam sambutannnya menyatakan IPPNU sebagai mitra strategis bagi pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Karena, selain memiliki basis massa yang cukup, IPPNU termasuk salah satu organisasi kepemudaan terbaik.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menutup sambutan, Ketua Umum PP IPPNU Farida Farichah mengatakan IPPNU sudah cukup dewasa secara organisasi. Karenanya, ia mengimbau para kadernya untuk lebih fokus pada pengembangan dan pengawalan dunia pendidikan ke depan.

Sebelum diakhiri dengan doa oleh KH Masyhuri Malik, peringatan harlah ke-58 IPPNU diramaikan dengan agenda potong tumpeng.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Halaqoh, Doa Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 26 November 2014

Tata Kelola Migas Mesti Mengacu Letak Pesantren

Solo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pemerintah harus mengubah strategi tata kelola migas nasional dari kecenderungan capaian produksi minyak siap jual menuju kelola komprehensif dengan peningkatan cadangan. Strategi ini terkait erat dengan letak pesantren.

“Pasalnya, pesantren memiliki lahan besar. Ini merupakan sebuah kesempatan untuk membuat sumber energi baru,” terang Ketua Ikata Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Bidang Energi Darmawan Prasodjo dalam seminar yang diadakan PW RMI NU Jawa Tengah, di Hotel The Sunan Solo, Ahad (23/2).

Tata Kelola Migas Mesti Mengacu Letak Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)
Tata Kelola Migas Mesti Mengacu Letak Pesantren (Sumber Gambar : Nu Online)

Tata Kelola Migas Mesti Mengacu Letak Pesantren

Di hadapan ratusan peserta Darmawan yang juga pengurus RMI Jateng menunjuk contoh Brasil sebagai produsen etanol, “Di Brasil, Etanol dikelola oleh rakyat dan disubsidi negara. Kekuatan kapitalis migas bisa dikalahkan oleh kekuatan rakyat dalam hal ini pesantren,” tukasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Lebih lanjut ia mengatakan, pesantren sebagai salah satu stakeholder yang besar semestinya dilibatkan dalam kebijakan yang menyangkut hajat hidup orang banyak ini.

Selain Darmawan, dalam seminar yang bertajuk “Dialog Ulama dan Umara, Mencari Paradigama Baru Tata Kelola Migas di Indonesia” itu, tampak hadir beberapa tokoh sebagai narasumber di antaranya Mahfud MD, Ali Mundakir, dan Johanes Widjanarko. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Bahtsul Masail Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw