Jumat, 03 Mei 2013

Siswa Ma’arif Bandongan Gelar Rihlah Ruhiyah

Magelang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Pagi yang cerah di lereng Gunung Sumbing disambut riuh kicau burung di pepohonan, 200 siswa Madrasah Ibtidaiyah tampak bersemangat mengikuti kegiatan hari itu, Rislah Ruhiyyah atau perjalanan spiritual yang diadakan Kelompok Kerja Madrasah Ma’arif  se-Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang yang diikuti siswa kelas VI  dari 11 Madrasah dibawah yayasan Ma’arif  NU. 

Siswa Ma’arif Bandongan Gelar Rihlah Ruhiyah (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa Ma’arif Bandongan Gelar Rihlah Ruhiyah (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa Ma’arif Bandongan Gelar Rihlah Ruhiyah

Ketua Panitia Rozib Sulistyo menjelaskan, rihlah ruhiyyah adalah perjalanan menggunakan hati dan jiwa spiritualisme siswa agar dapat meneladani sifat, sikap dan perjuangan tokoh-tokoh NU, tidak hanya sekedar perjalanan fisik belaka dari pagi hingga sore mendatangi makam di kabupaten Magelang.

Acara ini merupakan dukungan riil terhadap visi misi Nahdlatul Ulama yaitu “al mukhafadhotu “alal qodimi wal ahdhu bil jadidil aslahi” mengambil sesuatu yang baru yang lebih baik dan mempertahankan hal lama yang masih baik. Di sisi lain secara akademis siswa kelas VI Madrasah Ma’arif Nahdlatul Ulama harus menjalani ujian praktek mata pelajaran ke-NU-an sebagai mata pelajaran kelembagaan yang salah satunya membaca tahlil, siswa diperkenalkan kepada tokoh-tokoh besar Nahdlatul Ulama di wilayah Magelang agar menghargai dan melanjutkan perjuangan mereka.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Tujuan lain adalah menjadi ajang silaturahmi dan menghilangkan kejenuhan bagi siswa yang dalam waktu beberapa minggu ini bergelut dengan berbagai model soal guna menghadapi Ujian Nasional.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pukul 8 pagi semua siswa dan guru pendamping menggunakan 15 angkudes dan 4 mobil pribadi telah berada dititik awal kegiatan di makam Kiai Raden Abdullah di Tonoboyo Bandongan kemudian menuju Banjaragung Kajoran makam Kiai Raden Abdul Chamid, dilanjutkan makam KH Nur Muhammad di Ngadiwongso Salaman, tujuan berikutnya adalah makam Kiai Haji Raden Ma’sum di Tempuran dan kompleks makam Keluarga Kerajaan Mataram di Gunung Pring Muntilan, tempat terakhir pukul 3 sore adalah kompleks makam KH Chudlori di Tegalrejo Magelang.

“Siswa tidak diajarkan untuk meminta kepada arwah tokoh yang diziarahi namun mendoakan agar waliyullah tersebut diampuni dosanya, sedangkan siswa tetap berdoa kepada Allah dengan masing-masing sesuai hajat atau keinginannya,” tutur Rozib

Redaktur: Mukafi Niam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw IMNU Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 01 Mei 2013

Hari Ini, LSN Region Jawa Tengah III Dibuka

Tegal, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw - Sebanyak 30 tim pesantren bakal bersaing dalam perhelatan Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 Jawa Tengah Regional III di Tegal.

"Opening Ceremony LSN Region Jateng III akan dimulai Rabu sore (6/9) hari ini di GOR Trisanja Slawi, Kabupaten Tegal," kata Ketua Panitia Pelaksana LSN Regional Jawa Tengah III Mustholah melalui Sekretaris Panpel Mubin saat dihubungi Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, Selasa (5/9).

Hari Ini, LSN Region Jawa Tengah III Dibuka (Sumber Gambar : Nu Online)
Hari Ini, LSN Region Jawa Tengah III Dibuka (Sumber Gambar : Nu Online)

Hari Ini, LSN Region Jawa Tengah III Dibuka

Ia menjelaskan, LSN 2017 Jateng Region 3 berasal dari eks Karesidenan Pekalongan dan Banyumas terdiri atas Tegal, Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, Banyumas, dan Kebumen.

"Untuk tahun ini (2017), ada 30 peserta Liga Santri Nusantara," terangnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurutnya, opening ceremony rencananya akan dihadiri oleh Ketua RMI pusat Gus Rozin Sahal selaku Panitia Nasional LSN, Koordinator Regional Jateng III, Bupati Tegal, Ketua PCNU Tegal, Ketua RMI Tegal dan lain-lain.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Acara akan dimeriahkan dengan penampilan seni kuntulan, atraksi pencak silat pagar Nusa, dan seni barongsai," imbuhnya.

Sementara itu, pada kick off perdana akan bertanding Bustan FC dari Pesantren Bustanul Ulum Ketanggungan, Brebes melawan Mahadut Tholabah FC dari Pesantren Mahadut Tholabah Lebaksiu Tegal. (Hasan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Halaqoh, Ubudiyah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 08 Maret 2013

PBNU Serukan Salat Ghaib

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) menghimbau seluruh umat Islam untuk melakukan salat ghaib bagi para korban yang meninggal akibat bencana alam maupun musibah kecelakaan yang menimpa dunia transportasi Indonesia.

Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menyampaikan seruan itu, usai mengadakan pertemuan dengan Pengurus Pusat Muhammadiyah, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta, Senin (8/1).

PBNU Serukan Salat Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Serukan Salat Ghaib (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Serukan Salat Ghaib

"Orang Islam yang meninggal di mana-mana belum tentu diurus sesuai dengan aturan agama, kita harus menyalatkannya, kalau tidak berdampak pada musibah selanjutnya, "ujar Hasyim.

Hasyim mengatakan, memasuki tahun baru Hijriah 1 Muharram 1428H penuh dengan berbagai keprihatinan yang sangat mendalam, karena beruntunnya musibah baik bencana sosial maupun bencana alam.

Ia menghimbau agar seluruh warga NU dan umat Islam yang bersedia agar melakukan puasa sunat "Tasua dan Asyura" mulai tanggal 1 sampai 10 Muharram 1428H atau pada 20-30 Januari 2007, serta memperbanyak istighfar (memohon ampun kepada Allah) dan membaca hauqolah (mohon kekuatan kepada Allah).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Selain itu juga umat diserukan untuk menjauhi perbuatan yang secara langsung atau tidak langsung menyebabkan murka Allah, berupaya mendekatkan diri kepada Allah dengan kejujuran, peningkatan ibadah, sedekah serta menyantuni mereka yang terkena musibah.

Senada dengan itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menyatakan keprihatinan atas musibah yang terjadi ditanah air, karenanya Ia meminta seluruh masyarakat dan pemimpin bangsa untuk melakukan introspeksi diri (muhasabah).

"Musibah beruntun itu tanda-tanda kekuasaan Allah, sunatullah, sudah waktunya kita muhasabah dan mawas diri, " tandasnya. (rif)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sunnah, Hikmah, Olahraga Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 09 Februari 2013

Mengenang Dakwah Kaum Muda NU di Daerah Terpencil (1)

Di tengah pembicaraan kami mengenai riwayat hidup dan pengabdiannya bersama NU, Syaibani (79 tahun) sedikit mengenang masa mudanya, kala ia pernah terlibat bersama kawan-kawannya dalam sebuah kegiatan yang dikenal dengan nama “Missi Islam”.

“Missi Islam ini didirikan oleh Pak Idham (KH Idham Chalid, Ketua Umum PBNU tahun 1952-1984, red) sekitar tahun 1961,” kenang Syaibani, saat ditemui di rumahnya, di daerah Pucangan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, belum lama ini.

KH Idham Chalid, sebagai pendiri lembaga Missi Islam menjadi ketua, didampingi H Anshary Syams (Sekretaris I) dan Danial Tandjung (Sekretaris II).

Mengenang Dakwah Kaum Muda NU di Daerah Terpencil (1) (Sumber Gambar : Nu Online)
Mengenang Dakwah Kaum Muda NU di Daerah Terpencil (1) (Sumber Gambar : Nu Online)

Mengenang Dakwah Kaum Muda NU di Daerah Terpencil (1)

Missi Islam ini, lanjut Syaibani merupakan sebuah lembaga yang pendiriannya bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader muda NU untuk dikirimkan berdakwah ke daerah-daerah transmigrasi atau daerah-daerah minus Islam.

“Ketika itu saya sebagai staf pribadi KH Fattah Yasin, ditunjuk untuk menjadi salah satu koordinator. Gemblengan banyak dilakukan di pusat (Jakarta),” kata dia.

Tambahan data yang penulis peroleh dari sumber lain, angkatan pertama Missi Islam dikirim ke Irian Jaya, menjelang Pepera (1961), sebanyak 8 orang. Angkatan selanjutnya menyebar ke Sorong, Merauke, Kalsel, Kalteng, Kalbar, Gorontalo, NTT, Nias, dan sebagainya, dengan jumlah yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Beberapa dari para kader bahkan ada yang sukses mendirikan pesantren dan menetap di tempat ia dikirimkan,” ungkap Syaibani.

Banyak jasa yang berhasil ditorehkan lembaga ini. Di antara tokoh-tokoh NU yang pernah aktif di Lembaga Missi Islam adalah KH Idham Chalid, KH Saifuddin Zuhri, Anshary Syams, H. Danial Tanjung, Mr Suparman, Djawahir, Hisyam Zaini, dr Fahmi D Saifuddin, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), KH Nuril Huda, Slamet Effendy Yusuf, Abdullah Syarwani, dan lain sebagainya. (Ajie Najmuddin)

Sumber: Wawancara H Ahmad Syaibani Ilham (2015)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Sejarah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 26 Desember 2012

Sambut Harlah, NU Klaten Adakan Lomba Level Anak

Klaten, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Menjelang perayaan Hari Lahir (Harlah) NU ke-89, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Klaten bersama IPNU-IPPNU Klaten mengadakan sejumlah acara. Kegiatan yang diadakan antara lain lomba mewarnai untuk anak setingkat TK/RA dan lomba murotal serta cerita islami untuk anak setingkat SD/MI di Gedung PCNU Klaten, Jombor, Ceper, Sabtu (24/1).

Ketua IPNU Klaten Ahmad Saifuddin menjelaskan, lomba mewarnai diikuti oleh 225 anak TK/RA di lingkungan Ma’arif NU tingkat kabupaten Klaten.

Sambut Harlah, NU Klaten Adakan Lomba Level Anak (Sumber Gambar : Nu Online)
Sambut Harlah, NU Klaten Adakan Lomba Level Anak (Sumber Gambar : Nu Online)

Sambut Harlah, NU Klaten Adakan Lomba Level Anak

“Sedangkan lomba murotal diikuti oleh 14 anak SD/ MI di lingkungan Ma’arif NU tingkat kabupaten Klaten dan lomba cerita Islami diikuti oleh 6 anak SD/MI di lingkungan Ma’arif NU tingkat Kabupaten Klaten,” terangnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Saifuddin menambahkan, acara ini bermanfaat untuk memetakan potensi anak-anak dan kader-kader NU. “Dengan demikian, setelah potensi kader NU terpetakan, ke depan akan dapat diasah sebagai generasi penerus NU di masa mendatang,” ungkap dia.

Perlombaan pada hari itu ditutup dengan pengumuman tiga besar masing-masing perlombaan. Sedangkan untuk penyerahan tropi, akan dilaksanakan pada puncak Harlah NU ke-89 yang jatuh pada Ahad 1 Februari 2015 bersamaan dengan Jalan Sehat bersama 25.000 warga NU Klaten. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw RMI NU, Santri, Pesantren Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 05 Desember 2012

Baru Berdiri, Langsung Berprestasi

Malang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sejak Tahun Pelajaran 2012/2013 ini, Madrasah Tsanawiyah Nahdlatul Ulama (MTs NU) di Karangploso, Kabupaten Malang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat Pagar Nusa.

Baru Berdiri, Langsung Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Baru Berdiri, Langsung Berprestasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Baru Berdiri, Langsung Berprestasi

Kegiatan ini diadakan dengan untuk memfasilitasi peserta didik yang mempunyai kegemaran olah raga khususnya bela diri. Sebelumnya memang sudah ada beberapa peserta didik yang memang mengharapkan adanya kegiatan semacam ini, maka kegiatan ekstra kurikuler Pagar Nusa pun langsung mendapatkan sambutan dari peminatnya. 

Tidak kurang dari 20 orang peserta didik baik putra maupun putri mengikuti kegiatan yang dibimbing oleh 2(dua) orang pendekar PN dari Unisma ini.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Alhamdulillah, para siswa bersemangat mengikuti program ini, meskipun dalam perjalanannya ada beberapa siswa yang ‘rontok’ di tengah jalan, itu wajar dalam kegiatan semacam ini,” tutur Nasron Azis, S.Pd.I, yang juga Wakil Kepala Urusan Kesiswaan di Madrasah Tsanawiyah yang berdiri tahun 1999 itu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Aktifitas latihan dilaksanakan setiap hari Kamis sore, biasanya berlatih di lapangan Madrasah, atau sesekali menggunakan gedung Aula Graha AnNahdliyah lt. IV.

Meskipun terbilang baru, kegiatan pencak silat ini sudah mengikuti beberapa event, antara lain ‘Comisaris Cup II’ tingkat Jawa Timur di Unisma Malang dan beberapa diantaranya mendapatkan juara. Dari sekitar 15 orang yang dikirim, ada 5 (lima) peserta didik yang meraih prestasi kelas pra remaja putra-putri. Dan satu peserta diantaranya adalah juara 1 (satu). Atas nama Fajar Bayu Aji. Ini merupakan prestasi yang sangat baik bagi sebuah kegiatan yang baru seumur jagung.

Dan mungkin karena prestasi yang dicapai itu, maka peserta Pencak Silat Pagar Nusa diundang dalam memeriahkan Pembukaan Porseni tingkat Kabupaten Malang yang dihadiri oleh Wakil Gubenur Jawa Timur Syaifullah Yusuf (Gus Ipul) di Stadion Kanjuruhan Malang.

Dalam waktu dekat ini, rencananya MTs NU akan mengirimkan para peserta PN ini untuk mengikuti event nasional dalam kegiatan: Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). 

Redaktur     : A. Khoirul Anam

Kontributor: Ahmad Nur Kholis

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Santri, Fragmen Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Senin, 05 November 2012

Batik Santri Turut Meriahkan Saudagar Fest 2013

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Di antara 100 stan yang meramaikan perhelatan eksebisi bisnis Saudagar Fest 2013 terdapat produk kreatif berupa batik karya para santri sebuah pondok pesantren salafiyah.

Hal tersebut dapat dijumpai pada stan "Batik Santri" yang didirikan Pondok Pesantren an-Nasyath asal Desa Nogotirto, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta, pada acara yang digelar Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) itu di Mall of Indonesia Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (14/9).

Batik Santri Turut Meriahkan Saudagar Fest 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)
Batik Santri Turut Meriahkan Saudagar Fest 2013 (Sumber Gambar : Nu Online)

Batik Santri Turut Meriahkan Saudagar Fest 2013

Menurut Jazim Wijaya (22), santri yang berjaga di stan, ada 15 motif batik tulis yang dipamerkan dan dijual. "Semua karya tangan santri sendiri," ujarnya yang mengaku sudah membuka stan sejak Senin lalu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Seorang ? guru membatik, Nur Rahmad, menjelaskan bahwa batik santri memiliki kekhasan tersendiri. "Terutama pada ruh nilai pesantren di dalamnya," paparnya.

Batik santri menggunakan sejumlah huruf Hijaiyah dalam konposisi ornamen yang membedakannya dari batik-batik pada umumnya. Rahmad mengajar proses membatik para santri Pesantren an-Nasyath sejak 2012.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Ini semacam pilot project yang diharapkan dapat meluas ke pesantren-pesantren lainnya," kata Rahmad.

Dalam acara peresmian Saudagar Fest 2013 yang akan berakhir pada 22 September itu, Rahmad juga menunjukkan kebolehannya di atas panggung. Ia membatik gambar pedagang kecil dan pengusaha sukses dengan logo NU di bagian tengahnya.

Menurut dia, gambar tersebut bermakna usaha NU dalam memberdayakan pelaku usaha kecil menuju kesejahteraan ekonominya.

Setelah dilelang, batik santri buatan Rahmad terjual senilai 10 juta rupiah. Waketum PBNU H Asad Said Ali menjadi pemilik sah batik lukis yang masih basah ini setelah melalui proses adu harga dari 500 ribu, 2 juta, 4 juta, 7 juta, dan meningkat terus hingga mencapai 10 juta. (Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Nasional, Ulama Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw