Senin, 01 Juni 2009

PBNU Shalat Ghaib dan Tahlilan untuk Rais ‘Aam

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. PBNU mendirikan Shalat Ghaib untuk Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudh di masjid An-Nadlah, lantai dasar gedung PBNU, Jakarta, selepas shalat Jumat (24/1). Para pengurus harian di lembaga, lajnah dan banom NU turut serta.

Selepas Shalat Jumat, PBNU juga menggelar tahlilan sesuai intruksi tertulis PBNU.“Sehubungan dengan wafatnya Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudh, yang wafat pada hai Jumat, 22 Rabi’ul Awwal 1435 H/24 Januari 2014M, PBNU mengintruksikan PWNU dan PCNU di seluruh Indonesia untuk menyelenggarakan Shalat Ghaib dan Tahlilan untuk almarhum.”

PBNU Shalat Ghaib dan Tahlilan untuk Rais ‘Aam (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Shalat Ghaib dan Tahlilan untuk Rais ‘Aam (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Shalat Ghaib dan Tahlilan untuk Rais ‘Aam

PBNU mengharapkan intruksi itu diteruskan sampai ke tingkat kepengurusan MWC, Ranting, dan Anak Ranting.  

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Menurut Sekretaris Pengurus Pusat Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTNU) Ulil Abshar Hadrawi, nanti malam juga akan mengadakan tahlilan di gedung PBNU. “Mari kita tahlilan untuk pemimpin tertinggi di NU ini,” kata santri Kiai  Sahal ini.

KH Sahal Mahfudh yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) tersebut, wafat di kediamannya, Pati, Jawa tengah, Jumat dini  hari (24/1) sekitar pukul 01.05. (Abdullah Alawi)  

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw AlaNu, Halaqoh, Humor Islam Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 01 Mei 2009

Kiai Khomisun Basofi-Sugito Pimpin MWCNU Dringu

Probolinggo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Ahad (20/12) menempatkan duet Kiai Khomisun Basofi dan Sugito untuk memimpin MWCNU Kecamatan Dringu masa khidmat 2015-2020.

Kiai Khomisun Basofi-Sugito Pimpin MWCNU Dringu (Sumber Gambar : Nu Online)
Kiai Khomisun Basofi-Sugito Pimpin MWCNU Dringu (Sumber Gambar : Nu Online)

Kiai Khomisun Basofi-Sugito Pimpin MWCNU Dringu

Dalam konferensi yang digelar di Pesantren Zahrotul Islam Desa Tegalrejo Kecamatan Dringu itu Kiai Khomisun Basofi terpilih sebagai Rais Syuriyah MWCNU Dringu secara aklamasi melalui proses musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa).

Tim ini terdiri atas 5 orang. Mereka adalah KH Mas Hasani Ghozali, Kiai Muslim Abdul Qodim, Kiai Jakfar Shodiq, Kiai Asyiqin, dan Kiai Khomisun Basofi. Tim ini diketuai oleh KH Masa Hasani Ghozali dan Sekretaris Kiai Muslim Abdul Qodim.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara Sugito terpilih secara aklamasi sebagai Ketua MWCNU Kecamatan Dringu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Ketua PCNU Probolinggo KH Abdul Hadi menyampaikan, semua MWCNU akan diupayakan memiliki badan usaha untuk kemandirian organisasi berupa outlet atau bedak yang ada di pasar di kecamatan masing-masing.

“Semua ini dilakukan agar nantinya MWCNU bisa berdaya guna dan berhasil guna sehingga pada saat akan menjalankan program organisasi sudah tidak usah berpikir masalah dana,” ujarnya.

Kiai Abdul Hadi juga bercerita bahwa PCNU juga memunyai badan usaha organisasi yang tujuannya adalah membiayai semua kegiatan organisasi termasuk memberikan subsidi kepada MWCNU agar kegiatannya bisa berjalan dengan baik.

“Saya berpesan, jangan sekali-kali pengurus MWCNU menggunakan dana organisasi untuk keperluan di luar organisasi karena hal itu akan menghilangkan kewibawaan pengurus itu sendiri. Pengurus harus secara ikhlas berkhidmat pada NU,” pungkasnya.

Dalam kesempatan ini Wakil Ketua PCNU Probolinggo Bambang Lasmoni memberikan kuis kepada hadirin agar menjawab pertanyaan seputar masalah ke-NUan dan kenegaraan. Mereka yang menjawab dengan benar mendapatkan amplop yang sudah berisi sejumlah uang.

“Kuis ini bertujuan agar memberikan rangsangan kepada Nahdliyin agar memunyai pengetahuan tentang ke-NUan dan kenegaraan,” katanya.

Konferensi MWCNU Kecamatan Dringu ini dihadiri oleh Ketua PCNU Probolinggo KH Abdul Hadi didampingi sejumlah Wakil Ketua Tanfidziyah (Habibullah Maksum, H. Santiyono dan Bambang Lasmono), Sekretaris Khairul Ishaq, Wakil Bendahara H Santoso, jajaran Syuriyah KH Zainullah Ghozali, Ketua Aswaja Center NU Probolinggo Teguh Mahameru dan Ketua Lesbumi NU Probolinggo Kiai Kholik Amir. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Sunnah, Halaqoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sabtu, 07 Maret 2009

Pimpinan Pusat IPNU-IPPNU Bersumpah Jalankan Amanat

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Seluruh jajaran Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) resmi dikukuhkan di Jakarta, Senin (18/3) malam. Mereka bersumpah akan melaksanakan amanat organisasi dengan sebaik-baiknya.

Prosesi pelantikan dan sumpah jabatan dipandu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Seluruh pengurus IPNU-IPPNU periode 2012-2015 ini berkomitmen patuh pada asas organisasi, serta akan menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk kepentingan pelajar NU.

Pimpinan Pusat IPNU-IPPNU Bersumpah Jalankan Amanat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pimpinan Pusat IPNU-IPPNU Bersumpah Jalankan Amanat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pimpinan Pusat IPNU-IPPNU Bersumpah Jalankan Amanat

Ketua PP IPNU yang baru, Khairul Anam HS, mengatakan, pihaknya optimis masa depan IPNU akan semakin cerah. Dukungan banyak pihak dan proses orientasi untuk pengurus beberapa waktu lalu cukup untuk menyolidkan para pimpinan IPNU.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

”Tak ada lagi lambung yang dekat dengan kasur, tak ada lagi tidur. Yang ada adalah kerja keras untuk kemajuan IPNU di masa datang,” ujanrya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Dalam sambutannya Ketua PP IPPNU Farida Farichah mengemukakan beberapa tantangan pelajar NU menghadapi era globalisasi. Menurut dia, keterbukaan informasi memang menjanjikan banyak kemudahan di bidang akses pengetahuan dan kesuksesan.

”Namun dampak negatif akan selalu mengiringi proses yang serba cepat dan mudah ini,” tuturnya.

Farida juga menggaungkan kembali sejumlah rekomendasi hasil Kongres di Palembang, Sumatera Selatan, Desember 2012 lalu. Di antaranya, peninjauan kembali oleh Kemendiknas terhadap Ujian Nasional dalam sistem kelulusan pelajar, dihapusnya tayangan film yang tidak mendidik, serta beberapa penyelesaian isu lain seperti narkoba, radikalisme, dan seks bebas.

”Melalui IPPNU kami akan mengawal pelajar di negeri ini,” tegasnya.

Dalam acara yang sedianya digelar awal Marert lalu ini, hadir pula Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Helmy Faishal Zaini, utusan? Kedutaan Besar Amerika Serikat, dan sejumlah mantan pengurus dan ketua umum IPNU dan IPPNU.

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Kajian Sunnah, Anti Hoax Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Jumat, 06 Februari 2009

Muslimat NU Harus Miliki “Akik”

Sukoharjo, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Bupati Sukoharjo H. Wardoyo Widjaya berharap Kader Muslimat NU Sukoharjo dalam menjalankan organisasi memiliki “Akik” yang tengah ngetren di Tanah Air. Menurutnya, “Akik” berarti sifat yang aktif, komunikatif, inovatif dan kreatif.

Muslimat NU Harus Miliki “Akik” (Sumber Gambar : Nu Online)
Muslimat NU Harus Miliki “Akik” (Sumber Gambar : Nu Online)

Muslimat NU Harus Miliki “Akik”

“Seperti Ketua Umum Muslimat NU, Ibu Khofifah Indar Parawansa yang saat ini menjabat Mensos RI. Nah, sudah waktunya Muslimat NU Sukoharjo merealisasikan program kerjanya yang akif, komunikatif, inovatif dan kreatif,” paparnya.

Wardoyo menyampaikan hal tersebut saat memberi sambutan pada acara pelantikan 160 Pengurus Ranting Muslimat NU se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, oleh Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo di pendopo kabupaten setempat, Ahad (22/3).

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Pria yang juga menjabat sebagai ketua partai besar di Sukoharjo ini berharap pula Muslimat NU bisa mejadi organisasi yang besar dan maju.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Baru kali ini saya kehadiran tamu istimewa dari Muslimat NU dan saya sengaja ingin pelantikan dilaksanakan di pendopo kabupaten, soalnya ada ibu-ibu yang belum pernah menginjakan kaki di kabupaten,” candanya.

Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Sukoharjo Istiqomah Hasyim menjelaskan, kegiatan Muslimat NU Sukoharjo bukan sekadar arisan dan pengajian, tetapi juga penyuluhan kesehatan tentang bahaya kanker serviks serta bahaya Narkoba. Termasuk pula pelatihan kewirausahaan, khususnya untuk ibu rumah tangga (IRT) serta penyuluhan tentang kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

KH Muchlis Hudaf, dalam tausiahnya memaparkan bahwa wanita adalah tiang negara. Apabila wanita itu sholihah, berkualitas dan bagus, maka negara juga akan maju, tegak, dan makmur. Tapi sebaliknya, apabila wanitanya tidak sholihah, rusak moral, maka negara juga hancur.

Dikatakan, Muslimat miliki peran setrategis, jiwa seorang ibu adalah madrasah (pendidikan) bagi anak-anak. “Kalau Ibu itu sholihah, maka akan lahir generasi-generasi yang cemerlang yang kelak menjadi pimpinan di negara ini,” kata kiai asal Kabupaten Klaten ini.

Acara yang dihadiri sekitar 1000 Muslimat NU itu tampak pula di antaranya Ketua PCNU Sukoharjo M Nagib Sutarno, Syuriah KH. Ahmad Baidlowi, A’wan K. Abdullah Faishol, M.Hum, KH. Adib Zaen, KH. Khoirul Anwar. Terlihat pula anggota DPR RI H Mohamad Toha, Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifa’i, perwakilan Kejaksaan, Kemenag Sukoharjo serta Dandim setempat. (Cecep Choirul Sholeh/Mahbib)

? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Ubudiyah, Tokoh Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 26 November 2008

Staimafa Pati Dorong Pemberdayaan Desa

Pati, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Sekolah Tinggi Agama Islam Mathaliul Falah (Staimafa) Pati, Jawa Tengah, mendorong tranformasi dan pemberdayaan desa dengan menggelar “Lingkar Studi Desa dan Agraria" di kampus setempat, Senin (20/4).

Staimafa Pati Dorong Pemberdayaan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)
Staimafa Pati Dorong Pemberdayaan Desa (Sumber Gambar : Nu Online)

Staimafa Pati Dorong Pemberdayaan Desa

Ketua Staimafa KH Abdul Ghoffar Rozien mengatakan, sudah saatnya kampus terlibat aktif dalam pemberdayaan masyarakat. Pihaknya menginginkan pemberdayaan desa sebgai salah satu amanat Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat, dapat diterapkan.

"Saat ini, program-program Kementrian Desa banyak diarahkan untuk meningkatkan SDM dan kesejahteran masyarakat. Ke depan, Staimafa akan fokus pada program-program yang secara signifikan berdampak positif terhadap peningkatan sumber daya masyarakat, dengan resiko konflik yang minimal," terangnya.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Nara sumber pada agenda ini, Sri Naharin (Kajur PMI Staimafa dan Peneliti kajian Desa) menuturkan, banyak program-program dari Kementrian Desa yang sebenarnya bagus, akan tetapi perlu penyesuaian di lingkup kebijakan.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

"Program dari Kementrian Desa ini menjadi program penting, untuk membantu mendorong transformasi masyarakat desa. Akan tetapi, masih ada beberapa yang belum jelas aplikasinya semisal program BUMDes, pendamping desa, dan isu-isu lainnya," papar Naharin.

Ke depan, Staimafa akan terfokus pada empat hal strategis, untuk kerja sama dengan pelbagai instansi dalam pemberdayaan desa. Pertama, membantu penyempurnaan konsep BUMDes. Kedua, kerja sama pemberdayaan mahasiswa untuk KKN di beberapa daerah. Ketiga, kerja sama tenaga ahli pendamping desa. Dan keempat, penyusunan konsep dan aplikasi teknologi Informasi untuk masyarakat desa. (Munawir Azis/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Pesantren, Habib Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Rabu, 09 Juli 2008

STKQ Al-Hikam Gelar Pelatihan Jurnalistik

Jakarta, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Sekolah Tinggi Kulliyatul Quran, STKQ Al-Hikam Depok telah menggelar pelatihan dasar jurnalistik, Ahad (17/2) siang. Pelatihan diadakan di ruang multimedia kompleks STKQ Al-Hikam, Beji, Kukusan, Depok.



STKQ Al-Hikam Gelar Pelatihan Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)
STKQ Al-Hikam Gelar Pelatihan Jurnalistik (Sumber Gambar : Nu Online)

STKQ Al-Hikam Gelar Pelatihan Jurnalistik

Demikian dikatakan oleh Zakki Muttaqien, mahasantri STKQ Al-Hikam Depok kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw per telepon, Rabu (20/2) siang. Pelatihan penulisan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan menulis mahasantri Al-Hikam. Tetapi, pelatihan itu juga terbuka untuk umum, kata Zakki. 

Sedikitnya 20 orang mengikuti pelatihan jurnalistik itu. Sementara panitia pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber antara lain redaktur Koran Jakarta Laras Panduhati, pengurus PC PMII Depok Akbar Priyono, staf perpustakaan pusat UI Vika Amalia Rahman, dan puslitbang pesantren Al-Hikam Ustadz Shofiyuddin.

Mereka dilatih menulis aneka bentuk tulisan mulai dari berita, kolom, cerpen, novel, dan jenis lainnya.

Pelatihan dasar jurnalistik ini diadakan oleh STKQ Al-Hikam untuk kedua kalinya. Sementara pelatihan kedua ini, mengambil tempat yang sama dengan pelatihan sebelumnya. Pelatihan terselenggara atas kerjasama BEM Al-Hikam dan badan puslitbang STKQ Al-Hikam.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

“Acara ini merupakan kegiatan lanjutan dari pelatihan sebelumnya. Kami berharap acara ini dapat dipublikasikan lebih luas lagi agar ke depan nanti pesertanya bisa lebih banyak,” ujar ketua panitia penyelenggara Yahya kepada Zakki.

Kegiatan pelatihan penulisan berakhir dengan kunjungan bersama ke perpustakaan UI. Peserta pelatihan yang didampingi narasumber, mencoba menggali sumber-sumber penulisan dari literatur yang tersedia di perpustakaan, tutup Zakki.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Penulis: Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Doa, Sejarah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kamis, 05 Juni 2008

RMINU-GP Ansor Jombang Bentuk Kelompok Budidaya Lele NU Biomaxi

Jombang, Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw. Berbagai kegiatan untuk semarakkan konferensi cabang (Konfercab) PCNU Jombang terus dilakukan oleh panitia penyelenggara. Salah satunya adalah lokakarya peningkatan hasil pertanian dan peternakan yang berlangsung di pesantren kreatif Fathul Ulum Desa Gardu Laut Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang, Ahad (12/3/2017) lalu.

RMINU-GP Ansor Jombang Bentuk Kelompok Budidaya Lele NU Biomaxi (Sumber Gambar : Nu Online)
RMINU-GP Ansor Jombang Bentuk Kelompok Budidaya Lele NU Biomaxi (Sumber Gambar : Nu Online)

RMINU-GP Ansor Jombang Bentuk Kelompok Budidaya Lele NU Biomaxi

Habibul Amin Sekretaris RMI-NU mengungkapkan, kegiatan itu akan terus berlanjut hingga membentuk kelompok-kelompok dari 250 peserta yang ikut saat acara digelar. Kelompok ini untuk lebih menfokuskan potensi yang dimiliki oleh masing-masing peserta.

?

"Kita tindak lanjuti dengan pembentukan kelompok budidaya lele NU biomaxi dan pertanaian organik barbasis maxigraw," ujarnya kepada Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw, Kamis (16/3/2017).

Pengasuh pondok pesantren kreatif Fathul Ulum ini menjelaskan, budidaya ikan lele organik biomaxi yang saat itu menjadi salah satu pembahasan utama selama ini banyak diminati masyarakat, selain itu sejumlah warung makan khususnya di Jombang juga minat belinya terus meningkat.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Kondisi demikian menurut pria yang kerab disapa Gus Amin itu, membawa keberkahan tersendiri bagi para peternak. Apalagi budidaya ikan lele organik biomaxi ini sangat ekonomis. Misalnya irit tempat juga air.

"Air untuk budidaya ikan lele biomaxi tidak usah diganti sampai panen dan airnya bisa dibuat pupuk pertanian," ujarnya.

Disamping itu, lanjutnya, peternak tidak harus memberi pakan yang banyak. "Tiga ribu lele sampai panen cukup lima sak atau sekitar 150 kilogram dengan hasil panen rata-rata 2,5 kuintal dan gurih rasanya," tambah pria berkaca mata itu.

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw

Sementara itu secara terpisah, Ketua PC GP Ansor Jombang, H Zulfikar Damam Ikhwanto menambahkan pelatihan budidaya lele biomaxi ini merupakan suatu upaya membuka peluang usaha yang bisa dilakukan oleh siapapun dan kalangan apapun, seperti santri, anak-anak muda bahkan orang tua juga bisa menjalankannya.

"Karena memang simpel atau praktis, biayanya juga irit, tidak butuh modal besar dan tempatnya juga tidak butuh besar," jelasnya.

Setidaknya, menurut pria yang biasa disapa Gus Antok ini, dalam jangka panjangnya dapat menjadi solusi untuk memberikan lahan pekerjaan yang praktis pula, mengingat segala kebutuhan ternak ikan lele organik biomaxi ini sangat mudah.

"Usaha ini juga akan memberikan solusi persoalan pengangguran pada anak-anak muda, syukur-syukur mereka menjadi pengusaha budidaya lele dan bisa berjejejaring," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Amalan, Nahdlatul Ulama Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw