Sabtu, 27 September 2014

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

Jember, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Memungkasi? tahun 2016, Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Sumberjambe, Jember, Jawa Timur? menggelar? peringatan Mualid? Nabi Muhammad SAW di Sumberpakem, Sabtu (31/12) .

Selain peringatan Maulid? Nabi, acara tersebut juga dimaksudkan untuk konsolidasi, evaluasi program dan rencana kegiatan tahun 2017.

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa Senjata untuk Dapat Rahmat Allah dan Tolak Laknat-Nya

“Ya, kita akan segera memasuki tahun 2017, maka kita adakan evaluasi kegiatan yang sudah-sudah, dan kita programkan kegiatan yang lebih baik di tahun depan,” ujar Ketua Pimpinan Cabang Muslimat NU Jember, Nyai Hj. Emi Kusminarni saat memberikan sambutan.

Wakil Sekretaris PCNU Jember, Ustadz Moch. Eksan yang didapuk bertaushiyah menegaskan, betapa pentingnya doa. Untaian doa yang dipanjatkan, pasti mempunyai pengaruh yang luar biasa dalam kehidupan manusia. Namun disadari atau tidak, sebagian umat Islam dewasa ini justru cenderung meremehkan kekuatan doa. Padahal Islam mengajarkan bahwa doa adalah senjata orang mukmin.

“Senjata untuk mendapat rahmat Allah dan senjata untuk menolak laknat Allah,” ujarnya.

Doa, katanya, memiliki kekuatan yang luar biasa dahsyat. Mengapa dahsyat? Karena Allah sendiri yang menyuruh hamba-Nya untuk berdoa dan memastikan akan mengabulkan doa tersebut. Cuma persoalannya, manusia sering meragukan kasih sayang Allah, sehingga tidak yakin doanya dikabulkan. Padahal meragukan kasih sayang Allah, sama artinya dengan berburuk sangka keapda Allah.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Alllah pasti mengabulkan doa hamba-nya. Kenapa? Sebab, Allah sendiri yang meminta kita berdoa,” jelasnya.

Ia lalu mengurai faidah pembacaan shalawat. Seraya menyitir sebuah hadits, Ustadz Eksan mengungkapkan bahwa siapapun yang membaca shalawat 100 kali dalam sehari, maka Allah akan penuhi 100 hajatnya. Komposisinya adalah 70 hajat dipenuhi di akhirat, dan 30 permintaan dikabulkan di dunia.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Oleh karena itu, memasuki tahun baru 2017, kini saatnya umat Islam? kembali meneguhkan keyakinannya akan kekuatan doa. Bahwa doa adalah senjata kemenangan untuk izzu Islam wal muslimin,” pungkasnya. (Aryudi A. razaq/Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Lomba, Bahtsul Masail, IMNU Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 23 September 2014

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

Khutbah I

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)
Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji (Sumber Gambar : Nu Online)

Memahami Kewajiban Melaksanakan Ibadah Haji

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sidang Jum’at rahimakumullah,

Ibadah haji merupakan salah satu dari kelima Rukun Islam, yakni sebagai rukun terakhir setelah syahadat, shalat, puasa dan zakat. Perintah menunaikan ibadah haji adalah sebagaimana termaktub dalam Al-Qur’an, Surah Ali Imran, Ayat 97 sebagai berikut:?

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang mampu mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Ayat di atas menjelaskan bahwa ibadah haji itu wajib. Tetapi hukum wajib itu dikaitkan dengan kemampuan karena ibadah ini merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan kemampuan materi dan kekuatan fisik. Bila sebuah ibadah dikaitkan langsung dengan kemampuan para hamba-Nya, maka terdapat hikmah tertentu yang menunjukkan kebijaksanaan Allah SWT. Orang-orang beriman akan menerima ketentuan tersebut tanpa berat hati.

?

Di sisi lain, dikaitkannya ibadah haji dengan kemampuan para hamba-Nya menunjukkan kasih sayang Allah SWT yang besar terhadap mereka. Semua ini sebagaimana telah ditegaskan di dalam Al-Qur’an, Surah Al-Baqarah, Ayat 286:

? ? ? ? ? ?

Artinya: “Allah tidak membebani seseorang melainkan menurut kesanggupannya.”

Hal yang sama juga ditegaskan dalam Surah Al Maidah, Ayat 6:

? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Allah tidak menginginkan bagi kalian sesuatu yang memberatkan kalian.”

Selain di dalam Al-Qur’an, perintah ibadah haji juga disebut di dalam hadits Rasulullah SW. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abi Hurairah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda dalam suatu pidatonya:

? ? ? ? ? ? ? ?. ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ?. ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Wahai sekalian manusia, sungguh Allah telah mewajibkan bagi kalian haji maka berhajilah kalian!” Seseorang berkata: “Apakah setiap tahun, ya Rasulullah?” Beliau terdiam sehingga orang tersebut mengulangi ucapannya tiga kali. Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Kalau aku katakan ya, niscaya akan wajib bagi kalian dan kalian tidak akan sanggup.” Kemudian beliau berkata: “Biarkanlah apa yang aku tinggalkan kepada kalian. Sesungguhnya orang sebelum kalian telah binasa karena mereka banyak bertanya yang tidak diperlukan dan menyelisihi nabi-nabi mereka. Jika aku memerintahkan sesuatu kepada kalian maka lakukanlah sesuai dengan kesanggupan kalian. Dan bila aku melarang kalian dari sesuatu maka tinggalkanlah.”

Dari hadits tersebut dapat diketahui secara jelas bahwa kewajiban menjalankan ibadah haji hanya sekali seumur hidup. Selebihnya tidak wajib. Ibadah haji kemanfaatannya lebih banyak untuk diri sendiri daripada untuk orang banyak. Misalnya, dengan berhaji seseorang dapat mencapai kesalehan personalnya karena berarti telah melaksanakan salah satu perintah-Nya.?

Dalam konteks Indonesia, dengan berhaji seseorang juga mendapat pengakuan status sosial tertetu di masyarakat dengan adanya gelar “Haji” atau “Hajjah” yang disandangnya. Selain itu, dengan berhaji ke Mekah Saudi Arabia, seseorang memiliki pengalaman berkunjung ke luar negeri yang di masa sekarang umumnya menggunakan pesawat terbang. Ini merupakan pengalaman luar biasa karena tidak setiap orang mendapat kesempatan seperti itu.?

Kemanfaatan ibadah haji seperti itu berbeda dengan zakat atau sedekah yang kemanfaatannya lebih banyak dirasakan langsung oleh orang lain maupun diri sendiri. Maka bisa dimengerti ibadah zakat diwajibkan setiap tahun sekali, sedangkan ibadah haji hanya sekali selama hidup.?

Sidang Jum’at rahimakumullah,

Menunaikan ibadah haji hendaknya tidak ditunda-tunda sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Bisa jadi kita akan sakit atau malah mengalami kemunduran secara ekonomi, atau malah sudah meninggal dunia. Hal-hal seperti ini bisa menghilangkan kesempatan ibadah haji yang sebenarnya sudah ada di tangan.?

Hilangnya kesempatan itu tidak berarti Allah SWT belum memanggil kita. Dengan diwajibkannya menunaikan ibadah haji sebagaimana termaktub dalam Al Quran dan Hadits, sesungguhnya setiap orang sudah dipanggil Allah SWT untuk menunaikan ibadah tersebut. Tentu saja bagi mereka yang memang sudah mampu hendaknya segera memenuhi panggilan itu sebagaimana sabda Rasulullah SAW:?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Barangsiapa hendak melaksanakan haji, hendaklah segera ia lakukan, karena terkadang seseorang itu sakit, binatang (kendaraannya) hilang, dan adanya suatu hajat yang menghalangi.”

Dalam hadits lain Rasulullah bersabda:

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Artinya: “Siapa saja mati (sebelum mengerjakan haji) tanpa teralangi oleh kebutuhan yang nyata, penyakit yang menghambat ataupun penguasa yang dzalim, bolehlah ia memilih saja mati sebagai seorang Yahudi atau Nasrani”.

Kedua hadits tersebut menunjukkan bahwa menunda-nunda ibadah haji padahal benar-benar sudah mampu dan semua keadaan memungkinkan, merupakan hal yang sangat tidak baik. Rasulullah SAW sampai mempersilakan orang seperti itu untuk memilih mati saja sebagai orang Yahudi ataupun Nasrani. Na’udzu billahi min dzalik.

Sidang Jum’at Rahimakumullah

Lalu bagaimana dengan mereka yang belum mampu menunaikan ibadah haji karena memang tidak mampu atau miskin? Rasulullah SAW pernah bersabda dalam suatu hadits yang diriwayatkan Abu Nu’aim al-Qudha’i dan Ibnu ‘Asakir dari Ibnu ‘Abbas, sebagaimana termaktub dalam Kitab Al-Jami’ush Shaghir, berbunyi:?

? ? ?

Artinya: “Shalat Jum’at adalah hajinya orang-orang miskin”.

Maksud hadits tersebut adalah shalat Jumat di masjid bagi orang-orang yang tidak mampu sama pahalanya dengan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Beberapa pihak menilai hadits di atas lemah. Tetapi sebagai upaya untuk mendorong orang-orang yang belum mampu menunaikan ibadah haji karena memang miskin, hadits ini sangat baik untuk diperhatikan agar mereka secara istiqamah dapat melaksanakan jamaah shalat Jumat di masjid. Siapa tahu dengan istiqamah jamaah shalat Jumat, Allah SWT pada saatnya benar-benar memberikan kesempatan kepada mereka menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci di Makkah Al Mukarromah. Amin ... amin ... ya Rabbal Alamin...?

Terlepas dari status hadits di atas, hadits tersebut sebetulnya menunjukkan keadilan di dalam Islam bahwa orang-orang yang tidak mampu melaksanakan ibadah haji tetap memiliki kesempatan yang sama dalam mendapatkan pahala yang besar, yakni dengan berjamaah shalat Jum’at secara istiqamah terutama di masjid. Dengan demikian, maka ajaran Islam tidak memiggirkan atau membuat kecil hati orang-orang lemah karena Islam adalah agama rahmatan lil alamin yang penuh kasih sayang.?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? : ? ? ? ? ? ? ? ? ?: ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ?

Khutbah II

? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?. ? ! ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?

Muhammad Ishom, dosen Fakultas Agama Islam Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Surakarta

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri, Pondok Pesantren, Syariah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selasa, 12 Agustus 2014

Inilah Lima Pesantren yang Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2017

Mataram, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2017 diselenggarakan pada 23-25 November di sejumlah lokasi berbeda di Nusa Tenggara Barat. Prosesi pembukaan oleh Presiden Joko Widodo dijadwalkan berlangsung di kawasan Islamic Center Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kota Mataram, Kamis (23/11) siang.

(Baca juga: Apa Perbedaan Munas dan Konbes NU?)

Inilah Lima Pesantren yang Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Lima Pesantren yang Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2017 (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Lima Pesantren yang Jadi Lokasi Munas-Konbes NU 2017

Usai pembukaan, peserta Munas-Konbes NU yang terdiri dari jajaran pengurus PBNU, ratusan delegasi dari 34 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) serta 31 badan otonom dan lembaga NU akan terbagi ke dalam sejumlah sidang komisi di lima pondok pesantren.

Kelima pondok pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Nurul Islam (Mataram), Pesantren Darul Fallah, Pesantren Darul Hikmah, Pesantren Darul Quran, dan Pesantren al-Halimy (Lombok Barat). Tempat-tempat itu berada di alamat terpisah antara di Mataram dan Lombok Barat. Berikut informasi lebih rinci soal pembagian sidang komisi dan lokasinya.

1. Pondok Pesantren Darul Falah, Pagutan, Kota Mataram

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pelaksanaan Sidang Komisi Bahtsul Masail, baik Sub Komisi Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan aktual), Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan tematik), dan Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qonuniyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan) diselenggarakan di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan, Kota Mataram.

Pondok Pesantren Darul Falah berlokasi di Jalan Banda Seraya No. 47, Kecamatan Pagutan, Kota Mataram. Pondok Pesantren ini dirintis pendiriannya oleh TGH Abhar Muhyiddin pada 1950. Saat ini estafet kepengasuhan diteruskan oleh putra beliau, TGH M. Mustiadi Abhar.

2. Pondok Pesantren Al-Halimy, Sesela, Gunung Sari, Lombok Barat

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pelaksanaan Sidang Komisi Prorgam diselenggarakan di Pondok Pesantren Al-Halimy.

Pondok Pesantren Al-Halimy berlokasi di Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Saat ini diasuh oleh TGH. Munajib Kholid.

3. Pondok Pesantren Nurul Islam, Sekarbela, Kota Mataram

Pelaksanaan Sidang Komisi Organisasi akan diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Islam.

Pondok Pesantren Nurul Islam beralamat di Jl. Swasembada No. 120, Kekalik, Sekarbela, Mataram. Didirikan pada Juli 2014 menjadikan ponpes ini sebagai ponpes termuda di Mataram. Ponpes ini dipimpin oleh Hj. Warti’ah, seorang aktifis perempuan NU. Kini disela mengelola pesantren, Hj. Warti’ah juga adalah Ketua DPW PPP NTB, anggota DPRD Provinsi NTB, dan Ketua Mabinda PMII NTB.?

4. Pondok Pesantren Darul Qur’an, Bengkel, Lombok Barat

Pelaksanaan Sidang Komisi Rekomendasi dan Penutupan Munas Alim Ulama dan Konbes NU dilangsungkan di Pondok Pesantren Darul Qur’an.

Pondok Pesantren Darul Qur’an berlokasi di Desa Bengkel, Kecamatan Labuapi, Lombok Barat. Dirintis pada tahun 1930 oleh Rais Syuriah PWNU NTB Pertama TGH. Moh. Shaleh Hambali. Beberapa tokoh NU NTB pernah nyantri disini. Mereka antara lain almarhum TGH Mansur Abbas, ayahanda dari TGH. Acmad Taqiuddin Mansur (Ketua PW NU NTB sekarang), dan TGH Turmudzi Badaruddin (Mustasyar PBNU).

5. Pondok Pesantren Darul Hikmah, Pagutan, Ampenan, Kota Mataram

Selama berlangsungnya Munas Alim Ulama dan Konbes NU Panitia Nasional akan bertempat di Pondok Pesantren Darul Hikmah.

Pondok Pesantren Darul Hikmah berlokasi di JL. Lingkar Selatan, Pagutan, Ampenan, Kota Mataram. Ponpes Darul Hikmah didirikan oleh Almarhum TGH. Mahmud Aminullah pada tahun 1994. Saat ini diasuh oleh TGH. Abdul Hamid. Selain pendidikan diniyyah, Yayasan Ponpes Darul Hikmah juga mengelola pendidikan formal untuk SMP dan SMA.

(Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Khutbah, Halaqoh, Tokoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 25 Juli 2014

Menaker Sebut 4 Jenis Orang NU Perspektif Ilmu Nahwu

Bandung, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri hadir dalam acara “Kongkow Malam Bersama Menteri Tenaga Kerja” dalam rangka memperingati HUT RI ke-70 di kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat, Jalan Galunggung, Bandung, Jawa Barat.

Daam kesempatan ini, sekretaris jendral Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini menyebut ada empat pola ke-NU-an seseorang dilihat dari kacamata ilmu nahwu. Pertama, model jazm yang biasanya dalam nahwu ditandai dengan sukun yang berarti diam.

Menaker Sebut 4 Jenis Orang NU Perspektif Ilmu Nahwu (Sumber Gambar : Nu Online)
Menaker Sebut 4 Jenis Orang NU Perspektif Ilmu Nahwu (Sumber Gambar : Nu Online)

Menaker Sebut 4 Jenis Orang NU Perspektif Ilmu Nahwu

"Orang ini melakukan tahlilan, yasinan, manaqiban, tetapi tak peduli kalau misalkan amalannya dibidah-bidahkan. Karena orang ini (melakukan amalan) untuk dirinya sendiri," jelasnya dalam diskusi bertema "Nasionalisme dan Masa Depan Islam Nusantara Perihal Umat Islam, Ketenagakerjaan dan Kewarganegaraan", Kamis, (20/8) malam itu.

Kedua, lanjutnya, yaitu pola jar yang dalam nahwu biasanya ditandai dengan kasrah yang artinya pecah. "Orang ini punya kesadaran organisasi tetapi tidak punya solidaritas yang cukup kuat dalam elemen di tubuh NU," imbuh Hanif. Menurutnya, orang macam ini kadang menimbulkan sisi negatif berupa perpecahan antarteman sendiri.

Lalu, yang ketiga adalah pola nasab yang dalam nahwu beralamat fathah yang artinya terbuka. "Dia punya potensi untuk berlaku sama dengan semua entitas semua golongan," tuturnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Memang, terang Hanif, potensi untuk menjadi teman banyak, tetapi sebaik-baiknya nasab pada akhirnya menjadi manshub yang dalam bagiannya ditentukan oleh orang lain.

Pola yang terakhir yaitu dhamah yang berarti berkumpul atau bersatu. Menurutnya jika warga NU bersatu maka Nahdlatul Ulama akan rafa’ yaitu artinya naik atau tinggi. Ia pun mengharapkan warga NU bisa memimpin bangsa Indonesia.

"Karena memimpin republik ini adalah hak sejarah NU. Cuma masalah hari ini, tidak bisa ditunggu tetapi harus diperjuangkan dan direbut," tegasnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam diskusi ini tampak hadir dari berbagai elemen dan organisasi seperti PMII Kota Bandung, PMII Kabupaten Bandung, Sarbumusi, dan lain sebagainya. Dalam sesi terakhir para peserta diskusi dibagikan buku karya ketua PWNU Jabar DR. Eman Suryaman dengan judul "Jalan Hidup Sunan Gunung Djati". (Bakti Habibie/Mahbib)

?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Sunnah, Pondok Pesantren Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 13 Juli 2014

Donald Trump Kalah di Pengadilan Terkait Kepres Imigran Muslim

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Presiden Donald Trump kalah telak di pengadilan setelah Kamis waktu setempat pengadilan federal tingkat banding menguatkan putusan pengadilan tingkat pertama yang menganulir Keppres pelarangan masuk sementara warga negara tujuh negara berpenduduk mayoritas muslim ke Amerika Serikat.

Panel beranggotakan tiga hakim pada Pengadilan Banding AS dengan suara bulat menolak banding pemerintahan Trump karena tergugat tak berhasil menunjukkan bukti bahwa kekhawatiran keamanan nasional menjadi alasan untuk menerapkan Keppres yang diluncurkan Trump dua pekan lalu itu.

Donald Trump Kalah di Pengadilan Terkait Kepres Imigran Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)
Donald Trump Kalah di Pengadilan Terkait Kepres Imigran Muslim (Sumber Gambar : Nu Online)

Donald Trump Kalah di Pengadilan Terkait Kepres Imigran Muslim

Segera setelah putusan banding itu dikeluarkan, Trump meradang di Twitter dengan mencuit dalam kalimat dengan semuanya dalam huruf besar, "SAMPAI JUMPA DI MAHKAMAH AGUNG, KEAMANAN BANGSA KITA DIPERTARUHKAN!"

Kepada wartawan, Trump berkata bahwa pada akhirnya pemerintahan dia akan memenangkan kasus ini. Dia menepis keputusan itu bermuatan politis.

Pengadilan tingkat banding menyimpulkan pemerintah tidak bisa menunjukkan bukti bahwa ada orang dari tujuh negara muslim yang dilarang masuk ke AS itu yang telah melakukan serangan teroris ke Amerika Serikat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Keppres 27 Januari itu sendiri telah memicu gelombang protes dan kekacauan di bandara-bandara AS dan luar negeri beberapa saat setelah Keppres itu diterapkan. Keppres ini digugat oleh negara bagian Washington dan Minnesota karena dianggap melanggar konstitusi Amerika yang menolak diskriminasi agama.

Kejaksaan menyatakan akan mengkaji kembali vonis banding yang dikeluarkan Kamis malam itu dan tengah mempertimbangkan opsi lain, demikian Reuters. (Antara/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Minggu, 06 Juli 2014

Kaos Gus Dur dan Kiai Hasyim Laris Manis

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw . Muktamar NU, di Jombang tidak saja menjadi ajang berkumpulnya Nahdliyin di seluruh Indonesia dan luar negeri, namun juga menjadi medan bisnis bagi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Ama Siswanto (25), mengaku bersyukur dengan adanya hajatan organisasi Islam terbesar di Indonesia itu. 

Kaos Gus Dur dan Kiai Hasyim Laris Manis (Sumber Gambar : Nu Online)
Kaos Gus Dur dan Kiai Hasyim Laris Manis (Sumber Gambar : Nu Online)

Kaos Gus Dur dan Kiai Hasyim Laris Manis

"Jika biasanya per hari saya hanya bisa menjual enam hingga tujuh kaos, sekarang bisa mencapai 50 hingga 100 kaos," kata Ama yang berjualan di areal GOR Jombang, Senin (2/8) malam.

Kaos berlogo Muktamar NU ke 33, Hadratus Syaikh KH Hasyim Asari, dan Gus Dur bersaing menjadi permintaan peserta, persentasenya menurut Ama seimbang.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Orang Jujur Kenal Gus Dur" merupakan salah satu kaos dijual Ama. "Untuk kaos oblong, Rp30 ribu, kalau berkerah Rp40 ribu," kata Ama menjelaskan nilai dagangannya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Perihal ia memilih salah satu kaos bertuliskan "Orang Jujur Kenal Gus Dur" dilengkapi gambar KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur, Ama yang awalnya minder berjualan kaos dengan bermodal sablon digital menyatakan sosok Presiden ke-4 RI yang sebelumnya menjabat Ketua PBNU selama tiga periode merupakan sosok ceplas-ceplos, apa adanya.

"Itu alasannya kaos tersebut berbunyi demikian," kata Ama yang memiliki industri kecil "Jombang Banget. Oleh-Oleh Khas Jombang" itu menjelaskan. (Gatot Arifinto/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaSantri, Kajian, Kyai Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 23 Juni 2014

SMA Kholid bin Walid Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI di Atas Tanggul

Sidoarjo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Untuk mengenang sejarah dan memberikan pengetahuan kepada para siswanya, SMA Kholid Bin Walid asal desa Renokenonggo yang saat ini kontrak di desa Glagaharum Kecamatan Porong Sidoarjo melakukan upacara bendera di tengah-tengah pon penampungan lumpur Lapindo tepatnya di titik 42 desa Renokenonggo Porong Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (17/8).

Kepala sekolah SMA Kholid bin Walid, Ali Masad menjelaskan, untuk menunjukkan kepada para siswa baru, bahwa awal dari sekolahan itu sudah terendam oleh lumpur Lapindo 9 tahun yang lalu, maka pihak sekolah mengadakan upacara bendera di atas tanggul penahan lumpur. Upacara ini sekaligus memperingati HUT Ke-70 RI.

SMA Kholid bin Walid Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI di Atas Tanggul (Sumber Gambar : Nu Online)
SMA Kholid bin Walid Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI di Atas Tanggul (Sumber Gambar : Nu Online)

SMA Kholid bin Walid Sidoarjo Gelar Upacara HUT RI di Atas Tanggul

Ali Masad berharap, melalui peringatan HUT RI ini, sekolahan yang ditenggelamkan lumpur Lapindo itu segara mendapatkan dana ganti rugi. "Soal ganti rugi di sekolahan kami hingga saat ini belum terbayarkan. Kami berharap kepada pihak BPLS untuk segera menyelesaikan proses ganti rugi tersebut," ucapnya penuh harap.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Upacara yang dilakukan oleh puluhan siswa ini layaknya upacara resmi. Meskipun ada kekurangan, namun kegiatan upacara tersebut berjalan dengan baik, lancar dan penuh khidmat.

Iklimatul Jazillah kelas 11 SMA Kholid Bin Walid mengaku bahwa, dirinya baru mengetahui kalau sekolahannya dulu berada disini (desa Renokenonggo Porong) yang saat ini sudah terendam oleh lumpur Lapindo.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Terkait dana ganti rugi saya kurang paham, karena saya siswa baru. Dan alhamdulillah upacara hari kemerdekaan ini berjalan lancar," pungkas Iklimatul Jazillah. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Olahraga Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw