Ketua PC JQH Kota Kraksaan KH Abdul Qodir Somad mengungkapkan bahwa Khotmil Qur’an bil Ghoib ini dilaksanakan setelah shalat Jum’at hingga menjelang adzan Maghrib tiba. “Kegiatan itu diikuti oleh ratusan mustamirin (pendengar) di masing-masing masjid,” ujarnya.
| Serentak Khotmil Quran Bil Ghoib di 20 Masjid di Kota Kraksaan (Sumber Gambar : Nu Online) |
Serentak Khotmil Quran Bil Ghoib di 20 Masjid di Kota Kraksaan
Dalam Khotmil Qur’an bil Ghoib ini, para hafidz dan hafidzah (penghafal Al-Qur’an) ini membaca Al-Qur’an secara berkelompok. “Mereka membaca Al Qur’an tanpa harus memegang mushaf,” jelasnya.Menurut Kiai Somad, pembagian kelompok tersebut dimaksudkan untuk mempermudah dalam pembagian juz yang harus dibaca oleh masing-masing kelompok. Selain untuk memperingati malam Nuzulul Qur’an, kegiatan tersebut dilakukan secara rutin oleh JQH Kota Kraksaan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya baca Al-Qur’an dikalangan umat muslim, khususnya masyarakat Kota Kraksaan dan sekitarnya. Kegiatan ini sudah berkembang menjadi sebuah tradisi,” tuturnya.
Disamping itu jelas Somad, kegiatan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan minat masyarakat untuk menghafal Al-Qur’an. Terutama bagi yang benar-benar berminat. “Banyak manfaat yang bisa didapat dengan menghafal Al-Qur’an,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Zunus)
Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw
Dari Nu Online: nu.or.idUstadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw Ubudiyah Ustadz Felix Siauw Official Blog Resmi Felix Siauw
Tidak ada komentar:
Posting Komentar